Meroketnya popularitas Youtube dalam beberapa tahun terakhir membuat vlogger (video blogger) menjadi salah satu profesi yang paling diminati oleh Gen Z dan Milenial. Bahkan menurut survey dari perusahaan travel First Choice, sekitar 75% dari 1000 Gen Z tertarik untuk menjadikan vlogger sebagai pekerjaan impian mereka.

Hanya saja, jalan untuk menjadi vlogger tidaklah mudah. Sekilas yang mereka lakukan hanya berbicara di depan kamera, lalu mengunggah hasilnya ke Youtube. Tapi percayalah, proses di belakangnya nggak semudah itu. Kalau kamu ingin menjadi vlogger yang sukses, kamu harus benar-benar mempertimbangkan secara matang mengenai pemilihan topik, pemilihan perangkat, teknik penggunaan kamera, pemilihan BGM, sampai proses edit video. Nggak asal rekam dan unggah.

Bagaimana? Masih berminat?

Kalau keinginan kamu memang mantap buat jadi vlogger, pertama-tama fokuslah pada konten. Pakai saja kamera seadanya. Selama suara jelas dan video nggak buram-buram amat, itu nggak masalah. Tapi seiring berjalannya waktu, kualitas dari video harus ditingkatkan. Untuk menghasilkan video yang memukau, tentunya kamu membutuhkan kamera yang menunjang seperti kamera smartphone Samsung Galaxy S10.

Kenapa harus Galaxy S10?

1. Video jernih dengan resolusi 4K dan teknologi HDR 10+

Seperti yang bisa kamu lihat pada video di atas, Galaxy S10 memiliki teknologi HDR 10+ dengan Dynamic Tone Mapping. Fitur ini memungkinkan video processor untuk menganalisa dan menyesuaikan gambar secara otomatis. Hal inilah yang membuat warna menjadi lebih detail dan tajam di setiap adegannya. Selain itu warna yang ditampakkan juga menjadil lebih vibrant dan contrast seperti warna aslinya.

2. Video yang dihasilkan super duper stabil

Berkat fitur Super Steady yang ada pada kamera Samsung Galaxy S10, kamu nggak perlu khawatir video untuk vlogmu bakal menjadi shaky. Malah video di atas yang getar parah, hasilnya masih mulus dan smooth banget. Kalau sudah begini, kamu nggak perlu lagi stabilizer yang harganya cukup menguras kantong. Mending bujetnya dialokasikan buat yang lain.

3. High quality slow motion dengan frame rate 960 fps

Pada kamera Samsung S10, kamu bisa memilih mode slow motion biasa atau super slow motion. Bedanya kalau slow motion yang biasa “hanya” berada di kisaran 240 fps, super slow motion bisa sampai 960 fps, sehingga kualitasnya juga nggak bisa dianggap remeh.

Keren ‘kan fiturnya? Mungkin sekarang kamu bertanya-tanya, “Kenapa harus pakai kamera smartphone? Kenapa nggak pakai kamera mainstream seperti yang dipakai vlogger lain?”

Alasan yang paling utama karena kepraktisannya. Kalau kamu bisa menghasilkan video yang berkualitas dari smartphone, kenapa harus repot-repot keluar uang lagi untuk beli kamera atau perangkat lainnya? Terlebih selain bisa digunakan sebagai kamera, Samsung S10 juga bisa kamu gunakan sebagai daily driver (untuk kebutuhan sehari-hari). Kamu bisa mengonsep ide, memasukkan BGM, dan melakukan editing sederhana langsung dari smartphone.

Mau yang lebih kece lagi? Kamu juga bisa memasukkan foto-foto hasil jepretan kamera Galaxy S10 ke dalam video cinematic. Sayang banget kalau kamu sampai melewatkan fitur dual aperture dan multi-frame composition yang bisa mengambil gambar berkualitas meski sedang berada di kegelapan malam.

Selain itu juga masih ada fitur telephoto yang membuat kamera bisa mengambil gambar sampai 2x optical zoom, atau fitur wide-angle dan ultra wide cameras yang membuat komposisi gambar yang kamu ambil lebih lebar.

Belum lagi dengan hadirnya Cinematic Infinity Display yang bisa membuat pandangan ke layar menjadi lebih luas tanpa mengurangi resolusi, warna yang lebih kaya, dan kontras yang lebih tajam. Jadi kamu bisa dengan leluasa melakukan berbagai aktivitas di Galaxy S10.

Bahkan di layarnya juga sudah ditanamkan Ultrasonic Fingerprint yang diklaim lebih aman, nyaman, dan terpercaya dibandingkan teknologi fingerprint authentication pada smartphone lainnya.

Fitur lain yang membuat Galaxy S10 layak untuk dijadikan daily driver adalah Wireless Power Share. Kamu bisa menjadikan smartphone sebagai power bank bagi perangkat lain yang juga mendukung wireless charging. Jadi saat Galaxy Buds atau Galaxy Watch Active milik kamu kehabisan daya, kamu tinggal aktifkan wireless power share dan tempelkan perangkatnya ke Galaxy S10.

Oh iya, kalau kamu butuh hiburan di sela-sela pembuatan vlog, kamu juga bisa menggunakan Galaxy S10 untuk bermain game dengan nyaman. Soalnya Galaxy S10 dilengkapi dengan vapor chamber cooling system, AI-based performance improvements, dan GPU optimization yang berfungsi untuk mencegah overheating dan penurunan performa. Baterainya juga tahan lama, sehingga kamu bisa bermain game sampai puas.

Kalau kamu sudah punya gawai yang canggih kayak Samsung Galaxy S10, selanjutnya tinggal bagaimana kamu mengolah vlog. Menjadi vlogger sukses memang nggak mudah. Tapi selama kamu mau memulai dan terus belajar, nggak ada yang nggak mungkin kok!

Lihatlah penawaran menarik & beli Galaxy S10 atau beli Galaxy S10+ atau beli Galaxy S10e dari toko resmi Samsung.

492 Shares