Kata Siapa Produk Ini Keluaran Luar Negeri? Justru Produk Asli Indonesia, Lho!


 

Seiring dengan perkembangan pesat di aspek perekonomian dan perdagangan di dunia, Indonesia juga punya segudang kebanggaan yang bisa dibuktikan dengan produktivitas perusahaan-perusahaan lokal dalam mengeluarkan produk asli dalam negeri. Tidak hanya sampai disitu, satu hal yang bisa dibanggakan adalah, produk-produk lokal tersebut kerap kali diasumsikan sebagai produk luar negeri yang dipasarkan di Indonesia. Kenapa? Karena secara ekonomis, brand tersebut memiliki nilai unggul dengan angka penjualan dan kualitas yang tinggi di tengah masyarakat. Apa saja produk  atau brand lokal yang sering dianggap sebagai produk luar itu? Inilah mereka.

 

Lea

Produk-produk denim pada awalnya memang terkenal lahir di negara adidaya, Amerika, yang gencar merilis brand-brand terkemuka dalam bidang fashion. Namun seiring dengan perkembangan ekonomi yang cukup pesat di tanah air, Indonesia kemudian mulai bangkit dengan mengeluarkan juga brand denim yang tidak bisa dianggap sepele kehadirannya, yakni Lea. Brand ini diproduksi oleh perusahaan asal Indonesia yang beroperasi di Tangerang, Banten, yang bernama PT Lea Sanent. Banyak orang menganggap bahwa Lea merupakan brand internasional asal Amerika, namun kita patut berbangga karena Lea merupakan produk asli buatan anak negeri. Produk-produk buatan Lea juga tidak hanya mampu memenuhi pasaran dalam negeri saja, melainkan telah berhasil menembus negara-negara luar seperti Dubai, Korea, Hong Kong.

 

Eiger

Siapa yang tak kenal dengan Eiger?  Brand ini pada awalnya mengeluarkan produk tas bagi para pecinta alam, kemudian berkembang terus-menerus hingga sampai saat ini merilis nyaris semua produk di lini fashion outdoor atau petualang. Lahir di kota Bandung, Eiger mengawali bisnisnya dengan satu toko kecil di jalan Cihampelas. Ternyata antusiasme masyarakat terbilang sangat bagus sehingga semakin lama Eiger semakin berkembang dengan berdirinya outlet-outlet di kota-kota besar di Indonesia. Dengan menggaet komunitas-komunitas pecinta alam dan gencar menjalankan aktifitas-aktifitas promosi dan branding, Eiger semakin dikenal kejayaannya, berkat kualitas dan variasi produk yang patut diacungi jempol. Itu sebabnya banyak masyarakat yang mengira bahwa Eiger adalah brand outdoor internasional, karena perkembangan bisnisnya memang cukup memukau.

 

Bodypack

Sama halnya dengan Eiger, brand ini juga kerap dianggap sebagai brand internasional yang mengepakkan sayap di tanah air, padahal sebenarnya Bodypack adalah merk asli Indonesia yang berasal dari Bandung, dan berada di bawah manajemen yang sama dengan Eiger namun di segmen yang berbeda. Bodypack adalah brand tas yang segmentasinya mengarah pada komunitas digital lifestyle, yakni masyarakat modern yang kerap dekat dengan gadget sebagai device utamanya. Bodypack semakin dikenal karena kebanyakan penggunanya adalah kalangan mahasiswa dan eksekutif muda yang sering menggunakan produk ini sebagai bagian dari outfit of the day ke kampus atau tempat kerja. Dengan kualitas produk yang bagus dan adanya garansi yang semakin memanjakan konsumennya, Bodypack kemudian terus tumbuh dan berkembang pesat di tengah masyarakat sehingga bahkan kerap diasumsikan sebagai produk buatan luar negeri.

 

Terry Palmer

Terry Palmer adalah merek handuk buatan dalam negeri yang diklaim sebagai handuk paling higienis. Meski produksi Indonesia, nama Terry Palmer sudah diakui di kancah internasional dan dunia. Bahkan pada 1988 sudah dipasarkan di Jepang, Eropa, dan Amerika. Produk ini tidak hanya mengedepankan fashion, tapi  kemewahan dan kelembutan. Banyak yang mengira Terry Palmer merupakan brand dari luar, padahal handuk Terry Palmer tersebut diproduksi di Tangerang, di bawah naungan PT.Indah Jaya. Dengan semakin gencar aktifitas promosi dan brandingnya, Terry Palmer juga semakin tersohor sebagai brand berkelas internasional, terbukti dengan kehadirannya sebagai salah satu sponsor utama di ajang pencarian bakat kelas dunia, yakni Miss World 2013. Dalam event bergengsi ini, Terry Palmer secara istimewa menghadirkan produk terbaru berupa handuk Special Edition Miss World 2013. Handuk tersebut didesain secara khusus dengan mahkota putri yang terukir di dalam sentuhan warna dusty pink yang menawan. Motif yang terinspirasi dari mahkota Miss World ini melambangkan keagungan dan kemewahan sang putri. Begitu anggun ketika kilauan cahaya muncul dari untaian batu Swarovski dalam ukiran benang Egyptian Cotton selayaknya mahkota dan putrinya.

 

 

The Executive

Didirikan oleh Johanes Farial dengan nama PT. Delami Garment Industries pada tahun 1979, produk pertamanya adalah men’s trousers dengan label WOOD dan John Far. The Executive lahir justru pada tahun 1984 dengan label Executive 99 dan masih memproduksi men’s trousers. Pada tahun 1987, The Executive mulai mengincar pasar dunia seperti Amerika, Eropa dan Jepang. Brand lokal lainnya yang diproduksi oleh pabrik ini adalah Jockey, Et Cetera, Wrangler, Colorbox, Choya, Tira Jeans, Lee, Billabong. The Executive berkembang dalam bisnis retail fashion yang outletnya tersebar di seluruh kota besar di Indonesia. Dengan kualitas yang sangat mumpuni, sesuai dengan nama brand-nya, The Executive menyusur kalangan eksekutif atau pegawai kantoran yang kerap menggunakan pakaian-pakaian elegan dan mengikuti perkembangan fashion.

 

Peter Says Denim

Berangkat dari keinginan pendirinya Peter Firmansyah untuk menghasilkan produk membanggakan yang bisa dipakai sehari-hari, lahirlah Peter Says Denim pada November 2008. Pria kelahiran Sumedang, 4 Februari 1984 ini membuka usahanya dengan dedikasi penuh terhadap pemanfaatan proses produksi lokal. Kebiasaan Peter mencari baju dan celana di tumpukan kaki lima menginspirasinya untuk menghasilkan produk asli Indonesia bercita rasa internasional. Dan benar saja, Peter berhasil mengembangkan bisnis celana jeans, kaos, dan topi merek Peter Says Denim di Bandung. Produk-produk garapannya memiliki gaya khas yang digunakan para anak muda khususnya anak band. Peter Says Denim menjadi salah satu merek jeans lokal yang mampu disejajarkan dengan produk-produk kelas dunia. Sebut saja saingannya adalah Cheap Monday, Top Shop, bahkan Macbeth.

Komentar:

Komentar