Ditinggal Pas Lagi Sayang-Sayangnya? Ternyata 5 Hal Ini Bikin Kamu Susah Move On

Move on emang susah, tapi...

Siapa sih yang nggak pernah patah hati? Mereka yang pernah jatuh cinta, pasti pernah merasakan sakitnya patah hati.

Patah hati adalah hal yang wajar terjadi saat kamu menjalani sebuah hubungan. Patah hati juga menjadi risiko yang harus siap kamu hadapi. Apalagi, kalau kamu ditinggal pas lagi sayang-sayangnya sama si dia. Kalau udah begini, rasanya pasti sakit minta ampun, sampai nggak tahu harus ngapain. Rasa ini juga wajar dirasakan.

Tapi, bukan berarti kamu boleh berlarut-larut dalam perasaan ini. Kalau dia bisa dengan mudah ngelupain kamu, harusnya kamu juga bisa dong meninggalkan semua kenangan indah dengannya.

Nah, kalau kamu masih ngerasa sulit untuk move on dan meninggalkan semua yang sudah lalu karena masih ada rasa sayang, kayaknya kamu terpengaruh sama 5 hal ini deh!

1. Kamu masih menganggap kalau dia yang terbaik

via freepik.com

Setelah putus, kamu biasanya nggak bisa merelakannya begitu saja. Nggak jarang, kamu masih berpikir kalau dia adalah orang yang tepat dan terbaik buat kamu. Kalau udah gini, kamu pasti bakalan makin susah move on deh.

Biar kamu nggak kepikiran soal dia terus, coba lakukan hal-hal lain. Misalnya aja tugas yang masih menumpuk, baju-baju yang belum disetrika, atau sekedar keluar bareng sama temen.

2. Kamu merasa bahagia menjalani hubungan dengannya

via padresehijos.com

Hal kedua yang bikin kamu susah move on adalah kenangan-kenangan indah pas pacaran sama dia. Kamu bakal negbayangin yang indah-indah doang dan biasanya lupa sama yang bikin kamu sakit.

Padahal, di setiap hubungan pasti ada masalah. Coba pikirkan ulang masalah-masalah yang pernah kalian hadapi. Masih yakin hubunganmu selama ini bahagia atau cuma caramu untuk menyenangkan hati?

3. Kamu merasa akan lebih baik jika menghubungi atau stalking media sosialnya

via envato.com

Saat masih pacaran, kamu mungkin memang sering ngobrol sama dia via chat, telepon, atau sekedar stalking media sosialnya. Kalau udah putus, sebaiknya buang jauh-jauh keinginan untuk menghubunginya. Meskipun kadang kamu merasa pengen banget ngehubungin dia.

Kalau kamu nekat ngirim pesan, telepon, atau stalking media sosialnya, kemungkinan besar kamu akan makin patah hati dan susah move on.

4. Curhat membuat kamu merasa lebih baik

via hearstapps.com

Menceritakan masalah kamu ke orang lain sebenernya nggak salah kok. Kalau tujuanmu adalah untuk mencari solusi agar bisa segera menyelesaikannya.

Tapi, kalau kamu hanya ingin seseorang mendengarmu soal si dia dan menceritakan hampir ke semua temanmu, kamu mungkin hanya akan lebih sakit hati tanpa bisa keluar dari kenangan soal si dia.

5. Kamu nggak tahu pasti kenapa kalian putus

via newscult.com

Kalau diputusin tanpa alasan jelas, kamu pasti akan bertanya-tanya apa alasan si dia. Sayangnya, dia juga nggak mau menjelaskan ke kamu kenapa dia putus.

Nah, daripada mikirin yang enggak-enggak dan bikin kamu makin frustasi, kamu bisa kok ngambil kesimpulan kalau dia sudah nggak sayang lagi sama kamu.

Patah hati emang nyakitin, tapi kalau kamu nggak cepetan move on dan berlarut-larut dalam kesedihan, yang rugi pasti dirimu sendiri. Yang lalu biarlah berlalu, meski rasanya sulit banget sampai bikin kamu susah nafas, kamu harus bisa melaluinya dengan baik, ya.

- Advertisement -
Shares 10

Komentar:

Komentar