:

Selama ini Indonesia lebih dikenal sebagai negara konsumen ketimbang negara produsen. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya produk-produk luar negeri yang masuk ke pasar Indonesia, dan minat masyarakat yang tinggi terhadap produk branded buatan luar negeri. Tapi meskipun demikian, kemampuan industri Indonesia untuk bersaing di pasar internasional ternyata masih layak diperhitungkan oleh negara lain, lho! Kenapa? Soalnya tidak sedikit produk-produk lokal Indonesia yang sudah terkenal alias mendunia.

Di artikel ini kita bakal ngebahas 5 produk asli Indonesia yang udah tenar di luar negeri. Beberapa produk lokal yang bakal disebutkan sering dianggap sebagai produk luar negeri oleh masyarakat karena alasan-alasan tertentu yang bersifat komersil. Tapi, dijamin deh, 5 produk ini asli buatan Indonesia dan bisa dibilang sudah mengambil peranan penting untuk kemajuan ekonomi negara kita juga. Yuk, langsung aja kita simak!

1. Dua Kelinci

via bola.net

 

Orang Indonesia pasti kenal dong sama merek kacang kulit yang satu ini? Yup, Dua Kelinci adalah perusahaan yang memproduksi makanan ringan dari kacang-kacangan yang berdiri sejak tahun 1982. Saat ini PT Dua Kelinci dikenal sebagai perusahaan papan atas industri makanan ringan di Indonesia dan memiliki jangkauan distribusi yang luas hingga ke mancanegara, seperti China, Hongkong, Singapura, Malaysia, Afrika, Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada.

Selain kacang kulit, PT Dua Kelinci juga memproduksi berbagai macam varian produk kacang lainnya seperti kacang bersalut tepung, kacang garing, dan kacang rendah lemak. Banyaknya varian produk ini membuat kacang Dua Kelinci digemari konsumennya. Selain itu, proses produksi yang didukung mesin-mesin berteknologi modern juga membuat Dua Kelinci gak kalah bersaing di pasar internasional.

Pada tahun 2011 Dua Kelinci menjadi salah satu sponsor klub Real Madrid, lho.

2. Silver Queen

via hargarempah.com

Sebagian dari kamu pasti gak nyangka kalau SilverQueen adalah produk asli Indonesia. Gak heran deh, soalnya iklan-iklan SilverQueen di televisi sering dibintangi oleh orang-orang luar negeri, dan nama mereknya pun berbahasa Inggris. Tapi ternyata itu semua gak lebih dari strategi pemasaran aja, kok.

SilverQueen diproduksi oleh PT Petra Food yang berdomisili di Bandung, Jawa Barat. Sebagai market leader produk coklat batangan di Indonesia, SilverQueen telah memperluas distribusinya ke mancanegara seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina. Rasanya yang enak dan varian produk yang beragam membuat SilverQueen mampu bersaing dengan merek coklat Internasional lainnya!

3. Polygon

 

via pinkbike.com

Polygon mungkin jadi pilihan utama para pengguna sepeda di Indonesia. Selain memiliki berbagai model sesuai kebutuhan dan usia, sepeda Polygon juga punya desain dan perakitan kualitas dunia. Makanya gak heran produk dalam negeri yang satu ini mampu menembus pasar internasional. Sepeda Polygon saat ini sudah banyak dipakai oleh masyarakat luar negeri.

Jangkauan distribusi sepeda Polygon sudah mencakup Asia Tenggara, Australia, Amerika, dan Eropa. Nah, untuk memperluas distribusi ke Eropa, pada tahun 2011 Polygon mendirikan markas baru yang berlokasi di Jerman, wah hebat ya.

4. Terry Palmer

via keypoo.com

Mungkin dari namanya, terdengar kalau produk ini bikinan luar negeri. Tapi tunggu dulu, Terry Palmer ternyata diproduksi di Indonesia oleh PT Indah Jaya Textile yang berlokasi di Tanggerang. Terry Palmer adalah merek handuk premium yang mengutamakan kemewahan dan kelembutan. Makannya, produk-produknya juga dibuat dengan bahan dan teknologi kelas dunia. Karena kualitas produknya yang baik ini juga Terry Palmer mampu “diterima” di pasaran mancanegara, diantaranya yaitu Eropa dan Jepang.

Bahan handuk yang terdiri dari 100% combed cotton, membuat handuk Terry Palmer menyerap air dengan baik. Terry Palmer juga dilengkapi anti bakteri sehingga lebih ramah pada kulit, dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang.

5. Lea

via checkinjakarta.id

Lea merupakan salah satu merek celana jeans high class di Indonesia. Sama seperti SilverQueen, Lea juga sering nampilin model luar negeri pada iklan-iklan di televisi maupun media lain. Selain itu, Lea punya logo menyerupai bendera Amerika yang ternyata sengaja dibuat untuk membangun image mereka di mata konsumen. Jadi tidak heran kalau banyak masyarakat yang nyangka Lea adalah produk luar negeri, hehe.

Lea diproduksi sejak tahun 1976 oleh PT Lea Sinent yang bermarkas di Jakarta Selatan. Perusahaan ini terus berkembang dan sekarang sudah memliki outlet-outlet yang tersebar hampir di seluruh Indonesia.

Strategi marketing dan kualitas produk yang baik membuat Lea mampu berkompetisi dengan jeans branded lain di pasaran lokal maupun internasional.

Itu dia 5 produk Indonesia yang berhasil go internasional guys. Nah, sebagai warga negara yang baik pastinya kita harus dukung produk-produk lokal kita dong. Salah satu cara yang paling sederhana yaitu bangga pake produk dalam negeri.

Kenapa mesti bangga? Soalnya kalau kamu bangga pake produk lokal, artinya kamu juga ikut memajukan pengusaha lokal. Nah, kalau pengusaha lokal maju, imbasnya lapangan kerja semakin luas, pengangguran dapat berkurang, perekonomian pun bisa lebih mandiri sehingga mampu meningkatkan ketahanan dalam negeri. Siklus ini tanpa kamu sadari ternyata mampu ngasih kontribusi buat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kita.

Jadi kalau kamu bangga pake produk Indonesia, berarti kamu termasuk masyarakat yang #sadarAPBN. Selain cara tersebut, kamu juga bisa ikut berperan memajukan perekonomian negara dengan cara-cara lain. Nah, untuk lebih jelasnya kamu bisa kunjungi link tentang #sadarAPBN agar dapat mempelajari infonya lebih jauh!

Mulai sekarang yuk kita jadi warga negara yang #sadarAPBN! Jangan lupa share kampanye #sadarAPBN ini ke teman-teman kamu ya!

 

4K Shares