5 Tantangan Berbahaya dan Nggak Berguna yang Pernah Mewabah di Internet

Jangan pernah dilakukan demi keselamatan kamu dan orang di sekitar kamu.

:

Terkadang saya suka berpikir: apakah evolusi bikin kita tambah pintar atau justru sebaliknya? Katanya sih semakin teknologi berkembang artinya manusia semakin pintar. Ya, hal ini juga ada benarnya. Tapi, ada aja hal-hal yang bikin saya meragukan pernyataan itu.

Misal, kenapa semakin berkembang teknologi, orang jadi semakin malas bergerak dan ingin semua serba instan? Parahnya lagi, karena pesatnya perkembangan teknologi komunikasi, orang juga bisa terdorong untuk melakukan hal-hal yang berbahaya dan nggak berguna. Contohnya seperti lima tantangan yang berbahaya dan nggak berguna di bawah ini:

1. Planking

via nydailynews.com

Seperti foto di atas, planking adalah trend pose berdasarkan gerakan olahraga dengan nama yang sama. Selain itu, namanya juga terinspirasi dari kata bahasa Inggris yaitu “plank” yang berarti sebongkah potongan kayu yang pipih. Hanya saja pose ini sudah jelas tidak seberguna versi olahraganya. Ketika planking, yang perlu dilakukan adalah berbaring telungkup saja tanpa bergerak seperti sebongkah kayu pipih yang tergeletak secara sembarang. Ya, hanya itu saja. Saya juga heran kenapa pose ini bisa nge-trend.

Planking sempat mewabah beberapa tahun yang lalu dan bikin dunia sosmed gempar. Kenapa? Karena orang mulai melakukannya di tempat-tempat yang berbahaya, seperti pegangan eskalator di mall hingga atap rumah. Pose ini bahkan sempat memakan korban. Dilansir dari Daily News, dikatakan bahwa seorang lelaki tewas karena terjatuh dari balkon ketika melakukan planking. 

2. Cinnamon Challenge

via pexels.com

Trend berikutnya adalah cinnamon challenge. Tantangannya adalah melahap satu sendok makan bubuk kayu manis. Mungkin trend yang satu ini nggak terlalu dikenal di Indonesia, tapi memang tantangan ini sempat trending di Youtube, lho.

Apa guna dari tantangan ini? Tidak ada. Hal yang akan terjadi ketika kamu melakukan tantangan ini adalah terbatuk-batuk, keselek, dan saluran pernafasan kamu terasa seperti terbakar.


3. Ghost Pepper Challenge

via pexels.com

Tantangan yang satu ini juga melibatkan memakan sesuatu yang akan sangat berbahaya jika dimakan dalam jumlah yang besar. Ghost Pepper atau Bhut Jolokia dari India ini adalah salah satu cabai terpedas di dunia.

Dari segi skala kepedasan, cabai ini memiliki 1 juta Scoville. Intinya, kalau ada yang bilang “cabai ini pedasnya bukan main”, hal itu bukan sebuah ungkapan hiperbola. Salah satu korban tantangan ini hampir tewas karena saking pedasnya ususnya sampai berlubang. Ngeri ya…

4. Tide Pod Challenge

via nme.com

Kalau kamu pikir tantangan-tantangan yang sudah disebutkan di atas itu bodoh, tantangan yang satu ini bisa dibilang amat sangat bodoh. Tide pod challenge ini membuat orang  yang melakukannya menggigit deterjen cair yang ada dalam bungkusan yang bisa lumer dalam air.

Pada dasarnya, tantangan ini dengan sengaja membuat pelakunya meneguk deterjen yang sangat beracun untuk makhluk hidup manapun. Ya, tentu tantangan ini jelas dapat berakibat fatal.

5. Birdbox Challenge

via pexels.com

Tantangan konyol ini terinspirasi dari film Netflix yang berjudul Birdbox yang sempat ngehits. Tantangan ini membuat yang melakukannya menutup matanya ketika melakukan sesuatu.

Tantangan ini menjadi berbahaya ketika dilakukan untuk melalukan hal-hal seperti memotong sesuatu atau bahkan menyupir. Jika dilakukan, tentunya bisa membahayakan keselamatan diri sendiri dan juga orang lain.

 

Itulah lima tantangan yang berbahaya dan nggak berguna yang sempat mewabah di dunia maya. Ingat, kelima tantangan ini DILARANG DILAKUKAN!

Kira-kira apa sebabnya orang mau aja melakukannya meskipun tahu kalau akibatnya bisa fatal? Menurut saya sih hal ini ada hubungannya dengan sifat manusia yang secara tidak sadar akan mengikuti suatu kelompok atau trend.

Kenapa orang-orang mengikuti trend? Berdasarkan artikel dari Psychology Today, manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial. Hal ini membuat manusia tidak secara penuh punya kendali akan pikiran dan perilakunya karena faktor luar juga banyak yang memengaruhinya. Manusia mengikuti suatu kelompok itu juga bagian dari evolusi sebagai caranya untuk beradaptasi. Selain itu, mengikuti trend membuat yang melakukannya merasa nyaman karena merasa menjadi bagian dari sesuatu.

Tapi, kalau dilihat dari contoh lima tantangan di atas, kayaknya sisi negatifnya lebih banyak dibanding sisi positifnya. Dibandingkan alasan untuk beradaptasi, rasa nyaman kayaknya jadi alasan yang lebih kuat untuk jadi motivasi orang melakukan sesuatu yang bodoh.

Dari satu sisi, kayaknya ada hubungannya juga dengan perasaan manusia yang ingin diakui. Kalau kamu perhatikan, zaman sekarang jumlah followers alias pengikut di dunia maya dilihat sebagai pencapaian bagi sebagian orang. Akibatnya, sebagian orang akan melakukan apapun demi mendapatkan perhatian. Hal ini termasuk melakukan tantangan-tantangan yang konyol dan berbahaya demi mendapatkan likes dan followers.

Intinya, supaya tidak terjatuh ke pola pikir seperti ini, kita harus lebih berhati-hati akan informasi yang kita cerna dan trend mana yang kita ikuti. Kita juga harus lebih cermat sebelum melakukan sesuatu hanya karena termotivasi oleh keinginan untuk diakui agar tidak membahayakan diri sendiri dan juga orang lain. Setuju?

Komentar:

Komentar