Jumlah Suku Tradisional di Dunia Udah Nggak Banyak, dan Inilah 10 di Antaranya yang Masih Tersisa


Apa kamu pernah membayangkan dilahirkan di lingkungan suku tradisional, yang terisolasi dari kehidupan modern di luar sana, dan masih menganut budaya dan ritual warisan nenek moyangnya?

Mungkin tidak pernah…

Ya, mungkin kita nggak pernah mengandaikan situasi seperti itu karena kita udah terbiasa dengan kehidupan modern. Itulah kehidupan yang kita anggap normal; kehidupan dimana kita dikelilingi teknologi yang serba canggih.

Namun, kita nggak bisa menyingkirkan fakta bahwa masih ada suku di dunia ini yang masih mempertahankan budaya, ritual, dan adat tradisional mereka. Dan berkat usaha dari seorang fotografer bernama Jimmy Nelson (dan berkat teknologi), detik ini juga kita bisa melihat seperti apa 10 suku yang masih sanggup bertahan ini.

1. Suku Asaro di Papua, Indonesia, & Papua Nugini

last-tribes-on-earth-1-asaro-1
via brainberries.co

Kamu bisa liat dari fotonya, orang-orang dari suku ini kerap melumuri tubuh mereka dengan lumpur. Dan topeng-topeng yang ada di genggaman mereka itu biasanya mereka gunakan untuk menakuti-nakuti penduduk di desa lain.

Yah, jangankan mereka. Semua orang pasti kaget bila mendapati seseorang yang memakai topeng menyeramkan tiba-tiba masuk ke rumah.

2. Suku Pemancing Ikan di Tiongkok

last-tribes-on-earth-2-chinese-fishing-tribe
via brainberries.co

Suku ini punya teknik unik dalam menangkap ikan. Pasalnya, nggak ada suku lain di berbagai belahan dunia yang pakai teknik ini.

Jadi, orang-orang di suku ini biasanya ditemani burung dandang yang udah ditanami jerat kawat di sekitar kerongkongannya saat mereka memancing. Tujuannya, biar burung itu nggak memakan ikan buruan mereka.

Hmm, cara alternatif buat yang hobi mancing, nih. Orang lain bawa alat pancing, kamu bawa burung. Gimana nggak gagah…

3. Suku Maasai di Kenya & Tanzania

last-tribes-on-earth-3-maasai-1
via brainberries.co

Kamu mesti jadi pejuang yang gagah berani jika jadi anggota suku ini. Setiap lelaki di suku Maasai bahkan harus memahami makna sebuah tanggung jawab dalam menjalankan perannya sebagai pejuang sekaligus prajurit semenjak mereka masih bocah ingusan!

Seseorang di suku ini harus berpikir keras menemukan alasan kreatif kalau lagi males olahraga kayanya, hehehe.

4. Suku Nenets di Semenanjung Yamal, Siberia, Rusia

last-tribes-on-earth-4-nenets-2
via brainberries.co

Jujur, saya merasa kehidupan yang dijalani suku ini terdengar sangat sulit. Selain hidupnya nomaden, suku pengembala rusa ini juga mesti berhadapan dengan suhu minus 50 derajat di musim dingin. Bahkan saat musim panas pun suhunya hanya naik hingga minus 35 derajat, lho!

Cara hidup yang sulit ini mungkin terasa biasa bagi mereka. Karena itu pula mereka bisa bertahan selama lebih dari satu milenium lamanya di tempat yang dinginnya luar biasa itu.

5. Suku Maori di Selandia Baru

last-tribes-on-earth-15-maori-3
via brainberries.co
last-tribes-on-earth-15-maori-5
via brainberries.co

Layaknya tradisi Yunani kuno, orang-orang Maori memercayai dewa-dewi yang banyak jumlahnya. Selain itu, para leluhur dan segala macam hal supranatural pun diyakini selalu hadir di samping mereka.

Yup, mereka yakin bahwa para leluhur akan membantu mereka saat menghadapi kesulitan.

6. Suku Kazakh yang Menghuni Daerah antara Siberia & Laut Hitam

last-tribes-on-earth-18-kazakh-1
via brainberries.co

Kamu pernah denger kebiasaan berburu+berkuda sambil bawa elang peliharaan? Suku turunan dari pribumi Turkik, Mongol, dan Indo-Iran ini punya kebiasaan keren tersebut, lho. Dan jangan nyangka buruan mereka cuma hewan biasa yang nggak berbahaya. Elang mereka juga bisa berburu serigala!

Saya ulangi sekali lagi, elang berburu serigala. Ngebayanginnya aja keliatan keren, tuh.

7. Suku Mustang di Nepal

last-tribes-on-earth-14-mustang-1
via brainberries.co

Kamu mungkin bakal membantah jika ada orang yang meyakini bumi itu datar. Tapi, itulah yang dipercayai mayoritas orang di suku yang taat dalam urusan agamanya ini; bumi itu datar, bukan bulat.

8. Suku Vanuatu di Kepulauan Rah Lava, Vanuatu

last-tribes-on-earth-9-vanuatu-1
via brainberries.co

Budaya menari udah sangat mengurat akar dalam kehidupan suku Vanuatu. Saking krusialnya, orang-orang dari suku ini bahkan meyakini menari bisa mendatangkan uang dan kekayaan.

Entah bagaimana caranya, atau bisa jadi hal itu jangan diartikan secara harafiah.

9. Suku Rabari di India

last-tribes-on-earth-12-rabari-2
via brainberries.co

Jika dihitung dari sekarang, selama lebih dari satu milenium suku Rabari telah menghuni wilayah barat India. Teritori hunian mereka juga mencakup daerah gurun yang luas.

Satu hal yang paling menonjol dari suku ini adalah kaum wanitanya, yang punya bakat luar biasa dalam teknik menyulam. Nggak tahu tuh, apa mereka buka sentra penyulaman juga nggak?

10. Suku Samburu di Kenya & Tanzania

last-tribes-on-earth-13-samburu-2
via brainberries.co

Suku yang hidup dengan memelihara hewan ternak dan berpindah-pindah tempat selang lima sampai enam minggu sekali. Cara hidup nomaden mereka nggak lain bertujuan agar ternak mereka nggak kelaparan.

Setelah baca daftar di atas, apa kira-kira kamu sanggup menjalani kehidupan seperti mereka?

Sumber: Boldsky

Komentar:

Komentar