Cowok Kencan Pakai Running Shoes atau Sandal, Boleh Nggak sih?

Atau mending telanjang kaki?

Ada yang bilang kalau kesan pertama saat kencan itu penting banget, guys. Kencan pertama adalah penentu apakah kamu dan calon pasangan bakal lanjut ke kencan-kencan berikutnya atau nggak. Makanya, nggak jarang orang melakukan persiapan total tanpa batas buat menghadapi kencan pertama.

Tapi nggak semua orang melakukan persiapan buat kencan. Ada juga kok orang yang cenderung apa adanya. Walaupun sayangnya, “kesederhanaan” dalam persiapan kencan itu bisa menimbulkan gesekan kecil dalam lingkungan sosial. Salah satunya bisa dilihat dari cuitan viral dari mbak @misskittypryde, yang isinya kira-kira begini:

“Geregetan sm cowo yg ngedate pk running shoes. Mungkin blm paham fungsi + estetika… Cewe udah cape2 dandan milih baju + heels, eh malah harus ketemu cowo yg urusan sepatu masih asal-asalan.”

“Ada lg yg jg kacau, ngedate pake sandal gunung. Pusing gw…”

Dari cuitan itu, saya mencoba menarik kesimpulan. Jadi menurut mbak-nya, memakai running shoes atau sandal gunung itu adalah bentuk asal-asalan cowok dalam memerhatikan penampilan saat kencan? Masa iya sih?

Jangan lupa buat menjaga kadar kemanisan di saat kencan, takut diabetes…/via pexels.com/Jeswin Thomas

Kencan pakai running shoes? Kenapa nggak?

Sejujurnya, saya sebagai cewek juga suka geregetan sama cowok yang pakai running shoes waktu kencan. Geregetan banget! Tapi geregetan di sini dalam artian positif lho. Buat saya, cowok yang pakai running shoes itu kelihatan lebih sporty dan santai. Dan efeknya, saya jadi merasa lebih santai juga pas ngobrol sama dia. Cocok deh.

Ditambah lagi running shoes jaman now itu udah berubah fungsi, nggak cuma khusus buat lari. Lagian nggak ada salahnya kok kalau cowok kencan pakai running shoes. Siapa tahu dia pengin lebih nyaman saat menemani ceweknya jalan muterin mal yang udah kayak muterin gelanggang lari smh.

Iya ‘kan? Sekarang coba bayangkan kalau cowok teman kencan kamu pakai sepatu formal + kemeja dan celana bahan + bawa-bawa CV. Bisa-bisa kamu jadi berpikir, “Ini mau kencan atau wawancara kerja sih?”

Intinya sih, buat saya sah-sah aja orang pakai running shoes pas kencan. Pas lagi kencan, orang pasti bawa harapan kalau teman kencannya bisa merasa santai dan rileks. Selera orang juga pasti beda satu sama lain. Buat sebagian orang, running shoes itu mungkin kurang cocok dipakai saat kencan. Tapi buat sebagian lainnya, running shoes mungkin dianggap sebagai sepatu favorit. Dengan memakai running shoes, mungkin dia serasa lagi pakai barang merek Giorgio Armani.

Atau kalau kamu nggak mau ribet, pacarannya nyeker aja kayak gini/via pexels.com

Terus gimana dengan sandal?

Saat lagi kepo sama balasan dari cuitan mbak @misskittypryde, beberapa cowok mengaku pernah kencan dengan sandal jepit atau sandal gunung. Gara-gara balasan itu juga saya jadi teringat waktu pacaran dulu.

Waktu itu saya dan pacar mau nonton di bioskop di mal X. Asal kamu tahu, mal X ini sering disebut-sebut sebagai mal bergengsi. Nggak tahu kenapa tuh. Mungkin karena banyak pengunjungnya yang gengsian, termasuk saya.

Anyway, waktu itu saya pakai sneakers yang lucu dan imut. Kelucuannya agak bisa disamakan dengan humor-humornya Warkop DKI. Cuma dengan melihat sneakers saya, kamu pasti langsung ketawa ngakak.

Sementara pacar saya…  pacar saya kakinya cuma dibungkus pakai sandal jepit Swallow hijau yang mulai ada bercak-bercak hitam. Rupanya dia lupa buat pulang dulu ke kosan dan ganti alas kaki setelah salat Jumat.

Dari kacamata saya yang merasa udah dandan (meskipun nggak dandan-dandan amat), saya sempat kesal banget sama penampilan pacar saya. Yaa gimana lagi dong, saya kurang puas aja melihat sneakers saya yang lucu bersanding sama sandal jepit Swallow yang penuh noda hitam. Untung aja dia nggak pakai kaos kaki. Soalnya ada aja cowok yang merasa sandal + kaos kaki itu bikin mereka kelihatan kayak ninja.

Tapi ternyata pacar saya ini punya sudut pandang lain. Ketika saya sambat minta pulang, dia pun menjelaskan buah pikirannya soal gaya berbusana. Malahan sekarang, saya jadi ikut-ikutan menganut sudut pandang yang sama dengan dia.

Jadi begini, saudara-saudara. Pacar saya menjelaskan kalau di dunia ini ada dua tipe orang. Tipe yang pertama adalah tipe orang yang terlihat keren gara-gara sesuatu yang dipakainya. Coba ingat-ingat lagi, pasti ada deh teman kamu yang kalau pakai barang mewah jadi kelihatan wow-keren-luar biasa-mandjah. Tapi begitu barang mewahnya dilepas, rating penampilannya jadi menurun drastis.

Nah, tipe kedua adalah orang yang bisa membuat sesuatu yang dipakainya jadi terlihat bagus. Kita ambil contoh oppa Korea, Sehun EXO. Artis korea yang satu ini kedapatan pakai sandal Swallow waktu lagi di bandara. Gara-gara dia, harga sandal Swallow yang awalnya Rp11 ribu, naik drastis jadi Rp200 ribu! Luar biasa, bukan!?

Mau oppa nyeker sekalipun, aku akan tetap sarangheyo/via saykoreanfanfiction.wordpress.com

Jadi gimana, Saudara-saudara? Kerasa bedanya?

Intinya sih begini lho. Tujuan dari kencan itu ‘kan untuk mengenal diri masing-masing calon, terutama mencari kecocokkan dari satu sama lain. Kalau merasa nggak cocok, ya nggak usah pusing-pusing. Tinggal udahan atau belajar untuk berkompromi sama calon pasangan.

Kalau ada orang lain yang kencan sama pacarnya yang pakai sandal gunung atau running shoes, ya biarin aja. Kalau memang itu bukan selera kamu, ya nggak apa-apa. Toh, itu bukan pacar kamu juga. Ngapain kok jadi kamu yang pusing sih, Barbie?!

Untukmu pacarmu, untukmu pacarku. Dah kelar deh urusannya~

2 Shares

Komentar:

Komentar