Akankah Perang Dunia Ke 3 Peran Manusia Digantikan oleh Para Robot?


Makin ke sini, dunia nyata makin fiksi. Dan dunia fiksi makin nyata. Apa yang tak pernah terpikirkan manusia menjadi sedemikian bernyawa. Hidup. Dan menjelma jadi pedang bermata dua. Artificial intelligence. Ancaman nyata peradaban manusia. Yang lebih mengkhawatirkan ketimbang serangan alien. Barusan saya baca, seorang robot humanoid bernama Sophia diciptakan. Berhasrat menghancurkan umat manusia.

tumblr_nsy7h8R5SH1s3tosqo1_1280-tumblr.com-

Dari segala film fiksi ilmiah yang paling menggambarkan ancaman ini adalah “Terminator”. Kecuali pada bagian mesin waktunya. Program-program komputer semakin canggih. Hampir pasti menggantikan 80% pekerjaan manusia.

irobot_terminator-tomshardware.com-

Manusia menjadi malas. Malas bergerak, malas pula berpikir. Menimbulkan berbagai penyakit, diabetes, obesitas, kanker, stroke, sebut saja. Tanpa sadar manusia sedang merancang kehancurannya sendiri. Kita sedang menuju puncak peradaban dalam 10-20 tahun mendatang. Yang menjadi cikal bakal kehancuran kita pula.

irobot-wallpaper-1-610x381-wonderfulengineering.com-

Manusia melemah. Sementara robot-robot, drone-drone, droid-droid, cyborg, semakin cerdas. Apa yang terjadi pada Ultron? Mungkin saja terjadi pada sebuah Artificial Intelligent di masa depan.

hBbyFPf-imgur.com-

Saya bukan anti kemajuan teknologi. Hanya saja, jika berfikir kritis. Kita akan bertanya;

“Sudahkah para ilmuwan mengantisipasi ciptaannya yang mungkin lepas kendali hingga balik mengendalikan?”

japan759-indianexpress.com-

Mungkin ada semacam switch off otomatis saat system perobotan mengalami abnormalitas. Memasang perisai anti malware untuk menangkal virus komputer.

Di era keterbukaan informasi, kita ini ditelanjangi teknologi! Bisa saja saat ini, satelit mata-mata Amerika sedang mengintai aktivitasmu. Atau smartphone yang bisa begitu mudah disusupi via internet. Sekali terhubung ke internet. Maka kita akan berada dalam jangkauan hacker-hacker jahat di luar sana. Sudah kah kamu berpikir sejauh itu?

DJ1 Phantom Quadcopter Drone in flight - September 2014 Photo by: Paul Mayall/picture-alliance/dpa/AP Images
DJ1 Phantom Quadcopter Drone in flight – September 2014 Photo by: Paul Mayall/picture-alliance/dpa/AP Images

Transaksi-transaksi via elektronik yang rentan. Jika system sehebat kecerdasan buatan bisa mengakalinya. Keadaan moneter dunia bisa jatuh ke dalam krisis chaos yang sangat parah.

Are you realize that. We create our own MONSTER!

Si Pedang bermata dua bernama teknologi canggih. Nuklir sekali pun. Di kendalikan melalui komputer. Tunggu hingga suatu masa, kata “melalui” terganti oleh kata “oleh”. Nuklir dikendalikan OLEH komputer. Jika otak buatan ini tidak bermoral, dan tidak bisa dikendalikan, akibatnya bisa sangat fatal. Saya yakin para ilmuwan menyadari betul hal itu.

Tapi moral apa yang dianut sebuah Robot? Moral Robot?

robotdogaibo-phys.org-

Harusnya dibuat sebuah konsensus dari semua ilmuwan. Untuk retrifikasi atau pembatasan tingkat kecerdasan Artificial Intelligent—AI itu sendiri. Diatur oleh badan pengawas AI yang dibentuk PBB. Nantinya, mungkin bakal ada Patlabor, Patroli Laboratorium seperti anime zaman lawas.

Patlabor01

Sebenarnya, sekali lagi. Tak ada yang bisa menjamin bahwa robot yang semakin berkembang itu. Dengan AI-nya, serta sistem-sistem canggih lain. Akan sepenuhnya aman!

SithWarDroidMk1-TOR-nocookie.net-

Manusia di era modern secara tidak sadar telah dikendalikan oleh gadget-gadget mereka, komputer, game, dan produk elektronika lain. Mungkin hanya akan mengulang peradaban canggih leluhur manusia ribuan tahun lalu, yang kini menjadi puing-puing belaka. Bagaimana kita sebaiknya memperisai diri?

Pertanyaan menarik. Kenapa tidak diciptakan teknologi anti robot saja! Misalnya, gelombang dengan frekuensi khusus yang dapat merusak sinyal receiver robot. Atau magnet berkekuatan super yang melumpukan jenis logam apa pun. Intinya, teknologi hanya bisa dilawan dengan teknologi pula. Semoga tulisan ini sempat dibaca ilmuwan deh ya.

Undang-undang pun harus ketat mengatur penggunaan drone. Karena tahun 2020 akan ada SATU JUTA drone mengudara di seluruh dunia. Amerika sendiri, menerapkan aturan larangan penebangan drone di area tertentu.

Artificial intelligent dapat memberi maslahat. Tapi dapat juga menjadi tipu muslihat. lambat laun, AI bertambah superior. Untuk itu harus ada kontrol populasi robot di seluruh dunia. Ya, jumlah robot-robot dengan AI yang kompleks alias sangat cerdas harus diawasi dan dibatasi. Serta hanya boleh dipergunakan di area khusus. Di pangkalan militer misalnya dilarang total. Namun di Rumah sakit diperbolehkan, meski tetap dengan pengawasan dan pengunaan yang komprehensif.

big-6-trailer-screenshot-20140524-rappler.com-

Material-material robotik pun harus ramah lingkungan. Dan penggunaan bahan bakar nuklir untuk dunia robot harus dilarang. Ini demi mencegah insiden ledakan yang tidak perlu. Jika manusia tidak hati-hati, bisa-bisa balik robot yang memperbudak kita.

Dibalik itu semua. Yang paling harus diwaspadai adalah. Manusia dengan maksud tertentu. Yang mulai mempergunakan robot dalam perang. Penggunaan robot sebagai senjata. Akan memulai produksi besar-besaran senjata robotik canggih.

tumblr_nkjmj6LtEK1tfes9ho1_1280-tumblr.com-

Kontestasi ini menjadi gambaran perang dunia ke-3 yang amat dahsyat. Peluang selamatnya bumi secara utuh pasca perang nuklir dan robot, mungkin amat tipis. Manusia harus mengulang lagi peradabannya dari nol. Dengan jumlah populasi mungkin hanya 100 juta di seluruh dunia.

Lebih baik. teknologi di arahkan kepada penyelamatan planet yang kita cintai ini. Bagaimana mengembangan teknologi ramah lingkungan. Pengolah sampah. Penggunaan nuklir, mungkin hanya dibatasi untuk tujuan medis. Manusia jangan terlalu dimanjakan robot. Hingga mengenyampingkan kemanusiaan dan manusia itu sendiri. Robot tak mungkin menggantikan semua kerja manusia. Di bidang entertainment dan industri kreatif misalnya. Walau sekarang sedang gila-gilany VR—Vitual Reality di industri game.

 maxresdefault (1o)ytimg.com-

Di masa depan, tindak kriminal akan bisa dilakukan memanfaatkan robot yang dikendalikan dari jarak jauh. Pembentukan Cyborg Corps, atau Robot Division mungkin akan dilakukan pihak kepolisian di negara-negara maju. Dengan kemajuan teknologi yang terus melaju. Manusia yang menciptakan teknologi itu sendiri. Terkadang keteteran oleh kecanggihan tersebut.

Sampai suatu ketika, kita bakal merindukan semua yang berbau manual. Menulis dengan tangan misalnya. Seiring meluasnya peran robot. Manusia harus berhati-hati, sebab tenaga kerja yang mahal, bakan tersingkirkan. Di masa depan, untuk membangun rumah. Mungkin tinggal print 4D! Atau sewa perusahaan konstruksi robot.

3d.printing-turner.com-

Bersiaplah menyambut kejutan-kejutan teknologi masa depan yang mencengangkan. Siapa tahu nantinya kita benar-benar bisa berteleportasi untuk bertransportasi. Juga penjelajahan-penjelajahan luar angkasa dengan penemuan-penemuan planet baru. Dan … peradaban asing. Asal jangan memicu perang aja.

- Advertisement -
Shares 1

Komentar:

Komentar