Amazing! Kejeniusan 4 Anak Muda Ini Melebihi Einstein dan Stephen Hawking


Yang SMAnya jurusan IPA pasti tahu deh siapa itu Albert Einstein dan Stephen Hawking. Mereka berdua amat sangat tersohor karena kejeniusannya dan memberikan banyak sumbangan ilmu di dunia teori alam terutama Fisika. Nah kabarnya Einstein dan Hawking memiliki 4 pesaing muda yang katanya kejeniusannya melebihi mereka berdua. Hmmm penasaran sejenius apa sih mereka itu?

1. Sabrina Gonzales Pasterski

Di usia 14 tahun Sabrina sudah mengajukan proposal ke MIT tentang pesawat bermesin tunggal miliknya dan di usia 22 tahun, Sabrina adalah lulusan terbaik MIT dan calon Ph.D di Harvard, amazing sekali bukan? Gadis muda ini sangat mencintai Fisika dan menunjukkan ketertarikan untukhttps://www.selipan.com/wp-admin/post-new.php mengeksplorasi lubang hitam dan ruang waktu. Kamu bisa melihat karya Sabrina melalui website miliknya di PhysicsGirl.

2. Nicole Barr

Di usia 12 tahun, Nicole Barr melakukan Mensa IQ test dan hasilnya menakjubkan, ia memiliki IQ 162 yang berarti ia memiliki IQ lebih tinggi dibanding Einstein. Gadis yang tinggal di Harlow, Essex, Inggris ini bukanlah berasal dari kalangan berada. Ayahnya yang seorang petugas kebersihan merasa bangga bahwa putrinya sangat jenius dan ini membuktikan bahwa kejeniusan tidak memandang status sosial. Nicole pun bercita-cita untuk menjadi dokter saat ia besar nanti.

3. Lydia Sebastian

Satu lagi gadis cilik jenius berusia 12 tahun dari Essex yang memiliki IQ 162, dia adalah Lydia Sebastian. Gadis keturunan India ini memang sudah semenjak lama meminta ayahnya untuk bisa mengikuti test IQ Mensa. Perlu kamu ketahui Mensa adalah organisasi masyarakat intelijen tertua di dunia dan untuk bisa masuk menjadi anggota nilai IQmu harus melebihi 132. Dan Lydia mendapat nilai IQ sempurna 162 melebihi Einstein dan Hawking.

4. Ramarni Wildfred

Dan yang terakhir masih dari Inggris, Ramarni Wildfred yang baru berusia 11 tahun sudah memiliki IQ 162, wow! Kejeniusan Ramarni memang bukan sesuatu yang baru bagi keluarganya, di usia 3 tahun Ramarni sudah lancar membaca dan menulis. Dan ketika ia menulis sebuah essay yang menakjubkan untuk Oxford University, Ramarni pun diminta mengikuti test IQ Mensa dan hasilnya ia meraih angka sempurna 162. Namun dengan kejeniusannya itu Ramarni masih hidup normal seperti anak-anak seusianya yang masih suka bermain dan menonton Disney Channel.

Wow, keren banget kan 4 anak muda tersebut. Jadi penasaran sewaktu di kandungan para ibunya ngasih asupan makan dan minum apa ya anaknya bisa jenius banget.

 

sumber: kaskus.co.id

Komentar:

Komentar