3 Cara buat Mendeteksi Kamera Tersembunyi saat Kamu Lagi Ada di Ruangan yang Mencurigakan

Jangan mau jadi bintang film abal-abal yang syutingnya pakai kamera tersembunyi

Saya yakin kamu pasti tahu kalau akhir-akhir ini kasus kamera tersembunyi lagi marak-maraknya terjadi di luar negeri. Di Korea Selatan, ribuan orang jadi korban kasus kamera tersembunyi yang ditemukan terpasang di kamar-kamar hotel dan motel. Di Amerika Serikat, mantan pejabat tinggi militer Selandia Baru diketahui bersalah telah memasang kamera tersembunyi di kamar mandi uniseks. Di Eropa, satu keluarga Selandia Baru menemukan kamera pengintai yang diletakkan di ruang tamu saat mereka lagi menginap di Airbnb.

Kamu pasti tahu ‘kan? Yaah, saya cuma mengingatkan kalau-kalau beberapa bulan belakangan kamu lagi sibuk berguru silat di pegunungan terpencil.

Memang ya, zaman sekarang privasi itu jadi barang yang makin langka aja deh. Ingat lho, kasus yang sama pernah juga terjadi di Indonesia! Jadi nih, supaya kamu nggak ikut-ikutan jadi korban kebiadaban oknum mesum tak bertanggung jawab seperti itu, ada baiknya kamu tahu cara buat mendeteksi kamera tersembunyi. Caranya? Coba intip di bawah.

via techprevue.com

1. Ikuti perkembangan teknologi

Pertama-tama kita harus membekali diri sendiri dengan pengetahuan yang memadai mengenai berbagai bentuk kamera tersembunyi. Soalnya zaman sekarang bentuk kamera sudah mulai beragam. Ada yang berbentuk pulpen, jam alarm, jam dinding, lampu, smoke detector, atau bahkan berbentuk tanaman.

Kamera tersembunyi berbentuk tanaman/via amazon.com

Kamu bisa mencari informasi mengenai beragam bentuk kamera tersembunyi tersebut via Google atau mencarinya di pasar dunia maya. Nantinya kalau kamu menemukan benda yang mirip, langsung ambil tindakan deh.

2. Manfaatkan senter di smartphone

via readytechgo.com.au

Apabila kamu berada di suatu ruangan, seperti kamar tidur atau kamar mandi, coba matikan lampu dan nyalakan senter yang ada di smartphone kamu. Setelah itu arahkan cahaya senter ke berbagai arah.

Kenapa kamu harus melakukan itu? Kayak nggak ada kerjaan lain aja.

Ada alasan bagus kenapa kamu mesti coba cara ini. Itu karena permukaan kamera biasanya berbahan kaca. Sedangkan objek yang digunakan sebagai tempat penyamaran terbuat dari plastik atau bahan non-kaca lainnya. Tahu sendiri ‘kan kalau kaca terkena cahaya pasti ada pantulannya.

3. Gunakan aplikasi Wi-Fi sniffing untuk mendeteksi smart device

via alternativeto.net

Terkadang ada saatnya kita kurang teliti dalam mencari atau memang oknum tersebut lihai dalam menyembunyikannya. Kalau sudah begini, kamu bisa mencoba menggunakan aplikasi Wi-Fi sniffing untuk mendeteksi kamera yang tersambung ke internet.

Soalnya sekarang kan lagi ramai-ramainya smart device yang membutuhkan koneksi internet untuk mengirimkan gambar atau video ke si pemasang. Untuk mengatasi smart device, kamu bisa menggunakan Fing untuk memindai perangkat wireless yang tersambung pada jaringan Wi-Fi.

Sebelum menggunakannya, pastikan kamu sudah terhubung dengan jaringan Wi-Fi yang ingin kamu pindai. Setelah itu lakukan pemindaian dan Fing akan menampilkan perangkatmu dan perangkat lain yang terhubung ke jaringan tersebut.

Karena kamu nggak tahu apakah perangkat yang terdeteksi itu laptop orang, wireless printer, atau memang kamera tersembunyi, maka langkah selanjutnya adalah memasukkan MAC address yang didapat dari Fing ke MacVendorLookup untuk mengetahui detail dari perangkat tersebut.

4. Selalu bawa detektor RF ke tempat-tempat yang mencurigakan

RF Detector via thestealthmall.com

Kelemahan dari Fing adalah kita nggak bisa mendeteksi kamera yang tersambung ke jaringan lain. Jadi saat kamera tersebut terkoneksi pada jaringan private (di mana kita nggak bisa masuk ke jaringan tersebut), kita nggak akan bisa menemukannya. Kelemahan yang lain adalah Fing nggak bisa mendeteksi kamera yang menggunakan bluetooth.

Buat mensiasatinya, kamu bisa menggunakan detektor RF untuk mencari kamera tersembunyi. Soalnya setiap perangkat wireless atau bluetooth pasti memancarkan radio frequency (RF). Dan detektor RF dapat mendeteksi lokasi perangkat tersebut secara akurat. Kamu bisa membeli detektor tersebut di marketplace atau situs e-commerce. Masukkan saja kata kunci “RF Detector” atau “anti spy hidden camera” pada kolom pencarian. Harganya berkisar antara Rp200 ribu sampai Rp800 ribuan. Beli yang mahal dikit gapapa lah, daripada privasi yang jadi taruhannya.

Kalau ternyata kamu berhasil menemukan kamera tersembunyi, kamu bisa menentukan sendiri langkah apa yang akan kamu ambil. Entah itu melaporkan ke manajer tempat tersebut, menyebarkannya ke media sosial supaya dihujat ramai-ramai oleh netizen kita yang terkenal ganas, atau langsung menyerahkannya ke pihak yang berwajib.

7 Shares

Komentar:

Komentar