7 Tipe Gombalan Zaman Now, Mulai dari yang Umum sampai yang Absurd

Gombalan di zaman now.

:

Dalam era globalisasi yang membuat dunia semakin terintegrasi ini, menggombal sudah jadi salah satu cara yang umum buat meluluhkan hati gebetan. Tapi perlu diingat, gombal nggak sama dengan pujian. Gombal itu sifatnya lebih menghibur dari pujian. Kalau pujian bikin hati gebetan kamu berbunga-bunga, gombalan bisa bikin pujaan hati kamu ketawa (atau malah jadi illfeel). Karena pada dasarnya, gombalan itu nggak lebih dari sekadar omong kosong belaka, bullshit!

Nah, kayaknya di era media sosial sekarang, semakin banyak orang-orang yang menebar rayuan gombal (baca: omong kosong) buat menarik perhatian lawan jenis. Sepengamatan saya, ada 7 tipe gombalan yang biasa dilakukan orang-orang zaman sekarang. Coba simak deh, siapa tahu kamu juga termasuk perayu dengan tipe gombalan maut yang sama kayak daftar berikut.

Lalu apa hubungannya globalisasi dengan gombalan? Nggak, nggak ada hubungannya.

1. Gombalan nggak langsung

via giphy.com

Gombalan ini biasa dipakai cowok/cewek yang lagi mengincar seseorang tapi malu buat ngobrol dan merayunya secara langsung. Alhasil, hasrat terpendamnya itu dia lampiaskan di status media sosial.

Misalnya pas ketemu gebetan di warung, dia nggak berani ajak ngobrol. Tapi setelah pulang ke rumah, di medsos dia pasang status begini:

“Jujur, saking cantiknya aku nggak bisa berkata apa-apa pas kita ketemu di warung Pak Emon tadi”

Atau pas nggak sengaja ketemu gebetan di mal dan nggak berani nyapa atau ngajak ngborol, tiba-tiba di Facebook pasang status:

“Semoga suatu saat kita bisa bertemu lagi, wahai malaikat.”

Bisa juga status-status yang lebih sederhana tapi orang yang digombalinnya tetap nggak disebut:

“Kamu ganteng/cantik banget!” atau, “Hai apa kabar kamu yang di sana? Semoga bahagia selalu ya!”

Gombalan anonim kayak di atas memang ampuh banget… buat bikin para netizen kepoin masalah kamu. Sementara itu gebetanmu mungkin cuek bebek aja baca status yang nggak jelas kayak gitu.

2. Gombalan ‘punya kemiripan = Jodoh’

via tinderseduction.com

“Lho, kok kita bisa ketemu di sini ya? Kayaknya kita jodoh deh”

Gombalan semacam ini punya rumus yang khas: Mirip = Jodoh. Tapi itu nggak lebih dari sekadar akal-akalan para penggombal. Hobi yang sama, lagu favorit yang sama, atau nggak sengaja ketemu di tempat yang sama, sering dijadikan alasan buat bisa ngegombalin gebetan. Yaa… asal jangan terkesan maksa, gebetan nggak bakal merasa risih sama omong kosong kamu.

Contoh gombalan yang maksa banget: “Oh, kamu juga bisa bernafas, jangan-jangan kita jodoh?”

3. Gombalan orang kaya

via dreamstime.com

Orang kaya nggak perlu ngegombal buat bikin gebetannya tertarik, apalagi harus mikir buat nulis kata-kata puitis. Cukup bilang, “Kamu mau beli apa beb? Tinggal pilih aja.”

Ini memang bukan gombalan sih, tapi entah mengapa seringkali cara ini berhasil buat bikin gebetan nyantol ke si orang kaya. Kira-kira kenapa ya? Hmm…

Nggak sedikit juga sih orang kaya yang ngerayu gebetannya pakai kata-kata romantis. Tapi tetap masih kalah manjur dibanding cara klasik di atas.

4. Gombalan cowok miskin

via pl.freepik.com

Cowok yang (pura-pura) nggak punya duit biasanya pandai menyulap ‘kemiskinannya’ jadi kata-kata romantis. Tapi kalau berurusan dengan gebetan yang agak matre, kata-kata romantisnya malah bisa bikin illfeel. Misalnya kayak gini:

“Aku tak punya apa-apa selain cinta yang seluas samudra dan setinggi gunung Himalaya!”

“Apa? Coba ulangi lagi”

“Aku tak punya apa-apa…”

“Stop! Mulai sekarang jangan deketin aku lagi!”

5. Gombal bahasa Inggris tapi nggak tahu artinya

via bogor.tribunnews.com

Biasanya anak-anak remaja yang suka ngelakuin hal ini. Bahasa Inggris memang sering dianggap keren sama kalangan. Nggak heran kalau banyak orang yang pakai bahasa Inggris ngasal tanpa tahu arti dan maknanya, terutama pas lagi gombalin gebetan.

Everywhere I go, everything I do, I always thinking about you.

“Uh, so sweet! Emang apa artinya?”

“Hehe, nggak tau, dapet dari internet. Intinya, gue selalu mikirin lo, gitu.”

Dasar bocah nggak tau malu…

6. Gombal ke orangtua pacar

via bisocialnews.com

Ide ngegombalin calon mertua berdasarkan pekerjaan ini memang agak absurd, tapi ‘kan siapa tahu bisa meluluhkan hati ayahnya si pacar. Kalau menurut kamu cocok, boleh lah dicoba.

Dokter

Calon mertua: “Pengen nikah sama putri saya, memang kerjaan kamu apa?”

Si Cowok: “Dokter bedah om, saya bakal menjaga keutuhan organ dalam anak om, terutama hatinya.”

Calon mertua: “Hmm… boleh juga.”

Detektif

Calon mertua: “Pengen nikah sama putri saya, memang kerjaan kamu apa?”

Si Cowok: “Detektif om, saya akan memecahkan semua misteri yang mengusik rumah tangga saya dengan anak om.”

Calon mertua: “Wow, oke!”

Petani

Calon mertua: “Pengen nikah sama putri saya, memang kerjaan kamu apa?”

Si Cowok: “Petani om, saya bakal merawat benih-benih cinta yang tumbuh dari akar sampai pucuknya, om.”

Calon mertua: “Gokil!”

Apa kamu punya ide gombalan yang nggak kalah absurdnya? Sabar, daftarnya belum selesai.

7. Gombalan lirik lagu

via yourtango.com

Gombalan ini kayaknya udah umum banget ya. Disebut juga gombalan copy-paste, soalnya gampang banget. Tinggal nyomot lirik lagu di internet terus kirim ke gebetan. Waktu masih remaja dulu, saya juga pernah ngirim lirik lagu romantis ke gebetan saya. Maklum lah, namanya juga cinta monyet.

Lirik lagu yang dijadikan gombalan ini disesuaikan dengan situasi percintaan. Misalnya kalau lagi galau pasang lirik lagu Adele di status medsos, atau ngirim lirik lagu The Cure kayak di atas buat gebetan.

Hayo, kamu juga pernah ‘kan ngegombalin pujaan hati pakai lirik lagu?

Buat yang sering digombalin coba lebih hati-hati lagi ya. Gombal itu sifatnya nggak selalu serius, cuma omong kosong doang. Jadi nggak usah baper kalau kamu digombalin sama gebetan, kecuali kalau bentuk rayuannya berupa pujian.

 

61 Shares

Komentar:

Komentar