Ternyata Ramadhan Itu Punya Beberapa Makna Penting Di Dalamnya Lho.


Mumpung lagi bulan Ramadhan nih, kita cari tahu yuk arti dan makna dari Ramadhan itu sendiri. Karena kata pepatah sih “Nggak kenal maka nggak sayang”, oleh karena itu kita perlu kenal lebih dekat supaya lebih paham dan diharapakan nantinya lebih serius saat menjalani ibadah di bulan puasa ini.

via aimislam.com

Nah, arti kata Ramadhan itu sendiri ada dua, yang pertama “Ramadhan” merupakan bentuk mashdar (infinitive) dari kata ramidhayarmadhu yang berarti membakar, menyengat karena terik, atau sangat panas. Kok namanya seperti itu? Iya, karena pada saat ditetapkan sebagai bulan wajib berpuasa bagi umat muslim, hawa dan cuaca di Jazirah Arab sangat panas, jadi bisa membakar sesuatu yang kering.

Arti yang kedua dari Ramadhan, yaitu ‘mengasah’, karena karena masyarakat Jahiliyah pada bulan Ramadhan mengasah peralatan perang, seperti pedang, golok, dan anak panah, untuk bersiap dalam menghadapi perang pada bulan berikutnya.

Nah, makna tersirat dari kedua arti dari Ramadhan ini yaitu bulan untuk mengasah jiwa, raga, dan hati sehingga diharapkan dapat membakar sifat-sifat tercela dan dosa yang ada di dalam diri kita.

via nozakamaruddin.files.wordpress.com

Selain makna yang disebutkan di atas, Ramadhan juga punya beberapa nama-nama lain yang dinisbatkan oleh para ulama, antara lain.

1. Syahr al-Qur’an (bulan Al-Quran)

Pada bulan Ramadhan inilah Alquran pertama kali diturunkan kepada nabi dan junjungan kita semua, Nabi Muhammad SAW, sehingga ada yang namanya Nuzulul Qur’an. Selain Al-Qur’an, kitab suci yang lain seperti, Zabur, Taurat, dan Injil, juga diturunkan pada bulan yang sama dengan bulan diturunkannya Al-Qur’an.

2. Syahr al-Shiyam (bulan puasa wajib)

Hanya pada bulan ini lah umat muslim seluruh dunia diwajibkan untuk berpuasa menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu selama sebulan penuh. Sarapan diganti makan sahur, makan siang ditiadakan, dan makan malam diganti dengan berbuka.

3. Syahr al-Tilawah (bulan membaca Al-Quran)

Iqro’. Itulah kata-kata yang diucapkan oleh malaikat Jibril AS pada saat malam diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, bulan Ramadhan ini juga disebut sebagai bulan membaca Al-Qur’an atau tadarus.

4. Syahr al-Rahmah (bulan penuh limpahan rahmat dari Allah SWT)

Kamu tidak akan menemukan bulan-bulan lain yang seperti Ramadhan. Hal ini dikarenakan Allah memberi berbagai berkah dan rahmat di bulan Ramadhan. Pahala yang dilipatgandakan dan pintu ampunan yang dibuka lebar adalah sebagian dari berkah dan rahmat yang bisa kita dapatkan di bulan ini. Masih mau menyia-nyiakan bulan Ramadhan?

5. Syahr al-Najat (bulan pembebasan dari siksa neraka)

Nah, selain banyak berkat dan rahmat yang diturunkan pada saat Ramadhan, Allah juga menjanjikan pembebasan diri dari siksa api neraka. Yup, pembebasan bagi mereka yang berpuasa karena iman dan mengharap ridha-Nya. Tidak ada maksud terselubung seperti ingin terlihat baik di mata manusia atau mendapatkan tambahan uang saku di akhir bulan Ramadhan jika puasanya penuh selama sebulan.

Lanjut ke halaman selanjutnya ya.

Komentar:

Komentar