5 Tradisi Unik Saat Lebaran Haji Ini Ada di Indonesia, Lho! Daerahmu Termasuk, Nggak?


:

Hasil gambar untuk meme idul adha

(via bintang.com)

Tak terasa setelah kita menyambut hari raya Idul Fitri, kini sekarang kita harus siap-siap menyambut Idul Adha. Apa sih ciri khas dari Idul Adha? Ya, ciri khas dari idul adha yaitu banyaknya tradisi menyembelih hewan seperti sapi ataupun kambing. Dan di momen seperti ini, kita bakal selalu kekenyangan, karena rajin makan daging hampir setiap hari. Untuk menyambut hari raya ini, enaknya sih menghabiskan waktu bersama keluarga di kampung halaman. Nih ada beberapa tradisi yang biasanya dilakukan di kampung halaman saat momen idul adha.

1. Grebeg Gunungan di Keraton Yogyakarta

Hasil gambar untuk grebeg gunungan

(via jogja.co)

Bagi kamu yang tinggal di daerah Keraton Yogyakarta, pasti tahu tradisi ini dong. Tradisi Grebeg Gunungan memang sering dilakukan di daerah yang khas dengan bakpia ini. Tradisi tersebut dilakukan dengan cara mengisi makanan di tiga buah gunungan yang diarak. Gunungan tersebut dikawal oleh para prajurit dan dua ekor kuda di belakangnya. Arak-arakan ini dimulai dari halaman keratin, lalu melewati alun-alun utara, dan diakhiri dengan masjid. Lalu 3 gunungan tersebut dibacakan do’a, dan warga boleh mengambil isi gunungan tersebut. Isi makanan yang ada di dalam gunungan ini dipercaya dapat membawa berkah.

2. Apitan di Semarang

Hasil gambar untuk apitan semarang (via batiksemarang.com)


Kalau di Semarang ini biasanya ada tradisi Apitan saat sebelum idul adha. Sebenarnya nggak beda jauh dengan Grebeg Gunungan sih. Namun yang diarak disini yaitu tumpeng dan hasil bumi seperti padi, tomat, bawang, dan hasil bumi lainnya. Lalu tumpeng dan hasil bumi tersebut diarak di sepanjang jalan menuju kantor kelurahan setempat. Setelah arak-arakan, warga akan menggelar do’a keselamatan. Dan akhirnya momen yang paling seru itu saat rebutan hasil bumi. Tradisi yang dikenal dengan nama “Sedekah Bumi Apitan” ini adalah ungkapan rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan oleh Tuhan.

3. Manten Sapi di Pasuruan

Hasil gambar untuk manten sapi (via surabaya.tribunnews.com)

Nah kali ini ada tradisi Manten Sapi di Pasuruan, Jawa Timur. Yang ini unik juga sih, soalnya hewan yang akan diqurbankan tersebut dirias, dikalungi bunga tujuh rupa dan badannya dibalut kain putih. Lalu hewan qurban tersebut diarak menuju masjid oleh para warga. Biasanya setelah ini, warga perempuan akan membawa bumbu dapur dan peralatan masak untuk masak bersama. Tradisi ini memiliki makna bahwa para warga menghormati hewan-hewan yang akan diqurbankan tersebut.

4. Jemur Kasur di Banyuwangi

Hasil gambar untuk jemur kasur banyuwangi

(via banyuwangitimes.com)

Tradisi unik yang tadi rata-rata melakukan arak-arakan. Nah kalau di Banyuwangi beda lagi lho. Mereka melakukan tradisi jemur kasur untuk menyambut idul adha ini. Kasur yang dipakai di tradisi ini, biasanya memakai kasur gembil yang berwarna merah dan hitam. Para warga sengaja memilih warna tersebut, karena merah berarti berani dan hitam berarti langgeng. Sebelum tradisi dimulai, biasanya diadakan tarian gandrung terlebih dahulu. Tradisi jemur kasur memiliki makna untuk menolak bala dan menjaga agar rumah tangga tetap harmonis.

5. Mudik di Madura

Hasil gambar untuk mudik madura

(via world-in-news.com)

Arus mudik biasanya terjadi saat menjelang Idul Fitri. Berbeda dengan kota Madura, disana malah ada arus mudik di saat menjelang Idul Adha. Arus mudik tersebut dapat melonjak di jembatan Suramadu dan Pelabuhan Tanjung Priok Surabaya setiap tahun saat menjelang Idul Adha.

 

Wah ternyata unik sekali ya tradisi-tradisi tersebut! Di kampung halamanmu ada tradisi unik seperti ini nggak? Kalau ada, comment di bawah yuk!

Komentar:

Komentar