:

Nggak terasa ya, kita sudah memasuki pertengahan bulan Ramadan. Buat kamu yang menjalankan ibadah puasa, apa kamu sudah terbiasa menjalani aktivitas pada siang hari di bulan puasa ini? Atau masih menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan? Ingat, meskipun kamu harus menahan lapar dan haus dari pagi sampai sore, bukan berarti kamu nggak bisa tetap merasa segar dalam menjalankan aktivitas saat bulan Ramadan. Apalagi buat kamu yang aktif banget dan punya segudang aktivitas yang harus dijalankan. Supaya kamu bisa tetap segar dan bersemangat selama bulan puasa, ada 5 hal atau kebiasaan yang harus kamu hindari ketika sahur dan berbuka. Karena kalau kamu masih tetap melakukan 5 hal ini, ya sama aja bohong.

Kebiasaan-kebiasaan apa aja, sih?

1. Rajin sahur dengan makanan instan, junk food, atau makanan asin

via rmmbakiin.com

Kalau kamu termasuk dari sebagian orang yang demen sahur pakai makanan instan, makanan asin atau makanan pedas, mending coba dikurang-kurangi deh. Bukannya tanpa alasan, menurut Diana F. Suganda, dokter spesialis gizi klinis, makanan instan itu pasti melalui tahap pemrosesan yang membuatnya jadi mengandung banyak sekali garam. Hal ini juga yang ditemui pada junk food dan makanan asin.

Memang apa yang salah dengan garam? Yang perlu kamu ketahui, sifat garam itu mengikat cairan. Jadinya cairan yang ada di tubuh kita pun bakal “terserap” dan menyebabkan kita mengalami dehidrasi. Bisa saja kamu perbanyak minum air putih setelah mengkonsumsi makanan tersebut, tapi apa nggak lebih mudah mengurangi kadar garam pada makanan yang kamu santap?

2. Mengonsumsi soda, teh, atau kopi saat sahur

via pixabay.com

Sebenarnya mau kamu lagi puasa atau nggak, terlalu sering mengonsumsi soda itu nggak baik buat tubuh. Soda mempunyai kandungan gula yang terlalu tinggi dan berpotensi menyebabkan pengeroposan tulang. Sedangkan untuk kasus kopi dan teh, yang membuatmu harus mengurangi konsumsi dua minuman ini pada saat sahur adalah kandungan kafeinnya. Dr. Donald Hensrud, M.D., direktur Program Hidup Sehat Mayo Clinic, mengatakan bahwa kopi memang bisa menyebabkan gejala kemih (sering kencing) dan dehidrasi, tapi hal tersebut tergantung dari seberapa banyak kita mengonsumsinya.

Nah, karena pola makan orang yang berpuasa itu berbeda dari kebanyakan orang, maka jangan menyamakan kebiasaan sarapan dengan sahur. Soalnya kamu nggak bisa minum segala jenis minuman sesuka hati kamu. Kalaupun harus mengkonsumsi teh atau kopi saat sahur, usahakan nggak lebih dari satu cangkir ya.

3. Berbuka dengan asap rokok

via pixabay.com

Sebenarnya semua orang sudah tahu kalau merokok itu lebih banyak ruginya. Terlebih lagi kalau kamu langsung merokok ketika berbuka puasa, dampaknya bisa lebih berbahaya. Setidaknya hal itulah yang diungkapkan oleh dr Erlang Samoedro, SpP, FISR, Sekretaris Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).

Dia mengungkapkan bahwa lambung perokok bakal rentan terkena gastritis atau peradangan lambung lebih cepat karena perut masih dalam keadaan kosong. Selain itu, zat-zat berbahaya yang ada pada rokok juga bakal lebih cepat diserap oleh organ tubuh yang lain karena kondisi perut kita yang masih kosong.

4. Terlalu sering berbuka dengan takjil yang terlalu manis

via pexels.com

Banyak sekali orang yang salah menginterpretasi maksud dari kalimat, “Berbukalah dengan yang manis.” Kalimat itu sering diartikan jadi berbuka dengan es buah, es sirup, atau kolak. Tiap hari takjilnya itu-itu terus. Wah, kalau selama 30 hari kamu terus mengonsumsi takjil seperti itu sih, tinggal tunggu waktu buat terkena diabetes. Terlebih lagi takjil semacam itu biasanya mengandung bahan-bahan dengan kandungan gula yang cukup tinggi dari gula pasir, susu kental manis, atau pemanis buatan.

Padahal nih, berbuka dengan takjil kurma dan air putih saja sudah lebih dari cukup. Menurut penelitian, kamu bisa mendapat tambahan energi dari manisnya kurma dan hidrasi dari air mineral. Selain itu kombinasi kurma dan air putih yang mengandung gula, serat, vitamin, dan mineral yang cukup melimpah bisa bikin perut kamu lebih cepat kenyang. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Musthafa Mohamed Essa, Ph.D. dkk dan Shaun K Riebl, MS, RD, PhD dkk, air putih dan kurma juga bisa membantu meningkatkan kinerja kognitif pada otak lho. Sedangkan menurut Yang dkk dan Robson dkk, kurma dan air putih bisa membantumu melancarkan sembelit. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi pada kurma dan air mineral membuat perjalanan makanan melalui saluran usus lebih nyaman.

Bukan berarti kamu nggak boleh makan es buah atau kolak, tapi hidup itu butuh variasi. Sebaiknya buatlah es buah dan kolak itu jadi variasi takjil di kala kamu bosan mengonsumsi kurma.

5. Malas minum air mineral

Air mineral seperti AQUA memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan saat berpuasa. Selain kemurnian dari AQUA bisa menambah energi, meningkatkan kinerja kognitif, dan melancarkan sembelit, air mineral mampu menjaga tubuh untuk tetap terhidrasi dan fit. Karena kalau sudah sampai dehidrasi, hal ini bisa menyebabkan menurunnya motivasi dan membuat tubuh gampang capek. Aktivitas fisik yang kamu lakukan pun jadi terasa lebih berat.

“Tapi ‘kan saat puasa, tubuh kita nggak mendapat asupan cairan selama kurang lebih 13 jam?”

Nah, di sinilah AQUA punya strategi unik untuk menjaga agar tubuh kita tetap terhidrasi, yaitu pola minum AQUA 2-4-2. Maksud dari 242 ini bukan formasi sepakbola, melainkan 2 gelas saat berbuka, 4 gelas pada malam hari dan 2 gelas saat sahur.  AQUA merupakan air mineral pegunungan yang selama lebih dari 45 tahun diambil langsung dari sumbernya dan terjaga kemurniannya dari alam sampai ke tangan kita. Lagi pula untuk mendapatkan kemurnian AQUA nggak susah kok, Kamu bisa menemukannya dengan mudah di toko kelontong, warung, atau minimarket dekat rumah kamu.

Jika kamu menerapkan 5 hal di atas secara rutin dan disiplin, kamu bisa mengucapkan selamat tinggal kepada rasa kantuk dan lemas ketika berpuasa. Kamu juga bisa menjalani ibadah puasa lebih optimal karena tetap merasa segar dari pagi sampai sore.