Transportasi umum bisa dibilang merupakan bagian penting bagi kehidupan masyarakat modern. Bayangkan saja, bila misalnya suatu hari semua jenis transportasi umum seperti kereta, angkot, sampai ojek online tiba-tiba lenyap dari muka bumi. Kamu yang belum berani memegang kemudi atau belum punya SIM pasti bakal kewalahan jadinya.

Ya, sadar nggak sadar, banyak orang yang sangat bergantung pada transportasi umum.

Tapi, terlepas dari ketergantungan kamu sama transportasi umum, 5 tantangan ini pasti pernah kamu alami pas naik tranportasi umum, deh.

1. Berdesak-desakan di KRL

6518329775_a199ee539e_b
via flickr.com

Bagi kamu yang tinggal di pinggiran kota, KRL mungkin sudah jadi salah satu primadona saat bepergian.

Pengen tiba di tempat tujuan dengan relatif cepat? Naik KRL solusinya. Pengen pilih jenis transportasi yang tarifnya cenderung pas di kantong? KRL jawabnya. Pengen merasakan gimana rasanya berdesakan dengan banyak orang? Naik KRL saja, apalagi kalau kamu naiknya di jam-jam sibuk.

Ya, kalau kamu lagi “kurang beruntung”, kamu memang harus menyiapkan diri berdesak-desakan dengan penumpang lain di KRL. Tapi kalau sudah terbiasa, hal semacam itu nggak akan jadi masalah sih buat kamu. Aroma-aroma aneh yang muncul dari penumpang lain pun akan serasa seperti aroma bunga lavender jika kamu sudah imun.

2. Ketinggalan kereta karena terlambat tiba di stasiun

train-2593687_960_720
via pixabay.com

Misalkan saja pada suatu hari kamu punya jadwal yang penting. Tapi apa daya, karena kamu bangun kesiangan (soalnya sebelum tidur kamu sibuk melamun sambil menatap cicak di dinding yang diam-diam merayap sampai larut malam), kamu terlambat tiba di stasiun. Alhasil, kamu pun ketinggalan kereta.

Pernah alami kejadian seperti itu? Jika kamu menghadapi momen seperti di atas, sebenarnya kamu punya dua pilihan.

Pertama, kamu bisa mengutuki nasib sial yang kamu alami sambil berteriak menunjuk langit. Nggak usah pedulikan orang-orang di sekitar stasiun yang bakal menatap kamu dengan pandangan aneh, mereka nggak ngerti penderitaan kamu yang alami.

Kedua, kalau belum terlalu jauh, kamu bisa kejar keretanya seperti adegan-adegan yang ada di film India. Buat sedramatis mungkin sambil teriak, “Hentikan keretanya! Aku ingin menyatakan cinta pada seseorang yang ada dalam kereta!” Mungkin saja masinisnya terenyuh dengan perjuangan kamu dalam menggapai cinta sejati.

3. Angkot kelamaan ngetem

angkot
via jawapos.com

“Terminal… terminal… terminal… Ayo, Neng, ke terminal berangkat sekarang,” teriak sopir angkot sambil menengadahkan kepalanya lewat jendela.

Kamu yang kebetulan berada di bangku belakang angkot kemudian berpikir, “Ini si Mas dari 15 menit yang lalu bilang ‘berangkat sekarang’. Berangkatnya kapan? Dari tadi ngetem terus. Lagian, dia ngajak siapa, sih? Di sekitar angkot ‘kan nggak ada orang.”

Meskipun contoh di atas cuma ilustrasi, kamu yang sering naik angkot pasti sudah hafal betul kebiasaan ngetemnya. Saat sopir angkot memutuskan untuk ngetem, awalnya sih kamu nggak mempermasalahkan. Tapi kalau sudah lewat 10 menit, barulah kamu jadi gelisah dan gundah gulana. Apalagi jika kamu sedang diburu waktu, rasa gundah gulana kamu bisa makin menjadi-jadi.

Tapi mau bagaimana lagi, nggak mungkin juga ‘kan angkot mulai jalan dengan bangku yang masih kosong penumpang.

4. Sulitnya mendapatkan taksi atau ojek online saat jam sibuk

waiting-926533_960_720
via pixabay.com

Peluang terjadinya hal ini memang nggak sebesar poin-poin sebelumnya. Tapi tetap saja, kamu pasti repot kalau susah mendapatkan ojek/taksi online ketika kamu lagi terburu-buru.

Sama seperti poin nomor tiga, kejadian ini cenderung sulit dihindari, apalagi pas jam-jam sibuk. Soalnya bukan cuma kamu yang butuh taksi atau ojek online. Solusinya? Sebelum kamu memencet tombol order, berdoa saja di dalam hati semoga kamu menjadi pilihan utama dari aplikasi sekaligus sang driver.

5. Terpapar terik matahari dan polusi

433021_620
via tempo.co

Tinggal di kota besar, otomatis kamu juga harus siap berhadapan dengan polusi dan terik matahari, terutama jika kamu setiap hari bepergian memakai transportasi umum seperti ojek online. Semua orang pasti sudah tahu kalau paparan polusi dan terik matahari nggak baik buat kesehatan tubuh dan kulit. Tapi, apa kamu sudah tahu seberapa besar efek yang bisa ditimbulkan kedua hal itu pada kulit kamu?

Jawabnya: jerawat, kulit kusam, penuaan dini, hingga kanker kulit bisa menghampiri jika kamu mengabaikan efek berbahaya dari polusi dan terik matahari. Karena efek yang ditimbulkannya pula, saat ini polusi dan terik matahari sudah jadi tantangan tersendiri yang harus kita hadapi setiap hari! So, jangan pernah dianggap remeh, ya..

Tapi kamu nggak perlu khawatir, ada banyak cara kok, yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya. Pertama, saat kamu naik motor, selalu siapkan masker untuk melindungi saluran pernafasan. Jangan lupa juga siapkan jaket agar debu dan kotoran tak menempel di kulit.

Nah, yang terakhir dan nggak kalah penting, gunakan produk perawatan kulit yang mampu menjaga kesehatan kulit dan mencegah bahaya polusi. Pilih produk dengan SPF yang mampu melindungi kulit dari bahaya sinar UV dan polusi.

vaseline

Polusi memang menjadi tantangan tersendiri bagi kamu yang tinggal di kota-kota besar. Tapi, jangan sampai rutinitas sehari-hari yang penting untuk kamu lakukan jadi terganggu gara-gara polusi, ya. Terlebih lagi jika polusi sampai membuat kamu malas keluar rumah.

- Advertisement -
Shares 16K