Liat Nih, Sekarang 15 Tempat Indah Tak Berpenghuni Ini Berubah Jadi Alam Liar!


:

Perkantoran, hotel, mall mewah, bahkan rumah yang kita tinggali sekarang pun dulunya adalah alam bebas. Jadi nggak salah dong kalau pada akhirnya alam akan merebut kembali lahannya. Nggak butuh waktu lama bagi alam untuk merebut apa yang menjadi miliknya, apalagi setelah bangunan-bangunan tersebut sudah lama tak berpenghuni lagi.

Mulai dari daerah pertambangan yang ditelan oleh gurun pasir sampai sebuah pulau yang kembali menjadi alam liar. Nah 15 tempat-tempat ini menunjukkan bagaimana kekuatan ekologi bumi bisa mengalahkan kemajuan peradaban.

1. Kolmanskop, Namibia

via mentalfloss.com

Pada awal tahun 1900-an, dibuatlah sebuah tambang berlian di Kolmanskop, Namibia. Daerah tersebut dikenal sebagai Jerman selatan-Afrika barat, dan menjadi sebuah kota yang sangat terkenal di eranya.

Lalu pada tahun 1950-an, tambang berlian di Kolmanskop ditinggalkan karena tidak menghasilkan banyak berlian lagi dan perusahaan pengelolanya pindah ke daerah yang jauh di bagian selatan.

Karena sudah tak berpenghuni lagi, maka daerah Kolmanskop  dikuasai kembali oleh Gurun pasir. Gundukan pasir menutupi bangunan-bangunan terlantar yang sudah rusak karena iklim kering.

 

2. Ta Prohm, Kamboja

via mentalfloss.com

Akar pohon yang panjang di Candi Ta Prohm ini sudah ada sejak abad ke-12. Akar-akar tersebut merambat melalui pintu candi, lalu mengelilingi batu-batu dan ukiran-ukiran di candi. Berbeda dari candi lainnya di Angkor, Kamboja, Ta Phorm telah menjadi hutan selama berabad-abad sejak jatuhnya Kekaisaran Khmer.


Dalam beberapa tahun terkahir, sudah dilakukan upaya konservasi untuk mencegah kerusakan dan kerugian dari situs bersejarah ini, tetapi sistem akar pohon randu, tepatnya beringin pencekik ini tetap saja memakan struktur candi.

 

3. Wangaratta, Australia

Wangaratta Australia via citylab.com

Di Australia ada kota kecil bernama Wangaratta yang beberapa tahun lalu menjadi perbincangan publik internasional. Pasalnya, Wangaratta ditumbuhi rumput Paniccum Effusum yang menjalar sampai ke atap rumah warga.

Fenomena tersebut jelas sangat mengancam . Sebagian warga juga mengatakan bahwa insiden ini menguras tenaga fisik dan mental, bahkan lebih parah dari bencana kekeringan.

 

4. Chernobyl, Ukraina

via mentalfloss.com

Tentu kita masih ingat dengan peristiwa ledakan reaktor nuklir di Fukushima pada tahun 2011, yang menyebabkan para warga harus meninggalkan Fukushima. Sejak saat itu, Fukushima dihuni oleh ribuan babi hutan dan berbagai jenis binatang lain.

Sama halnya dengan Fukushima, ledakan reaktor nuklir di Chernobyl pada tahun 1986 juga menyebabkan perubahan ekologi yang cepat. Pasca ledakan tersebut, Chernobyl menjadi daerah yang porak-poranda.

Bahkan beberapa tahun kemudian, Chernobyl dihuni oleh serigala, rubah, anjing, bahkan burung yang bisa meningkatkan kadar antioksidan untuk bertahan hidup di daerah tersebut.

5. Houtouwan, Tiongkok

houtouwan china via mymodernmet.com

Dari penampilannya, rumah-rumah yang tertutupi oleh tanaman hijau ini seakan sudah ditinggalkan berabad-abad oleh penghuninya. Padahal masyarakat nelayan di Pulau Shengshan yang dulunya mendiami daerah ini baru pindah sejak tahun 1990-an.

Sekarang Houtouwan dikelilingi oleh lumut-lumut yang menggantung di sepanjang jalan bahkan sampai ke rumah-rumah. Tempat ini sekarang menjadi destinasi wisata atmosfer, walaupun traveler cuma bisa membeli air dalam kemasan botol saat berkunjung kesini.

Lanjut ke halaman berikutnya.

Komentar:

Komentar