Liat Nih, Sekarang 15 Tempat Indah Tak Berpenghuni Ini Berubah Jadi Alam Liar!

:

6. Villa Epecuén, Argentina

via mentalfloss.com

Villa Epecuén di Argentina ini tenggelam pada tahun 1985. Insiden ini berawal dari hujan deras yang membuat bendungan di daerah tersebut hancur, sehingga airnya membanjiri kota. Musibah ini memang tidak memakan korban jiwa, tapi banyak warga yang kehilangan tempat tinggalnya.

Kemudian pada tahun 2009, terjadi lagi insiden aneh di tempat ini, yaitu cuacanya berubah drastis sehingga menyebabkan banyak pepohonan mati dan sumber air menjadi kering. Sekarang, hanya seorang laki-laki tua yang berjuang untuk hidup disana, dan perjuangannya itu di dokumentasikan dalam sebuah film pendek tahun 2013 berjudul Pablo’s Villa.

7. Okunoshima, Jepang

via mentalfloss.com

Setelah pabrik senjata kimia ditutup pasca Perang Dunia II, Okunoshima kini ditempati oleh para kelinci. Tidak jelas bagaimana gerombolan kelinci tersebut bisa sampai ke sana. Beberapa teori ada yang mengatakan kalau mereka adalah bekas hewan-hewan yang dijadikan bahan percobaan, ada juga yang mengatakan kalau mereka adalah kelinci peliharaan yang dilepaskan oleh pemiliknya.

Yang pasti jumlah mereka sekarang mencapai ratusan bahkan ribuan ekor. Sebuah video yang popular tahun 2014 memperlihatkan bagaimana kelinci-kelinci tersebut loncat ke arah wisatawan yang mengunjungi Okunoshima.


8. SS Ayrfield, Sydney, Australia

via mentalfloss.com

Tempat ini dikenal dengan sebutan “hutan terapung”. SS Ayrfield di Homebush Bay, bagian barat Sydney, Australia ini menjadi tempat bagi hutan mangrove yang tumbuh di badan kapal yang terbuat dari baja.

Kapal ini dibuat pada tahun 1911 sebagai pengangkut pasokan alat transportasi selama Perang Dunia II. Lalu pada tahun 1970-an kapal ini sudah tidak beroperasi lagi.

9. Mount Mariah Cemetery, Philadelphia, Pennsylvania

via mentalfloss.com

Mount Moriah di Philadelphia dididrikan pada tahun 1855. Seperti kebanyakan pemakaman kerajaan lainnya, tempat ini dirancang dengan nuansa damai, dikelilingi oleh rumput-rumput yang terawat dan monumen-monumen.

Pemakaman terakhir di sini berlangsung pada tahun 2004 dan pada tahun 2011 tempat ini resmi ditutup. Namun demikian, sekelompok orang yang menamai dirinya Friends of Mount Moriah Cemetery bekerja untuk memelihara pemakaman ini sebagai tanda penghormatan untuk ribuan orang yang telah dimakamkan disana.

10. Petite Ceinture, Paris

via mentalfloss.com

The Petite Ceinture atau nama lainnya “little belt” adalah lintasan rel kereta api di paris yang beroperasi sejak tahun 1852. Namun sejak tahun 1930-an, tempat ini tidak digunakan lagi, sehingga tanaman liar tumbuh disepanjang rel dan dinding bangunannya.

Lanjut ke halaman berikutnya.

Previous 2 of 3 Next

Duma Sarah :She is a freelance writer at selipan media. As a new comer, she focused on entertainment and tips. She interested in culinary tour, travelling, and writing, but however she is future doctor.