10 Kebohongan Putih yang Seringkali Dikatakan Orangtua ke Anak Kecil


Kita semua pasti pernah merasakan masa kecil; masa-masa saat kita nggak punya beban masalah untuk dipikirkan. Yup, hidup sebagian besarnya adalah tentang bermain dan bersenang-senang belaka, hingga muncullah orangtua yang menghardik kita dengan berbagai perintah dan larangan mereka. Bahkan mereka dengan sengaja mendesain kebohongan demi menghancurkan momen bahagia kita, hehehe.

Bercanda deng. Mereka “berbohong” tentu dengan alasan kuat di baliknya: karena mereka nggak mau kita mengalami kejadian kurang menyenangkan. Yup, mereka mengatakan kebohongan demi kebaikan buah hati (dan juga kebaikan mereka).

Nah, dari berbagai kebohongan yang meluncur dari mulut para orangtua, inilah 10 macam kebohongan yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk pengalaman pribadi.

1. Jangan Terus-terusan Main di Luar Selepas Maghrib! Kalau Nggak Nanti Diculik Kalong Wewek, Kuntilanak, dan Berbagai Jenis Hantu Lainnya

scary-666620_960_720
via pixabay.com

Padahal kita lagi asyik-asyiknya main petak umpet sama anak tuyul.

2. “Habisin Makanannya, kalau Nggak Nasinya Nangis”

kimchi-fried-rice-241051_960_720
via pixabay.com

Cukup ampuh buat mengatasi anak yang susah makan. Tapi serem juga ya kalau tiba-tiba ada nasi yang menitikkan air mata lalu nangis meraung-raung minta dimakan.

3. Menghirup Kentut Orang Lain, Itu Artinya Kita Sudah Berbuat Baik

via shutterstock.com

Ya Tuhan…

4. “Matikan TV-nya terus Mandi Sore Sana. Tuh Liat, TV-nya Udah Capek Dinyalain Terus dari Tadi”

children-403582_960_720
via pixabay.com

“Tapi Ma, Hyuga belum ngeluarin tendangan macan. Sebentar lagi, beneran!”

5. “Nak, Tolong Belikan Ayah Rokok dong di Warung”

aroni-738302_960_720
via pixabay.com

“Tapi aku belum mandi, malu.”

“Nggak apa-apa, kamu udah cakep/cantik kok belum mandi juga.”

Bilang aja lagi males pergi ke warung, duh…

6. Di Toko: “Jangan Ambil Barang Seenaknya, Ya!”

via pexels.com

“Kenapa, Ma?”

“Karena setiap kali kamu nyentuh suatu barang, satu anak kucing di luar sana bakal mati.”

7. “Jangan Mainin Tombol Lampu Terus, dong!”

nuclear-weapons-test-67557_960_720
via pixabay.com

“Kenapa?”

“Rumah bisa meledak…”

8. (Sambil Ketakutan Karena Mendengar Petir) “Kenapa Petir Bisa Ada?”

night-clouds-thunder-strike-364267
via pexels.com

“Malaikat lagi nyuci baju”

9. “Jangan Nangis Terus! Lama-Lama Bukannya Air yang Keluar, malah Darah lho”

pexels-photo-256657
via pexels.com

Itu masih ditambah dengan embel-embel, “Iiih, serem kan? Nggak mau kan kalau sampai nangis darah?”

10. (Ada Tukang Es Krim Lewat) “Ma, Mau Beli Es Krim!”

ice-cream-man-1286520_960_720
via pixabay.com

“Es krimnya habis. Tuh, denger musiknya kan? Kalau tukang es krim udah muter musik, berarti es krimnya habis.”

Apa kamu pernah punya pengalaman dibohongi orangtua juga? Bagikan dong pengalaman kamu di kolom komentar.

- Advertisement -
Shares 66

Komentar:

Komentar