10 Pekerjaan Terburuk Sepanjang Sejarah Modern, Kamu Tertarik Menjajalnya?

Percuma, di Jobstreet juga nggak akan ada

:

Ketika seseorang menerima tawaran pekerjaan, biasanya ada banyak pertimbangan yang mesti ia pikirkan. Misalnya apakah pekerjaan tersebut menjanjikan masa depan yang baik? Apakah pekerjaan itu sesuai dengan hasrat dan impiannya? Tapi itu kalau kita membahas pekerjaan yang normal.

Beda halnya kalau kamu menjalani 10 profesi yang akan disebutkan di bawah ini. Dua aspek tersebut kayaknya nggak bakal terpenuhi deh. Selain diupah minim, 10 pekerjaan ini juga terbilang aneh, membosankan, dan bahkan beberapanya ada yang terkesan menjijikkan. Untungnya sebagian besar profesi yang tak layak ini sudah musnah ditelan zaman.

Mulai dari pemecut anjing sampai pengendali kipas angin, ini dia 10 profesi terburuk dan teraneh sepanjang sejarah umat manusia.

1. Pemecut anjing

via terriermandotcom.blogspot.com

Zaman sekarang, jika terlalu banyak anjing liar di jalanan, pemerintah biasanya akan menugaskan penangkap anjing supaya populasi hewan tersebut lebih terkontrol. Sedangkan sekitar abad 16, anjing-anjing liar biasanya ditangani oleh dog whipper atau pemecut anjing.

Pada awalnya, para pemecut anjing direkrut oleh otoritas gereja untuk mengusir anjing yang berkeliaran di sekitar halaman gereja. Tak peduli anjing peliharaan atau anjing liar, si pemecut akan mengejar anjing yang berkeliaran di tempat terlarang sambil mengayunkan cemeti sebelum menggiring anjing itu keluar.

Bayaran untuk profesi ini sangat kecil. Salah satu gereja di Inggris pernah mencatat kalau mereka membayar dog whipper di tahun 1604 sebesar 7 pence per tahun (atau kurang lebih Rp1.200). Kisaran gaji untuk pekerjaan ini bahkan nggak pernah naik sampai tahun 1704.

2. Resurrectionist

via drlindsayfitzharris.com

Resurrectionist bisa juga disebut pencuri mayat. Walaupun termasuk pekerjaan ilegal, jasa pencuri mayat sangat dibutuhkan pada akhir abad 18 oleh sekolah dan universitas medis. Pasalnya pada waktu itu ilmu anatomi mulai mengalami perkembangan yang signifikan.


Resurrectionist akan direkrut untuk menyediakan mayat yang belum membusuk untuk tujuan penelitian. Tentunya pekerjaan semacam ini nggak mudah. Selain harus mencari orang yang baru saja dimakamkan, resurrectionist pun harus bekerja diam-diam tanpa ketahuan orang lain. Terkadang mereka mesti menggali terowongan bawah tanah untuk mencapai mayat yang diincar dan juga untuk menghindari risiko dicurigai orang lain.

Namun bayaran yang diperoleh profesi ini ternyata cukup menjanjikan. Satu set gigi mayat bisa dihargai 50 poundsterling saat itu. Nggak heran makanya jika beberapa resurrectionist ada yang nekat membunuh demi memenuhi permintaan kliennya.

3. Sin-eater

via atlasobscura.com

Mungkin bisa dibilang sin-eater adalah pekerjaan paling ganjil dalam daftar ini. Sin-eater atau pemakan dosa dibayar untuk menyerap dosa-dosa orang yang sedang sekarat supaya mereka masuk surga. Ritual penyerapan dosa ini meliputi makan dan minum di samping orang yang sedang menunggu ajalnya. Konon, semakin banyak makanan yang dimakan, semakin banyak pula dosa yang diserap si pemakan dosa.

Sekilas tugas pemakan dosa ini memang nggak terlalu sulit. Tapi konsekuensi sosial yang harus ditanggung pemakan dosa ternyata cukup berat. Karena pekerjaannya menyerap dosa-dosa orang lain, pemakan dosa dianggap manusia kotor, menjijikkan, dan cenderung dijauhi oleh masyarakat desa. Mereka hanya dipanggil ketika sedang diperlukan. Bayaran yang mereka terima pun nggak seberapa.

4. Tukang cukur abad pertengahan

via historyrevealed.com

Jika kamu hidup di zaman pertengahan dan hendak bercukur, pastikan kamu memilih pelayanan yang benar di tukang cukur. Sebab di daftar menunya kemungkinan besar kamu bakal melihat kata “amputasi,” “pembedahan,” “buang darah,” dan “trepanasi (pelubangan kepala)”.

Yup, nggak hanya mencukur janggut saja, tukang cukur zaman dulu juga merangkap sebagai dokter bedah.

Dan yang lebih seramnya lagi, kebanyakan dari mereka nggak pernah mempelajari secara khusus tentang ilmu bedah atau anatomi. Tapi saat itu mereka tetap menjalani berbagai prosedur pengobatan berbahaya di samping menata rambut pelanggannya.

5. The whipping boy

via zmescience.com

Pada abad 16 sampai 18, pangeran Kerajaan Inggris yang masih kecil sering ditemani oleh whipping boy. Selain menjadi teman bermain, whipping boy rupanya adalah kambing hitam yang akan menerima hukuman (fisik) ketika pangeran berbuat nakal.

Tak ada yang berani memukul pangeran selain raja. Guru pribadi pangeran saja bisa dipenggal jika ketahuan menyakiti putra raja. Jadi untuk menegakkan keadilan, whipping boy harus rela menanggung semua kesalahan pangeran.

6. Groom of the stool

via pinterest.com

Menjadi groom of the stool di keluarga kerajaan merupakan suatu kehormatan bagi pelayan kerajaan zaman dulu. Soalnya profesi ini memungkinkan pekerjanya untuk lebih dekat dengan kehidupan pribadi bangsawan. Tugasnya yaitu membersihkan tubuh Raja, tak terkecuali bagian bokong.

Sekarang kamu sadar ‘kan kenapa kursi pada gambar di atas berlubang?

7. Gong farmer

via mentalfloss.com

Jika tidak ada aliran air, bagaimana cara orang zaman dulu membersihkan kotoran? Caranya yaitu dengan menyewa gong farmer.

Pada dasarnya tugas gong farmer adalah mengumpulkan kotoran-kotoran manusia dari rumah ke rumah. Hampir setiap desa di Inggris memiliki gong farmer. Karena pekerjaannya bisa mengganggu aktivitas masyarakat, gong farmer biasanya memulai tugas mereka di malam hari sampai menjelang pagi.

Meskipun bayaran yang mereka dapatkan cenderung tinggi, gong farmer acapkali mesti kerja lembur untuk membuat lubang penampung kotoran. Mereka pun sering mendapatkan perlakuan kurang sedap dari masyarakat.

8. Pemasang bom petard

via historyrevealed.com

Petard adalah peledak yang banyak digunakan pada masa Perang Sipil Amerika. Biasanya bom ini dipakai untuk menghancurkan pintu atau bangunan kecil. Tapi petard nggak bisa meledak dengan sendirinya, harus ada yang menyulut sumbunya supaya meledak. Dan itulah tugas si pemasang bom.

Setelah kali bom diletakkan di sasarannya, petardier (pengebom) harus menyulut sumbu, lalu segera lari menjauh agar tak terkena ledakan. Kurang lebih prinsipnya hampir mirip kayak petasan.

Tapi bom ini nggak menggunakan teknologi canggih. Jadi, jika terdapat kesalahan pemasangan sumbu atau mesiu misalnya, bom tersebut bisa langsung meledak dan membunuh si pemasang bomnya. Dan ternyata kecelakaan semacam itu memang sering terjadi.

9. Manusia alarm

via pinterest.com

Sebelum ada jam alarm, terdapatlah manusia alarm. Asal mau membayar jasa mereka, orang zaman dulu nggak perlu takut bangun kesiangan. Setiap pagi manusia alarm akan membangunkan kliennya dengan cara mengetuk-ngetuk kaca jendala dengan tongkat panjang.

Pekerjaan yang juga disebut knocker-up ini pertama kali ada sekitar awal era industrialisasi di Inggris dan Irlandia. Para knocker-up bisa ditemukan dengan mudah di jalanan dengan membawa senjata pamungkas mereka: tongkat kayu panjang.

10. Punkawallah

via soundcloud.com

Ini dia pekerjaan paling membosankan yang pernah ada di dunia. Punkawallah, atau bisa juga disebut manusia kipas, bertanggung jawab atas suhu udara di sekitar penguasa kolonial yang sedang bersantai.

Pada masa pemerintahan Inggris di India dan Pakistan, kipas dinding termasuk barang yang baru. Bukan, yang saya maksud bukan kipas angin otomatis, melainkan kipas mekanik yang akan bekerja jika ada orang yang menarik tuasnya berulang-ulang. Nah, itulah tugas punkawallah. Selama berjam-jam mereka mesti berdiri di satu tempat sambil menarik kontrol kipas agar tetap bekerja. Ketika di luar ruangan pun, punkawallah mesti siap mengipasi bosnya dengan kipas biasa.

10 pekerjaan di atas sudah nggak bisa kita temukan lagi di zaman sekarang. Jadi kalau pun berminat, kamu nggak bakal nemu info lokernya di situs pencari pekerjaan kayak Jobstreet. Lagian memangnya kamu mau kerja jadi punkawallah? Hmm…

Komentar:

Komentar