Nggak Mau Divaksin, Siswi SD Keluarkan Jurus “Maut” yang Bikin Gurunya Nyilu-Nyilu Gimana Gitu

Kasian banget tuh gurunya...

:

Pemerintah Indonesia kini tengah menjalankan program Imunisasi MR untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Program ini dilaksanakan serentak di pulau Jawa pada bulan Agustus-September 2017. Vaksin MR merupakan kombinasi vaksin Campak/Measles (M) dan Rubella (R) untuk memberikan kekebalan pada penyakit tersebut.

Selain di Posyandu, Puskesmas, dan Rumah Sakit Pemerintah, sejumlah tenaga medis juga datang langsung ke Taman Kanan-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk memberikan vaksin ini secara gratis.

Tak dapat dipungkiri, tentu ada beberapa anak yang tak mau divaksin karena takut dengan jarum suntik. Biasanya, aksi kejar-kejaran antara murid dan guru juga terjadi. Bahkan, tak sedikit pula siswa yang menangis dengan keras padahal jarum suntik belum menyentuh tubuhnya.

Namun, sebuah video tentang pemberian vaksin MR yang beredar di media sosial beberapa waktu belakangan berhasil mengundang tawa netizen.

Dalam video berdurasi 31 detik tersebut, tampak seorang siswi SD menangis sambil lari dari kejaran gurunya. Ia pun memegangi bahunya karena tak mau di suntik.

Disaksikan teman-teman sekelasnya, aksi kejar-kejaran pun terjadi. Hingga akhirnya sang guru yang merupakan pria muda ini berhasil menangkapnya. Guru muda ini berusaha mengajaknya duduk dan menenangkannya.

Tapi, tiba-tiba dengan tenaga terakhir yang dimilikinya untuk melarikan diri, siswi ini menendang tepat mengenai kemaluan sang guru.


Tentu saja tendangan “maut” ini membuat sang guru meringis dan langsung melepaskan pegangannya. Alhasil, siswi yang sudah tertangkap tadi kembali melarikan diri entah kemana.

Video kocak yang bikin ngilu sekaligus ngakak ini pun viral. Netizen berkali-kali membagikannya dan menuliskan komentar seakan mengerti “kesakitan” yang dialami oleh guru pria itu.

Hmm, adeknya siapa sih ini? Meski tak disengaja, caranya untuk melarikan diri benar-benar ampuh!

Berikut videonya:

 

Komentar:

Komentar