Ini Nih 5 Game Super Seram yang Wajib Dimainkan Penggemar Horor


Sebenarnya apa sih kelebihan video games jika dibandingkan film, novel, atau bahkan komik? Mungkin jawabnya adalah keterlibatan. Yup, dalam video games, para pemain/gamers memang diharuskan terlibat “hampir secara langsung” dengan cara memainkan karakter yang ada dalam games. Jika yang kamu mainkan adalah game horor, maka efeknya bisa jadi lebih menyeramkan dibanding jika kamu hanya sekadar menonton film atau membaca tulisan.

Well, itu juga kalau gamenya dieksekusi dengan baik oleh pihak pengembang game, sih.

Jadi, apa aja dong games menyeramkan yang layak dicicipi sama kamu para penggemar genre horor? Ada banyak. Tapi di sini, kita nggak akan membahas games yang sudah punya nama, seperti seri Resident Evil, Outlast, atau Amnesia. Yang akan kita bahas adalah game yang “kurang” mendapat apresiasi yang patut mereka dapat, game jadul yang mungkin terlupakan oleh kamu, dan bahkan game yang batal dibuat. Penasaran games apa aja yang dimaksud? Yuk, langsung kita tengok.

 1. Siren: Blood Curse (2008)

1
via gamingnexus.com

Dengan setting desa terkutuk dan rumah-rumah tradisional Jepang dimana para Shibito berkeliaran, game ini menyediakan keseraman tingkat tinggi buat kamu yang berani memainkannya.

Yup, atmosfer dalam Siren memang begitu mencekam. Kamu pasti tahu ruangan-ruangan dalam rumah tradisional Jepang yang bisa dibilang sempit. Lalu bagaimana jika ruangan itu dibuat gelap? Belum lagi kamu harus mengendap-endap melewati para Shibito. Dijamin, detak jantung kamu bakal berdegup kencang saat memainkan game ini.

Oh ya, dari tadi nama Shibito terus disebut-sebut, sebenarnya mereka itu apa sih? Well, Shibito bisa disebut mayat hidup yang mirip zombie. Mereka asalnya adalah penduduk desa yang karena satu dan lain hal berubah menjadi sosok yang mengerikan tersebut. Tapi berbeda dengan zombie, Shibito masih memiliki sedikit kesadaran dan melakukan aktivitas seperti manusia. Jadi misalnya, jika seseorang sedang menonton televisi dan memasak sesaat sebelum ia berubah jadi Shibito, maka ia akan terus nonton tv dan memasak saat ia menjadi Shibito, nggak peduli layarnya rusak dan makanan yang dimasaknya udah basi.

888584-936034_20080716_100
via gamespot.com

Game eksklusif Sony ini sendiri bersifat episodik. Artinya, kamu akan meloncat dari satu episode cerita ke episode lainnya setelah kamu menuntaskan misi yang diberikan. Ada enam karakter yang bisa kamu mainkan. Lima dari enam karakter ini adalah orang Amerika yang terjebak di desa terpencil di Jepang, dan satu sisanya merupakan dokter sekaligus penduduk asli desa tersebut.

Namun begitu, dengan semua kualitas yang dimilikinya, entah kenapa game ini terasa kurang dikenal luas. Kalau kamu penasaran sama Siren: Blood Curse, kamu bisa lihat trailernya di sini:

2. Silent Hill 3 (2003)

silent-hill-3-wallpaper-heather-flashlight
via thefriedcritic.com

Dari segi kompleksitas, Silent Hill 2 bisa disebut merupakan magnum opus dengan jalan ceritanya yang pelik itu. Saking banyaknya orang yang menganggap SH 2 sebagai game Silent Hill terbaik, sampai-sampai pihak pengembang (paska dibubarkannya Team Silent) sering menjadikan SH 2 sebagai patokan dalam membuat seri SH selanjutnya. Tapi, cukup rasanya membicarakan SH 2, karena kalau bicara soal keseraman dan atmosfer horor, Silent Hill 3 adalah juaranya.

Dalam sekuel dari Silent Hill pertama ini, kamu akan mengontrol karakter gadis remaja bernama Heather, yang karena satu alasan, membuatnya harus pergi ke Silent Hill. Berbeda dengan karya horor lainnya (terutama film) yang sering menggunakan jumpscare untuk menakuti kamu, SH 3 lebih menitik beratkan pada aspek psikologis dan mind bending. Ya, bahkan kesunyian dalam game ini pun bisa membuat bulu kuduk kamu merinding, serius!

Contohnya, jika film-film horor kebanyakan memberi kamu penampakan yang muncul tiba-tiba, Silent Hill akan memberi kamu ini:

Kalau kamu belum puas, kamu juga bisa lihat trailernya:

3. Silent Hill 4: The Room (2004)

SH4_Unity
via bloody-disgusting.com

Jika Silent Hill 3 masih diakui oleh fanbase, seri keempat Silent Hill ini menuai banyak pro dan kontra mengenai kualitasnya. Umumnya, gamers mengeluh soal perubahan dari sisi gameplay. Tapi jangan khawatir, karena game ini juga mampu memberikan “rasa tidak nyaman” buat kamu, baik dari sisi ide dasar cerita dan atmosfernya; desain monster; sekaligus trailernya.

Bayangkan jika kamu terbangun suatu hari di apartemen kamu, dan melihat pintu depan apartemen kamu dirantai beberapa lapis dari dalam (Ya! Dari dalam ruangan!). Kamu mencoba meminta tolong, tapi orang-orang di luar ruangan seperti nggak mendengar kamu yang berteriak sampai tenggorokan kamu kering. Dan ketika kamu pergi kamar mandi, kamu tiba-tiba menemukan lubang besar yang menganga di dinding. Lubang itu satu-satunya jalan keluar dari apartemen kamu, tapi apa kamu berani masuk ke dalamnya?

Jujur, menurut pendapat pribadi plot dasar game ini keren banget. Kalau kamu belum pernah lihat, trailer game ini juga bisa disebut sebagai salah satu trailer game terseram sepanjang masa. Lihat aja sendiri.

4. Fatal Frame 2: Crimson Butterfly (2003)

gfs_52988_2_23
via gamefaqs.com

Melawan hantu dengan kamera, kenapa tidak?

Dalam game ini kamu akan berperan sebagai Mio Amakura, yang bersama dengan saudari kembarnya, Mayu, tanpa sengaja menemukan sebuah desa yang telah lama hilang. Kenapa mereka bisa menemukan desa yang hilang itu? Itu karena Mayu mencoba mengejar kupu-kupu berwarna merah. Hasilnya, Mayu menghilang dan Mio harus mencari saudarinya di tengah desa yang dipenuhi arwah gentayangan.

Terlepas dari pengaruh mantra atau nggak, kalau dipikir-pikir si Mayu ini nyusahin juga, ya? Hehehe, just kidding.

Well, seperti yang udah dibilang sebelumnya, dalam Fatal Frame kamu harus melawan arwah-arwah itu memakai Kamera Obscura. Dari pendapat pribadi sih, cara ini terasa kurang pas dipakai dalam game horor. Tapi, jangan ragukan nuansa seram dalam game ini. Menyusuri desa yang tiba-tiba muncul di tengah hutan aja udah kerasa menyeramkan, bukan? Apalagi kamu diharuskan memotret hantu dari jarak dekat.

Selanjutnya, mending kamu cek trailernya, deh.

5. P.T. (2014)

P.T._20140814132405
via gamespot.com

Orang-orang sangat menyayangkan ketika mendengar kabar ditariknya P.T. dan batalnya pembuatan Silent Hills.

Yup, P.T. hanyalah Playable Teaser dari Silent Hills, hasil kerjasama Hideo Kojima (sosok di balik kesuksesan seri Metal Gear Solid), sutradara kenamaan Guillermo del Torro (Pan’s Labyrinth, The Devil’s Backbone), dan Norman Reedus (pemeran Daryl Dixon di serial tv The Walking Dead). Hebatnya, meskipun hanya berupa “demo”, game ini bisa membuat orang-orang tegang dan menjerit saat memainkannya.

Sayang beribu sayang, Konami memutuskan untuk memecat Kojima, membatalkan Silent Hills, dan menghapus peredaran bebas P.T., sekaligus mengecewakan banyak orang yang menantikan game berkualitas ini.

Karena hanya berupa teaser, game ini sendiri bisa diselesaikan dalam waktu singkat, dimana kamu diharuskan menyusuri lorong dalam sebuah rumah sembari mencari jalan keluar, secara berulang-ulang! Tapi, jangan mengira lorong ini kosong belaka. Kamu bisa menemukan banyak hal di lorong ini, dijamin.

P_T_Red_Lisa_02
via silenthill.wikia.com

Coba deh, kamu cek trailernya.

Gimana, kamu setuju nggak sama daftar games ini? Kalau nggak, kasih tahu dong games horor lainnya yang bagus.

- Advertisement -
Shares 512

Komentar:

Komentar