Sebelum Menyesal, Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Mulai Bisnis Barumu

Semangat berkarya, Millennials!

Generasi Millennials sekarang ini memiliki kecenderungan untuk membuka usaha sendiri dibandingkan harus bekerja dengan orang lain. Meskipun banyak yang masih bekerja di sebuah perusahaan, banyak Millennials sudah mulai merintis bisnis kecil-kecilan dan jenisnya sangat beragam; mulai dari fashion, kuliner, hingga gadget pun dilakoni. Tetapi, dalam dunia bisnis, saat memulai bisnis baru pasti ada yang meraih kesuksesan dan ada juga yang gagal. Nah, dari bisnis-bisnis yang gagal ini, terungkaplah 5 kesalahan yang sama sebagai penyebab kegagalan bisnis.

1. Tujuan bisnis yang keliru

Sumber: processwithturnkey.com

Apa alasan kamu saat memulai bisnis baru? Bosan bekerja dengan orang lain atau sekadar ikut-ikutan tren masa kini? Sebaiknya bisnis kamu dimulai karena kamu benar-benar memiliki passion di dalamnya. Jika kamu punya hobi memasak atau meracik kopi, maka kamu akan dengan senang hati memulai bisnis kamu dengan membuka cafe kecil atau kedai kopi. Dengan cara ini, kamu bisa menemukan banyak koneksi juga. Jika demikian, tentunya kamu tidak akan pantang menyerah di saat bisnis barumu masih sepi-sepi saja.

2. Pendanaan yang salah

Sumber: varia.id

Memulai bisnis baru tentunya membutuhkan modal. Ada yang hanya membutuhkan ratusan ribu saja atau bahkan ada yang hingga ratusan juta rupiah. Millennials yang belum memiliki cukup modal pasti akan mencari pinjaman ke pihak lain. Awas, jangan sampai terbujuk rayu oleh rentenir yang bisa meminjamkan uang dengan cepat sedangkan bunga sangat tinggi. Akan lebih baik jika kamu mencari pinjaman dari bank dengan syarat yang ringan dan tentunya bank yang terbukti kredibilitasnya se-Asia.

Yuk, cari tahu pinjaman dana usaha yang manakah yang tepat untukmu di sini.

3. Minim ilmu manajemen usaha

Sumber: collected.info

Untuk menjadi wirausahawan sukses, kamu tidak perlu berlatar pendidikan ilmu ekonomi ataupun manajemen bisnis karena banyak pengusaha sukses seperti Hendy Setiono. Pengusaha yang satu ini adalah salah seorang pengusaha sukses di industri kuliner Indonesia, yang menurut biografipengusaha.com, terjun langsung ke lapangan dengan modal inspirasi, brain storming dengan rekan yang meiliki visi dan misi yang sejalan, dan riset selama tiga bulan saja.

Dari kasus ini kamu bisa lihat bahwa ilmu berbisnis bisa didapat dari mana saja, bahkan lewat ajang saling berkumpul sesama komunitas wirausahawan sekali pun. Dari berkumpulnya dengan komunitas tersebut, banyak ilmu yang bisa didapat sekaligus menambah jaringan bisnis yang kuat.

4. Tidak mengandalkan media sosial dengan baik

Sumber: wdt.edu

Pemasaran adalah kunci penting dalam bisnis, entah melalui pemasaran melalui iklan di televisi atau melalui media sosial. Tapi, dibandingkan televisi, zaman sekarang, pemasaran melalui media sosial itu cenderung lebih powerful. Alasannya, penggunaan sosial media sudah digunakan banyak orang, bahkan dari berbagai macam kalangan dan strata sosial.

Itu pula yang membuat Indonesia selalu berada di lingkup peringkat 5 terbesar dalam hal penggunaan media sosial, seperti Facebook, Instagram, ataupun Twitter. Sebagai bukti salah satu CEO muda Indonesia, Reza Nurhilman sukses memanfaatkan pemasaran lewat media sosial ini dengan produk keripik singkongnya yang fenomenal itu.

5. Survei kompetitor yang kurang

Sumber: pageswype.com

Memulai bisnis jangan asal ikut-ikutan saja. Jika hendak memulainya, harus diperhitungkan apakah produk kamu itu akan sukses di pasaran. Sebelum memulai bisnis, ada baiknya kamu cek “toko sebelah” untuk mengetahui produk apa yang ia jual dan bagaimana strategi promosinya. Nah, dari sinilah kamu bisa mengembangkan strategimu sendiri, bukan asal mencomot strategi bisnis orang lain.

Terapkan prinsip kehati-hatian, pantang menyerah dan rendah hati saat memulai bisnis baru. Jangan sampai bisnis barumu gagal karena 5 kesalahan di atas. Semangat berkarya, Millennials!

8K Shares

Komentar:

Komentar