Wow Banget! Di Museum Ini Kamu Bisa Menjelajah Waktu Hanya Dengan Bermodalkan Kertas

Setiap detik itu berharga banget!

:

Suka membayangkan betapa kerennya kalau kamu bisa menjelajah waktu dari satu masa ke masa lainnya? Meskipun mustahil, tapi di Toyama Prefectural Museum of Art and Design yang terletak di kota Toyama, Jepang ini kamu bisa merasakan sensasi menjelajah waktu mulai dari fajar hingga tengah malam. Dilansir dari Mymodernmet kamu akan diajak menjelajahi waktu hanya dengan menelusuri sepanjang lorong museum yang berisikan 120.000 potongan kertas yang dibentuk angka berwarna-warni.

1. Instalasi ini dibuat oleh Emmanuelle Moureaux, seorang desainer dan arsitek berbasis di Tokyo

menjelajah waktu ribuan kertas

via mymodernmet.com

Moureaux memang terkenal mampu menghasilkan seni instalasi multi sensor dengan menggunakan elemen tiga dimensi berwarna-warni cerah.

2. Memiliki judul Color of Time, pengunjung dapat menyaksikan warna-warni perubahan waktu setiap menitnya

menjelajahi waktu setiap menit

via mymodernmet.com

Dibutuhkan 120.000 potongan kertas berbentuk angka warna-warni yang disusun mengambang rapih sepanjang 100 lapisan! Wow, kebayang berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan karya seni ini.


3. Tidak asal diberi warna-warni

menjelajah waktu warna

via mymodernmet.com

Setiap baris angka menunjukkan satu waktu dalam satu hari. Pewarnaannya pun nggak sembarangan. Warna-warni angka berubah dari warna terang ke warna gelap, hal ini memiliki makna transisi perubahan waktu dari siang ke malam. Detail banget ya!

4. Dengan cara ini kamu bisa merasakan perubahan waktu dalam 1 hari hanya di 1 tempat

menjelajahi waktu 3D

via mymodernmet.com

Berjalan melalui lorong waktu yang dipenuhi angka-angka yang menunjukkan waktu per menit dalam satu harimu, sungguh memberikan sensasi menggelitik pada tubuh dan pikiran.

5. Kamupun bebas menjelajahi waktu di lorong ini bersama keluarga atau sahabat

menjelajahi waktu kontemplasi

via mymodernmet.com

Menjelajahi waktu di lorong ini, berkontemplasi diri di batas waktu. Kamu pun bisa berbincang mengenai apa yang sudah kamu lakukan dalam satu harimu, sambil menyusuri lorong waktu ini.

6. Seperti perjalanan yang memiliki akhir, waktu pun memiliki akhirnya sendiri

menjelajahi waktu ujung

via mymodernmet.com

Berakhir pada malam dan akan dimulai kembali saat fajar tiba. Itulah yang namanya kehidupan. Waktu terus berputar di roda yang sama, namun moment yang terjadi tak pernah sama.

7. Sebuah pelajaran dari Moureaux yang berharga

menjelajahi waktu gelap

via mymodernmet.com

Nikmatilah selama waktumu masih berdetik karena jika waktumu sudah berhenti, tak ada lagi rasa yang bisa kamu selami.

Sayangnya, eksibisi Moureaux diĀ Toyama Prefectural Museum of Art and Design sudah berakhir pada 8 Januari 2018 kemarin. Kabar baiknya adalah Moureaux berencana membuka eksibisi ini di seluruh dunia. Semoga hadir di Indonesia ya!

Komentar:

Komentar