:

Salah satu aktivitas yang membuat kita bersyukur dilahirkan di dunia ini adalah saat kita bisa menyantap makanan favorit. Apalagi negeri kita tercinta ini sudah dikenal luas sebagai surga kuliner yang kaya akan makanan yang bisa bikin nafsu makan jadi berlipat ganda; mulai dari nasi goreng, tongseng, gulai, sampai satai. Mmm… kalau mengutip slogan dari almarhum Bondan Winarno, semua makanan di negeri kita punya rasa maknyus!

Kalau kamu sendiri, seberapa sering kamu menyantap makanan favorit? Apa!? Kamu cuma sesekali menyantap makanan favorit karena takut kesehatan kamu terganggu? Oke, pola pikir kayak gitu memang nggak salah. Apalagi zaman sekarang, ancaman penyakit diabetes juga mulai mengintai anak muda seusia kamu. Dan lagi, terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi kadar lemak dan gula juga nggak bagus buat pola diet yang sudah kamu jalani selama ini.

Tapi, apa kamu nggak kepikiran tuh sama gurih dan lezatnya makanan favorit kamu? Akui saja, seberapa kerasnya usaha kamu buat menghindari makanan-makanan enak, bayangan akan nikmatnya menyantap hidangan favorit pasti selalu terbayang dalam pikiran. Setiap hari makan sayur lama-lama bosan juga, ‘kan? Tenang saja. Kali ini kita akan mengulik bagaimana cara simpel biar kamu bisa terus makan enak, tapi nggak sampai mengorbankan kesehatan kamu. Intip 5 caranya di bawah ini

1. Memesan makanan memang lebih mudah, tapi lebih aman kalau kamu memasak sendiri

via motherbabychild.com

Menyantap makanan di luar rumah memang sekilas terasa praktis karena kita gak perlu repot-repot memasak dan membersihkan dapur yang kotor. Apalagi sekarang memesan makanan jauh lebih gampang. Tinggal klik, makanan pesanan pun akan diantarkan ke depan pintu rumah kamu.

Tapi kamu sadar gak sih, kalau kita gak pernah tahu proses pembuatan makanan yang kita beli itu seperti apa? Apa kamu tahu apa saja bumbu yang digunakan? Dengan memasak sendiri, kita gak cuma tahu proses penyajian makanan yang kita santap kayak apa, tapi juga bisa menjamin kualitas dari makanan yang akan kita makan.

Kamu nggak bisa masak? Ya belajar dulu, dong. Dan kalau selama ini kamu beralasan nggak suka memasak, mungkin itu karena kamu belum tahu apa yang bikin memasak bisa jadi kegiatan yang super asyik. Coba dulu deh, masak sendiri. Siapa tahu kamu punya bakat terpendam jadi koki handal.

2. Lupakan makanan cepat saji

via pexels.com

Dewasa ini, orang sering banget tergoda beli makanan cepat saji. Entah itu karena makanan cepat saji sudah jadi hidangan favorit atau karena kamu sering nongkrong di restoran cepat saji bareng teman. Sesekali menyantap makanan cepat saji memang gak masalah, tapi beda ceritanya jika kamu hampir menyamakan fast food dengan makanan pokok sehari-hari.

Terlebih lagi, sebenarnya kamu bisa mengganti makanan cepat saji dengan makanan alternatif yang lebih sehat. Misalnya, kamu bisa mengganti kentang goreng dengan ubi jalar untuk camilan sehari-hari. Selain lebih punya kandungan gizi yang tinggi, ubi jalar pun gak kalah enak dibanding kentang.

3. Pilih bahan makanan alami

Memilih bahan makanan alami adalah kunci utama dalam menjalani gaya hidup yang sehat. Gak cuma bahan makanan utama seperti daging dan sayuran, tapi termasuk bumbu dan pelengkap lainnya juga. Kalau kamu termasuk orang yang senang makan makanan bercita rasa gurih dan manis, sekarang kamu bisa menikmati makanan favoritmu tanpa takut dihantui penyakit diabetes lagi.

Solusinya bisa kamu temukan di inovasi kecap terbaru yaitu Bango Light. Dengan kandungan gulanya yang lebih rendah*, kamu tetap bisa makan enak dan sehat. Dibuat dari bahan-bahan alami seperti kedelai hitam berkualitas Mallika dan pemanis alami dari daun Stevia, Bango Light hadir dengan cita rasa manis yang sempurna tapi tetap sehat buat tubuh kamu.

“Apa tuh daun Stevia? Memangnya lebih baik dari gula?”

Dalam beberapa hal, ya. Daun Stevia lebih baik dari gula karena sama sekali tak mengandung kalori. Adapun manfaatnya, seperti dikutip dari Healthline, di antara lain bisa menurunkan kandungan gula darah dan kolestrol jahat dalam tubuh. Jadi, kamu bisa terbebas dari rasa bersalah saat makan tongseng atau satai favorit, deh.

4. Tak usah ragu untuk menambah sedikit ekstra bumbu dalam makanan kamu

Simpel tapi sering terlupakan. Dalam proses masak-memasak, untuk membuat masakan yang lezat kita butuh takaran bumbu yang pas. Dan hal itulah yang seringkali terlupakan, terutama oleh mereka yang baru bisa memasak. Hey, apa kamu tersinggung? Hehehe, gak usah tersinggung. Kemungkinan besar orang yang pernah memasak pernah mengalami situasi ini kok.

Maka dari itu, jangan pernah ragu untuk menambah sedikit ekstra garam, cuka, atau rempah-rempah. Ingat, hanya sedikit dari takaran yang biasa kamu gunakan. Jangan taburkan terlalu banyak garam hanya karena kamu ingin menutupi ketakutan akan kurangnya cita rasa hidangan yang kamu buat. Apa yang kamu butuhkan adalah makanan dengan rasa yang natural; bukan makanan yang lahir dari ketakutan akan menerima komentar “Makanan ini terlalu hambar!”

Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk rutin menambahkan sedikit lada atau cabai, apalagi jika orang-orang terdekat kamu (atau kamu sendiri) cenderung suka dengan rasa yang kuat pada makanan. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan minyak zaitun jika mau. Percaya deh, perpaduan garam (cuka), lada, dan rempah gak akan pernah gagal.

5. Tambahkan lemak di penghujung proses memasak, bukan di awal proses

via ivona.bigmir.net

Mau kamu lagi diet atau tidak, sebenarnya tubuh kamu selalu membutuhkan lemak. Dan biarpun kamu berniat untuk membiasakan diri memakan hidangan yang berlabel sehat, tapi itu bukan berarti kamu mesti menganggap lemak sebagai hantu yang harus dihindari sama sekali.

Tapi, oke, anggap saja kamu ingin mengurangi kadar lemak dalam makanan yang disantap. Kamu bisa coba tips dari chef profesional yang dikutip dari CheatSheet. Caranya kamu tinggal tambahkan sebagian besar mentega atau minyak di penghujung proses memasak, alih-alih saat awal proses memasak.

Misalnya saat menggoreng atau membakar ayam/ikan, kamu bisa menambahkan satu sendok makan mentega pada masakan sesaat sebelum kamu selesai memasak. Selain membuat lemak tertahan di permukaan makanan, cara ini juga lebih efektif bikin makanan favorit jadi terasa lebih lezat ketimbang jika kamu menambahkan empat sendok makan mentega saat proses memasak baru dimulai.

Ternyata makan enak gak perlu sampai mengorbankan rasa, ‘kan? Jadi, jika lain kali kamu mau memasak, jangan lupa pakai Bango Light yang bisa membuat makanan favorit kamu jadi lebih enak, tapi tetap menyehatkan karena kandungan gulanya 30% lebih rendah*. Punya tubuh yang sehat dan nafsu makan terpenuhi, siapa yang nggak mau coba?