Begini Ternyata Cara Berlebaran Orang Jepang, Beda Banget Sama Indonesia!


Di negara yang mayoritas penduduknya muslim seperti Indonesia, tentu nuansa lebaran sangat kental dan terasa. Mulai dari bedug takbir, opor ayam sampai berbagai macam silaturahim dari ke rumah membuat suasana lebaran terasa di dada. Tapi gimana ya suasana lebaran di negeri orang yang muslimnya minoritas? Seperti Jepang conrohnya, meskipu muslimnya sedikit tapi tentu perayaan lebaran tetap ada bukan?

Dilansir dari boombastis.com, begini ternyata momen lebaran di negara Jepang. Bikin kaget lantaran beda banget sama Indonesia!

1. Jangan berharap ada opor dan ketupat di hari raya

ketupat-lebaran-dari-resepmasakan-wartamedia

Kalau di Indoensia lebaran identik dengan opor dan ketupat, ternyata tidak demikian di Jepang. Jepang tidak mengenal biudaya makan opor bersama di hari raya karena memang budaya ini nggak dilestarikan. Jadi jangan heran ya kalau kamu nggak menemukan opor dan ketupat di negara ini saat hari raya.

2. Gema takbir dan suasana riuh juga nggak kerasa

Para-umat-muslim-di-Jepang-maaf-maafannya-di-masjid

Suasana riuh dan semarak di malam takbiran yang begitu terasa di Indonesia juga nggak bisa dirasakan di Jepang. Bahkan gema takbir di masjid pun tak dikeraskan dengan menggunakan toa. Jadi di penjuru kota nggak akan terdengar suara takbir. Hal ini dikarenakan Jepang merupakan negara yang menjunjung tinggi kesunyian.

3. Mereka maaf-maafan di masjid dengan cara yang sederhana

Shalat-idul-fitri-di-salah-satu-masjid-Jepang-sampai-di-teras

Meskipun kurang semarak, bukan berarti mereka yang muslim nggak merayakan lho. Memang lebaran bukan merupakan tanggal merah disana dan nggak ada pegawai yang libur di hari tersebut. Tapi lebaran dirayakan cukup dengan sholat ied berjamaah dan maaf-maafan di masjid dengan cara yang sederhana. Unik bukan?

4. Dan yang jelas, jalanan tetap normal lantaran nggak ada arus mudik

Nggak-ada-macet-arus-mudik-dan-arus-balik

Lebaran di Jepang nggak mengenal kata macet lantaran arus mudik. Kenapa? Karena disana memang nggak ada tradisi mudik. Semua orang tetap pada rutinitasnya masing-masing dan hanya umat muslim saja yang merayakan. Jadi jalanan nggak ramai dan macet kayak di Indonesia.

 

Gimana, kamu tertarik buat merayakan lebaran di Jepang?

75 Shares

Komentar:

Komentar