Dipercaya Banyak Orang, Yuk Ungkap Fakta Dari 10 Kebohongan Mengenai Luar Angkasa Ini!

Apa saja ya kira-kira faktanya?

Karena kita belum pernah pergi ke sana dan minimnya pengetahuan kita tentang luar angkasa, kita hanya bisa mencari tahu fakta dan apa yang terjadi di luar angkasa melalui media, baik online maupun offline. Namun, tidak semua sumber memberitakan yang sebenarnya, apalagi industri film yang menggambarkan seperti apa kondisi di luar angkasa melalui film seperti Star Wars, Star Trek, Interstellar, dan Guardian of the Galaxy.

Jadi apa saja kebohongan yang mereka ceritakan tentang luar angkasa? Dan apa fakta yang sebenarnya? Seperti yang dilansir dari List25, kamu bisa melihatnya daftar 10 kebohongan di sini.

1. Matahari berwarna kuning

Warna matahari via jcdeboer.com

Yang terjadi sebenarnya, warna dari matahari adalah putih. Dan yang menyebabkan terlihat kuning adalah distorsi dari atmosfir kita.

2. Sabuk asteroid itu berbahaya

via mentalfloss.com

Kamu pasti pernah melihat scene di film yang menceritakan bahwa pesawat luar angkasa yang mereka kendarai rusak setelah menabrak bebatuan di sabuk asteroid. Padahal, kamu tidak akan merasakan apa pun ketika terbang melintasi sabuk asteroid karena massa jenisnya tidak sebesar yang ada di film-film.

3. Bentuk bumi bulat sempurna

via timeandnavigation.si.edu

Bentuk sebenarnya dari bumi bukanlah bulat sempurna, tapi lebih ke geo spherical sphere. Hal ini disebabkan karena putaran rotasi yang menyebabkan adanya tonjolan di khatulistiwa.

4. Matahari adalah bola api raksasa

via aeon.co

Justru matahari, yang tersusun sebagian besar dari helium dan hidrogen, malah tidak memilki api sama sekali karena api membutuhkan oksigen untuk ada. Panas dari matahari sendiri berasal dari fusi nuklir. Tekanan dan temperatur di inti matahari menyebabkan atom hidrogen bergabung menjadi atom helium. Proses ini lah yang menyebabkan terjadinya panas dan adanya cahaya matahari.

5. Bentuk black hole adalah corong atau pipa

via newyorker.com

Jangan percaya dengan apa yang ditampilkan di film-film. Bentuk sebenarnya dari black hole adalah bintang, bisa dibilang berbentuk bola, yang sangat sangat padat dengan daya gravitasi yang cukup tinggi.

6. Pada abad pertengahan, manusia mengira bumi berbentuk datar

via Pinterest

Faktanya, hampir semua pelajar pada abad pertengahan tahu bahwa bentuk bumi adalah bulat, bahkan bangsa Yunani sudah mengetahuinya sejak 300 SM. Inilah alasan mengapa orang pada saat itu pergi berlayar dari barat untuk pergi ke timur.

7. Kamu akan meledak di luar angkasa

via Cracked.com

Tubuh kita mungkin akan membengkak, namun tidak sampai meledak seperti yang ada di film-film. Bahkan ada yang pernah mencobanya lho di tahun 1996! Teknisi di Houston mencoba baju luar angkasa ketika tekanan udaranya diturunkan pada ketinggian hampir 37 km. Meski selamat, sebelum pingsan dia menceritakan bahwa air liurnya seakan-akan mendidihkan lidahnya.

8. Pesawat luar angkasa tidak dapat ngebut karena mesinnya tidak cukup kuat

via spacewallpapers.org

Sebenarnya penyebab utama pesawat luar angkasa tidak bisa ngebut adalah karena masalah bahan bakar, bukan mesin. Pada saat pesawat berakselerasi, hal tersebut membutuhkan bahan bakar yang cukup banyak. Bisa aja sih diakali dengan akselerasi di awal sampai kecepatan maksimal, setelah itu mesin dimatikan. Hal tersebut akan tetap membuat pesawat meluncur dengan kecepatan yang sama, bahkan bisa sampai ke ujung galaksi yang lain. Akan tetapi permasalahan selanjutnya adalah ketika ingin berhenti. Pada saat pengereman, pesawat akan membutuhkan bahan bakar sebanyak ketika mereka berakselerasi di awal. Ingat, di luar angkasa tidak ada pusat pengisian bahan bakar seperti yang ada di film-film, ya.

9. Astronot terbang dengan jet pack

via universetoday.com

Astronot memang memiliki jet pack, akan tetapi tidak seperti yang ada di film, mereka hanya menggunakannya sebagai backup dan tidak dapat menggunakannya berlama-lama karena tidak memiliki bahan bakar yang cukup.

10. Bumi mengitari matahari

Ilustrasi barycenter via UVS model

Well, pasti masih ada yang mengira kalau planet kita berevolusi terhadap matahari. Yang terjadi sebenarnya adalah semua planet, termasuk Bumi berevolusi terhadap barycenter. Pada kasus yang terjadi pada planet kita, lokasi barycenter berada di dekat matahari sehingga seolah-olah Bumi berevolusi terhadap matahari. Sedangkan pada kasus yang terjadi pada planet Jupiter, lokasi barycenter-nya sejauh sekitar 48 ribu km dari matahari. Jadi, bisa dibilang planet kita saling memutari satu sama lain, termasuk matahari itu sendiri.

Nah, dari 10 kebohongan tersebut, kamu pernah percaya yang mana saja?

- Advertisement -
Shares 1K

Komentar:

Komentar