5 Orang yang Membuat Pengakuan Mengejutkan Sebelum Meninggal, Kira-Kira Apa yang Mereka Katakan?

Terkadang pengakuan itu penting

:

Kematian memang gak bisa ditebak kapan datangnya. Tapi bagi orang-orang yang sedang sekarat, kematian tentunya akan terasa begitu dekat. Coba bayangkan seandainya kamu sakit parah dan tahu bahwa sebentar lagi kamu bakal mati. Apa yang akan kamu lakukan? Tentunya jika kamu punya penyesalan yang selama ini dipendam, pasti kamu bakal mengungkapnya supaya kamu pergi dengan tenang, ‘kan?

Sama halnya seperti 5 orang di daftar ini yang dengan sengaja membeberkan rahasia hidup mereka menjelang akhir hidupnya. Tapi bedanya, pengakuan yang mereka buat sungguh mengejutkan dan sulit dipercaya oleh orang-orang terdekatnya. Tanpa berlama-lama lagi, yuk langsung kita simak kisah 5 pengakuan paling mengejutkan menjelang akhir hayat berikut ini.

1. Geraldine Kelly

via therichest.com

Geraldine Kelly adalah seorang wanita yang tangguh dan kuat. Dia memiliki beberapa anjing penjaga di rumahnya, dan punya kegemaran terhadap ular dan tato. Meskipun begitu tak ada yang menyangka ia akan membuat pengakuan mengejutkan untuk putrinya, tepat di saat kanker telah jauh menggerogoti tubuhnya di tahun 2004.

Sejak remaja, anak-anak Geraldine hidup jauh dari orangtua mereka. Ayah mereka, John T. Kelley, adalah pria kasar yang tak segan memukuli Geraldine saat mereka bertengkar. Tak ayal, hubungan Geraldine dan Kelley tak harmonis. Tapi pada satu waktu, anak-anak Geraldine tak pernah mendengar lagi kabar dari sang ayah. Jawaban yang mereka terima dari Geraldine hanyalah ayah mereka sudah meninggal dalam kecelakaan mobil.

Selama bertahun-tahun anak-anak Geraldine percaya ayah mereka meninggal karena kecelakaan. Tapi pengakuan Geraldine menjelang kematiannya mengungkap kenyataan sebenarnya yang lebih memilukan. Geraldine telah membunuh John setelah mereka bertengkar dengan sebilah pistol pada awal tahun 90-an. Kemudian ia sembunyikan jasad John di lemari pendingin yang ia simpan di gudang. Tak lama setelah pengakuan Geraldine tersebut, polisi segera menggeledah gudang yang dimaksud. Dan benar saja, di situ ada kulkas berisi jasad John yang terawetkan.

2. James Brewer

via toptenz.net

Setelah menderita stroke pada tahun 2009, James Brewer memutuskan untuk menebus dosa-dosanya. Ia bahkan sudah menjadi jemaat tetap gereja di tahun-tahun terakhirnya karena ingin “membersihkan jiwanya” sebelum malaikat maut datang. Di tempat tidur rumah sakit ia mengatakan kepada polisi bahwa ia bertanggung jawab atas pembunuhan tetangganya, Jimmy Carroll, di Tenessee 30 tahun lalu. Pembunuhan itu dilatarbelakangi tuduhan Carroll yang menganggap Bewer sudah menggoda istrinya.

Meskipun Bewer dan istrinya sempat ditangkap atas dugaan pembunuhan pada saat itu, dia berhasil kabur meninggalkan kota dan memulai kehidupan baru dengan identitas yang baru pula. Namun setelah mengaku atas kasus pembunuhan itu di rumah sakit, Bewer pulih dari strokenya dan mesti menjalani hukuman penjara.

3. Pengakuan veteran perang

via officechai.com

Seorang netizen dengan akun BattlefieldInsanity di forum Reddit pernah menceritakan pengakuan kakeknya saat masih menjadi prajurit di Perang Dunia II. Berdasarkan penyataan BattlefieldInsanity, beberapa minggu sebelum sang kakek meninggal akibat penyakit jantung, ia sempat menceritakan pengalaman dan perasaan berdosanya pada masa peperangan.

 

Di atas tempat tidur sang kakek mengakui kejahatan perang yang ia lakukan dulu, termasuk membunuh warga sipil Jerman dan pasukan musuh yang sudah menyerah. Tapi ada satu pengalaman yang paling membuat ia menyesal seumur hidup.

Pada awal 1945, sang kakek dengan pasukannya sedang melewati sebuah desa kecil di Jerman. Ketika menemukan sebuah rumah kecil, ia dan beberapa rekannya menendang pintu rumah tersebut. Ternyata di dalamnya ada seorang wanita tua yang terduduk di kursi roda. Melihat gerombolan tentara memasuki rumahnya, wanita itu segera menjerit dan memaki mereka dengan bahasa Inggris. Reaksi dari si kakek adalah menendang kursi roda hingga si nenek terpelanting. Kemudian dipukulnya lampu minyak sampai terjatuh sebelum meninggalkan rumah itu bersama rekan-rekannya. Rumah itu terbakar bersama nenek malang yang ada di dalamnya.

Di rumah sakit sang kakek berkata kepada BattlefieldInsanity, “Itu terlalu kejam. Ia hanya wanita tua. Seharusnya aku menembaknya saja. Sial.”

4. Naaman Diller

via hodinkee.com

Pada tahun 1983 terjadi pencurian termahal dalam sejarah Israel. 106 buah arloji bernilai jutaan dolar menghilang dari museum Jerusalem. Salah satu dari arloji tersebut adalah jam saku yang dibuat untuk Ratu Perancis, Marie Antoniette, yang berharga $30 juta (sekitar Rp425 miliar). Selama 25 tahun kasus pencurian itu tak pernah terpecahkan. Sampai akhirnya di tahun 2006 seorang pembuat jam dari Tel Aviv berkata kepada polisi bahwa ia membayar $40 ribu (566 juta rupiah) kepada seseorang yang tak terungkap namanya untuk memborong 40 arloji, termasuk jam saku Marie Antoniette.

Penyelidikan tentang kasus pencurian tersebut pun mulai dilanjutkan. Akhirnya semua petunjuk mengarah ke satu nama, Nili Shamrat, wanita Israel yang tinggal di Los angeles, Amerika Serikat. Shamrat adalah mantan istri dari Naaman Diller yang merupakan penjahat kelas kakap di era 1960 sampai 1970-an. Ketika polisi Israel dan pejabat AS tiba di rumah Shamrat untuk penyelidikan, mereka menemukan lebih banyak jam curian. Shamrat mengatakan kepada polisi bahwa suaminya yang baru saja meninggal mengaku kalau ialah yang melakukan pencurian itu. Suaminya juga berpesan supaya Shamrat menjual koleksi jam curiannya setelah ia meninggal.

5. Christian Spurling

via vox.com

Pada tahun 1934, seorang dokter bernama Robert Kenneth Wilson menawarkan foto ke surat kabar Daily Mail. Foto itu menunjukkan penampakan Loch Ness, binatang purba sejenis dinosaurus air berukuran raksasa. Meskipun demikian Wilson menolak namanya dikaitkan dengan foto itu. Akhirnya foto itu pun diberi nama The Surgeon’s Photo.

Selama berpuluh-puluh tahun foto itu dianggap sebagai bukti paling meyakinkan tentang keberadaan Loch Ness di Skotlandia. Namun pada 1994, seorang pria yang sedang sekarat bernama Chris Spurling (93) akhirnya mengungkap rahasia foto tersebut.  Dia menyatakan kalau The Surgeon Photo yang diambil 60 tahun silam adalah hoax. Biang kerok di balik pembohongan publik tersebut rupanya ayah tiri Spurling sendiri, Marmaduke Wetherell.

Di awal tahun 1930, banyak warga Skotlandia yang mengaku telah melihat penampakan monster Loch Ness. Untuk kebutuhan berita, ayah tiri Spurling yang notabenenya seorang pemburu terkenal disewa oleh Daily Mail untuk menyelidiki fenomena tersebut. Wetherell menemukan jejak kaki raksasa yang ia tunjukkan dengan bangga pada para jurnalis. Namun ketika Natural History Museum menyelidiki penemuan Witherell, mereka segera mengetahui kalau jejak kaki itu cuma rekayasa. Witherell merasa dipermalukan ketika “kejahilannya” diberitakan di media massa.

Untuk membalaskan dendamnya, ia meminta Spurling untuk membuat sesuatu yang bisa membohongi publik. Spurling memulai dengan mainan kapal selam yang ia tambahkan leher dan kepala. Lalu ayah tirinya menghanyutkan mainan tersebut untuk ia potret. Supaya kesan hoax buatannya lebih terhormat, Wetherell meyakinkan kenalannya, dokter Wilson, untuk mencuci foto dan menjualnya ke Daily Mail.

Sebagian orang mungkin lebih memilih membawa rahasia mereka ke liang lahat. Tapi gak sedikit juga yang ingin mengungkap rahasia yang mereka pendam supaya bisa mati dengan tenang. Kayak lima kisah tadi misalnya. Menurut kamu kisah mana yang paling menarik?

36 Shares

Komentar:

Komentar