Ini Dia Penampilan Insinyur Wanita Masa Kini


:

Wanita dalam industri tekhnologi. Memang bukanlah hal yang baru tapi industri ini seolah-olah masih menjadi industri milik kaum pria sehingga tidak banyak kaum hawa yang bekerja di industri ini. Terlebih dalam industri software (perangkat lunak), sangat jarang ditemukan insinyur wanita yang bekerja dalam bidang ini.

Melihat para insinyur wanita bekerja dalam bidang ini pasti akan mengundang tanda tanya apakah mereka memiliki kisah-kisah menyeramkan selama di sekolah atau mengalami diskriminasi ketika sekolah. Sebuah project bernama “Wogrammer” didirikan dengan tujuan memberitahu kepada masyarakat luas mengenai prestasi dan pencapaian dari para insinyur wanita ini. Wogrammer kemudian mewawancarai beberapa insinyur wanita di bidang software untuk saling berbagi kisah inspiratifnya.

1. Kaya Thomas

kaya_thomas

Mahasiswa tingkat dua di jurusan Computer Science, Dartmouth ini menciptakan sebuah aplikasi iOS yang bernama We Read Too – sebuah aplikasi sumber buku. Thomas terinspirasi membuat We Read Too setelah ia mendengar TED talk dan dari sanalah ia mulai mempelajari bagaiamana membuat bahasa pemograman. Thomas juga telah meraih  penghargaan #Black GirlsRock event yang diberikan oleh Michelle Obama

2. Melissa Halfon

melissa_halfon

Dalam Startup Weekend Competition di NYC, Melissa Halfon bersama seniman Alexandra Diracles membuat sebuah project dimana anak-anak bisa belajar membuat code dan seni dalam satu waktu. Setelah menang dalam kompetisi ini, mereka kemudian mendirikan VidCode, sebuah aplikasi web yang mengajarkan JavaScript dalam pembuatan video filter untuk instagram.

3. Ilona Bodnar

ilona_bodnar


Sewaktu masih di SMA, Ilona penasaran dengan bagaimana cara kerja komputer. Untuk menjawab rasa penasarannya tersebut, Ilona secara otodidak mempelajari Python dan JavaScript melalui Codecademy. Setelah itu, ia merasa terpacu untuk menyebarluaskan apa yang telah ia pelajari dan akhirnya ia mendirikan Technovation Challenge Club di tahun pertama ia di universitas. Tujuan dari klub tersebut adalah mengajarkan para wanita bagaimana membuat mobile apps.

4. Ayna Agarwal

ayna_agarwal

Pendiri dari She++, Ayna Agarwal menyadari bahwa tidak banyak wanita yang bisa dijadikan role model di bidang ilmu komputer. Atas dasar itulah ia mendirikan She++, sebuah forum dimana para role model di bidang ilmu komputer bisa berkumpul dan sharing akan pengalamannya.

5. Leah Mcgowen-Hare

leah_mcgowen-hare

Leah Mcgowen-Hare merupakan wanita yang luar biasa. Bekerja sebagai Master Technical Trainer di Salesforce, ia mengajar para developer bagaimana membuat Apex, bahasa pemrograman tingkat tinggi, Visual Force, dan Web-based framework. Selama karirnya, total ia telah melatih 13, 500 developers, sangat menabjubkan. Mcgowen-Hare yakin dengan keyakinan kuat atas apa yang dikerjakan dipadu dengan kekuatan membuat program, kamu bisa menapaki jalanmu sendiri dan mewujudkan karir impianmu.

 

Komentar:

Komentar