Siapa yang Kangen Sama Mainan ini? Ada Kabar Gembira Buat Kamu!

Wah, kira-kira ada apa ya?

Ada alumni 90an yang masih ingat nama mainan ini? Yup, namanya adalah Tamagotchi! Pasti ada sebagian dari kamu yang dulu merengek-rengek ke orang tua untuk dibelikan mainan ini. Kata Tamagochi sendiri berasal dari kombinasi kata antara bahasa Jepang dan Inggris, yaitu “tamago” yang berarti telur, dan “watch” yang berarti jam. Disebut watch karena bentuknya sendiri mirip dengan jam saku.

via unilad.com

Buat kamu yang nggak tahu ini mainan apa, bisa dibilang mirip-mirip sama Pou, bedanya tidak ada mini game di dalamnya, pemain hanya fokus merawat hewan virtualnya masing-masing. Jadi pada awal permainan kita akan diberi sebuah telur. Ketika telur ini menetas, kita nantinya harus merawat mereka, apakah itu memberi makan, mematikan lampu saat mereka tidur, dan membersihkan pup mereka. Kalau kamu nggak rutin merawatnya, hewan virtual ini bisa mati.

via mashable.com

Wah, setelah membaca kalimat di atas, rasanya kok pengen main lagi, ya. Tapi nggak usah khawatir! Mulai bulan depan, atau sekitar tanggal 5 November, Bandai Namco akan menghidupkan kembali mainan mungil ini. Bandai Namco akan merilisnya di Jepang, kemudian didistribusikan ke Amerika Serikat. Apakah nantinya mainan ini akan disebar ke seluruh dunia, masih belum ada informasi lebih lanjut.

via unilad.com

Nantinya, fitur di Tamagochi versi baru ini akan lebih sederhana dan ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan Tamagochi versi lama. Untuk modelnya sendiri, kamu dapat memilih dari 6 desain yang ditawarkan oleh Bandai Namco.

via us.tamagotchifriends.com

Sedangkan untuk gameplay dari Tamagochi versi baru ini, tidak ada perubahan berarti, kamu tidak akan menjumpai mini game atau micro transaction seperti game-game mobile pada umumnya, tugasmu hanyalah menjaganya tetap hidup dan bahagia.

via us.tamagotchifriends.com

 

Nah, apakah kamu tertarik untuk meminangnya? Kalau iya, siap-siap pre-order dari sekarang dan alokasikan duit sekitar Rp 200ribu, ya.

Komentar:

Komentar