5 Alasan Kenapa Satu Bulan Pertama Pacaran Bisa Jadi Momen Tercanggung dalam Hidup

Jadian kok malah canggung ya?

:

Keputusan kamu dan dia untuk menjalin ikatan asmara resmi sudah, dan itu berarti kalian udah masuk ke langkah serius dengan menjalin hubungan yang nggak main-main. Komitmen pun diikat sekuat mungkin biar hubungan ini bisa langgeng dan berakhir bahagia. Tapi, ternyata setelah menjalani selama beberapa hari kok jadi aneh ya, ada sesuatu yang beda dan bikin canggung setiap ketemu. Nuansa pacarannya jadi beda banget dibandingkan pas pedekate.

Ternyata pas sebulan pertama pacaran, kesan canggung bisa menghinggapi semua pasangan, termasuk juga kamu dan si dia.

Kok bisa? Apa alasannya? Bukannya kemarin udah mantap menjalin hubungan, kok jadinya malah aneh dan canggung sih? Beberapa pakar hubungan dan psikolog ternyata udah mengkaji hal ini dan dapat beberapa alasannya seperti yang dilansir dari Bustle. Coba deh disimak apa bener kamu ngalamin hal ini?

1. Saling mempelajari satu sama lain

via steptohealth.com

Pasti kamu bakalan ngalamin sendiri perbedaan suasana sebelum resmi dan pas udah pacaran. Kebanyakan orang akan mencoba mempelajari lagi pasangannya sebagai pacar yang resmi. Di fase ini kamu juga nggak lagi mencoba belajar apa yang dia sukai, tapi juga apa yang nggak dia sukai. Hal ini yang bikin suasana semakin canggung.

Kamu merasa semua hal dalam hubungan ini harus berkesan di awal karena memang momennya lagi kasmaran abis. Tapi, ternyata ada sebagian jati diri yang kamu umpetin biar dia nggak tersinggung atau bikin keadaan jadi nggak asik lagi.

2. Belum percaya sepenuhnya

via buzztle.com

Saat memutuskan untuk menjalin hubungan, pasti kamu udah kenal banget sama pasangan kamu dan yakin hubungan ini akan berjalan indah. Meski begitu, pasti ada aja kemungkinan kalau kamu belum sepenuhnya percaya sama dia. Kalau kamu masih mikir kayak gini, pasti di bulan-bulan awal suasana canggung bakal kamu alamin karena kepercayaan ke pasangan belum sepenuhnya terjalin.

Padahal, menurut pengamat hubungan, percaya pada pasangan akan mengurangi rasa takut, dan kurangnya rasa takut akan menghilangkan kegelisahan.


3. Berusaha saling memberi kesan baik

via health.com

Di awal-awal hubungan, kamu bakal sibuk telepon lebih intens dari biasanya, lebih sering ngajak makan keluar berdua, atau antar jemput dan sebisa mungkin masuk ke kehidupan pribadinya lebih jauh lagi. Ini semua dilakukan untuk memberikan kesan baik kalo hubungan kalian ini sangat bahagia dan nyenengin.

Akhirnya tanpa sadar kamu udah ngorbanin kehidupan pribadi kamu sendiri demi berusaha sekeras mungkin memberikan kesan baik kalo kalian bahagia dengan hubungan yang baru terjalin ini. Setelah beberapa bulan bisa dipastikan rute antar jemput nggak akan sesering di awal masa- masa pacaran. Ya nggak?

4. Memerhatikan pasangan lebih jeli dari biasanya

via duupdates.in

Dulu sih waktu pedekate nggak pernah merhatkan si dia sampai detail, tapi setelah jadian kok jadi berusaha membaca semua yang ada di dia? Mulai dari hal kecil aja deh, kayak bibirnya kalo senyum kok nggak simetris, atau alisnya kok kalau merem jadi aneh, dan lain sebagainya.

Di bulan pertama pacaran kamu bakal ngalamin hal ini: memerhatikan pasangan lebih jeli dari sebelumnya. Kamu mulai mencari-cari apa yang menarik dari dia atau justru kekuranganya, lalu menjadikannya bahan candaan. Nanti setelah kamu tahu semua di bulan berikutnya, hal ini nggak bakal ada lagi dan berubah jadi biasa.

5. Harapan dan ekspektasi yang terlalu tinggi

via amazonaws.com

 

Semua orang pasti punya harapan terhadap hubungan asmara yang baru aja terjalin. Tapi, jika harapan dan ekspektasi kamu cenderung nggak realistis, hal itu justru malah membebani kamu. Jadi, nggak perlu berusaha terlalu keras buat menampilkan image sebagai pasangan yang sempurna di depan si dia. Toh, kamu juga nggak tahu apa dia pengen punya pasangan yang 100% sempurna, ‘kan?

5 hal di atas pastinya sering dialamin sama pasangan yang baru jadian dan kayaknya sih wajar-wajar aja karena memang fase hubungannya udah lebih dari teman dan pedekatean. Masing-masing sudah membuka diri untuk menerima pasangannya masuk ke dalam ruang lingkup yang lebih intim kayak keluarga, lingkungan kampus, kerjaan, bahkan tempat pelampiasan emosi dan curahan hati.

Tapi, kalau kamu merasa pengen lebih cepat keluar dari fase canggung dalam hubungan asmara, para pakar dan psikolog menyarankan agar kamu cukup jadi diri sendiri aja. Nah, kalau kamu lagi sama pasangan, apa kamu udah jadi diri sendiri?

Komentar:

Komentar