Stop Nyalain AC Saat Suhu Mobil Panas. Ini Alasannya!


Di cuaca yang tidak menentu sekarang ini, yang kadang panas kadang ujan bikin badan ikut-ikutan gak menentu juga. Banyak anak-anak kecil maupun orang dewasa sakit karena perubahan cuaca ini. Kalau pas panas, walah panasnya benar-benar cetar deh. Kadang sama temen-temen kita guyonan, “emang ini mataharinya lagi gak ada diskon ya?”

Saat cuaca panas yang super duper hot emang enaknya dengan yang dingin-dingin. Bayangin aja kalau pas lagi panas-panas trus es kelapa di depan mata atau ada yang ngasih buah dingin atau langsung ngadem ke tempat yang ada ACnya. Hmm.. nikmatnya tak terkira!

Tapi ditengah cuaca yang panas ternyata gak cocok buat nyalain AC di dalam mobil secara langsung. Kan sering tuh ketika lagi jalan-jalan trus parkir di tempat panas, begitu balik lagi ke mobil langsung buru-buru nyalain AC. Kipasnya digedein, tingkat kedinginannya juga dimaksimalin, itu semua biar mobilnya cepet dingin.

Kalau kamu termasuk ke dalam golongan orang-orang itu, udah deh mulai dari sekarang, hentikan kebiasaan buruk itu. Karena udara dari semprotan AC yang bercampur dengan udara dalam mobil yang gak bisa keluar itu bisa menyebabkan kanker kalau dihirup.

ac1

Menurut penelitian para ahli, ternyata radiasi sinar matahari itu apabila bercampur dengan bahan-bahan yang ada di dalam kabin mobil seperti plastik, pengharum ruangan, bahan pelapis jok, dapat menimbulkan reaksi kimia yang dapat menghasilkan berbagai zat baru. Salah satunya yang paling berbahaya adalah Benzena.

Taukah kamu apa itu Benzena?

Benzena adalah zat racun penyebab kanker (karsinogen), selain itu juga bisa meracuni tulang-tulang dalam tubuh, bikin anemia dan menurunkan jumlah sel darah putih, bisa bikin keguguran, dan dalam jangka panjangnya, juga bisa bikin leukemia. Sebenarnya AC-nya itu nggak berbahaya, tapi AC ini yang bikin zat-zat kimia berbahaya itu terhirup ke dalam tubuh.

Tingkat Benzena di dalam ruangan yang bisa ditoleransi manusia adalah sebesar 50mg/ft2. Sebuah mobil yang terparkir di dalam ruangan dengan jendela tertutup akan menghasilkan 400-800 mg Benzene. Tapi kalau diparkir di luar ruangan di bawah sinar matahari pada temperatur 15 derajat Celcius ke atas, tingkat Benzena bisa naik hingga mencapai 2000-4000 mg, 40 kali tingkat Benzena yang bisa ditoleransi.

Mulai dari sekarang, kalau kalian parkir di tempat panas, begitu masuk mobil jangan langsung nyalain AC, tapi buka dulu kacanya biar udaranya pada keluar beberapa menit kemudian baru jalan dan setelah itu baru kemudian jendelanya ditutup setelah beberapa menit.

ac2

Mungkin banyak yang baru tau, termasuk saya.. Coba deh diinget-inget, pernah nggak waktu panas dan tiba-tiba nyalain AC, kepala kamu jadi pusing, ngantuk, atau bahkan langsung lemas? Kalau iya, itu efek Benzena-nya. Dalam jangka panjang bahaya banget karena Benzene adalah racun yang bisa mempengaruhi ginjal dan hati, dan sangatlah sulit bagi tubuh untuk membasmi racun-racun tersebut.

Kalau bisa kalau parkir cari tempat yang adem, kalaupun dapetnya tempat parkir yang panas, buka sedikit kaca mobil. Share artikel ini ke saudara, keluarga dan teman-teman tercinta kamu ya, tunjukkan kamu peduli dengan kesehatan mereka.

Sumber : keepo.me

Komentar:

Komentar