Sering Dianggap Karya Horor Terbaik, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Tahu tentang Suspiria

Witch!

:

Saat kamu punya waktu luang, coba deh sesekali tanyakan ke pencinta horor yang menghabiskan masa mudanya di tahun 70an. Tanyakan pada mereka, “Apa film horor dari tahun 70an yang paling direkomendasikan buat ditonton?”

Mungkin mereka bakal menjawab Suspiria. Yup, nggak sedikit lho orang yang menganggap film yang disutradarai oleh Dario Argento tersebut sebagai salah satu karya horor terbaik pada masanya, atau bahkan hingga saat ini.

Kini, empat dekade setelahnya, film yang juga mendapat status cult di kalangan horror freak ini mendapat sentuhan remake dari Luca Guadagnino, sutradara yang sebelumnya sukses membesut Call Me by Your Name (2017).

Nah, sebelum kamu menyaksikan adaptasi ulangnya tersebut, ada beberapa hal menarik yang perlu kamu ketahui terkait film Suspiria versi originalnya.

1. Diinspirasi dari kisah nyata

via tracksandfields.com

Suspiria mengisahkan tentang sebuah sekolah tari yang menyimpan banyak keganjilan terkait sekte ilmu hitam. Kalau kamu merasa premisnya terbilang klise untuk film horor, kamu seenggaknya harus tahu kalau cerita tersebut justru terinspirasi dari kisah nyata.

Daria Nicolodi yang menjadi salah satu penulis cerita mengungkapkan bahwa neneknya pernah pergi ke sebuah sekolah asrama hanya untuk menyelidiki jika praktik ilmu hitam benar adanya. Latar belakang cerita itulah yang akhirnya membuat Daria menulis cerita Suspiria.

2. Mitologi Three Mothers dari penulis Inggris

Unsur penyihir dalam Suspiria berasal dari mitologi Three Mothers, yang sebelumnya diungkapkan oleh penulis Inggris bernama Thomas De Quincey. Dalam bukunya yang berjudul Suspiria De Profundis, Quincey mengungkapkan konsep Three Mothers merupakan gambaran dari penyihir kuat yang tinggal di berbagai belahan dunia dan berpengaruh pada kehidupan manusia.

3. Bagian dari trilogi

Karena menyinggung konsep mitologi Three Mothers tersebut, Suspiria sebenarnya merupakan film pertama dari sebuah trilogi yang dibuat Argento. Bagian keduanya yang berjudul Inferno dirilis di tahun 1980, dan bagian ketiganya baru dirilis di tahun 2007 dengan judul The Mother of Tears.

Salah satu adegan dalam Suspiria versi 1977/via screenmusings.com

4. Film yang awalnya dicaci kritikus

Walaupun dianggap sebagai salah satu film horor terbaik, pada saat pertama kali dirilis di tahun 1977, Suspiria justru mendapat kritik tajam meski perolehan box office-nya menguntungkan. Saat itu, Suspiria dianggap kurang menarik karena ceritanya dianggap nggak masuk akal.

5. Scoring musik ikonik

Hal ikonik lain tentang Suspiria adalah musik scoring yang membangkitkan bulu roma. Theme song tersebut dihasilkan oleh grup band Italia bernama Goblin yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Argento di film Deep Red.

Karena Argento menginginkan musik orisinil yang belum pernah terdengar familiar, Goblin melakukan inovasi dalam penciptaan musik selain menggunakan instrumen rock standar mereka. Goblin menambahkan latar musik gelas plastik untuk efek gema, suara benda metal yang dipukul, hingga bisikan suara.

Hasilnya? Anthem ikonik!

Dari versi original menuju remake

Cukup menarik bukan fakta-fakta mengenai Suspria di atas? Meskipun begitu, biar lebih mantap, kamu juga harus tahu 3 fakta lain menyangkut Suspiria versi remake.

1. Dibintangi oleh aktris yang sama

Aktris Jessica Harper/via imdb.com

Jessica Harper yang didapuk menjadi pemeran utama dalam versi original Supiria kembali dilibatkan dalam produksi remake. Namun kali ini perannya bukanlah sebagai karakter utama, melainkan hanya pendukung dengan memerankan karakter bernama Anke. Karakter utama dalam versi remake diperankan aktris Dakota Johnson yang sebelumnya dikenal luas lewat trilogi Fifty Shades.

Ngomong-ngomong soal Dakota Johnson…

2. Ia sampai melakukan terapi setelah proses syuting selesai

Aktris Dakota Johnson/via geektyrant.com

Dalam salah satu wawancara, Dakota Johnson mengaku ia sampai harus pergi ke terapis untuk memulihkan kesehatan mentalnya. Menurutnya, jalan cerita Suspiria yang dihadirkan Luca Guadagnino sangatlah gelap dan membuatnya kesulitan untuk berpikir jernih.

Ini nih… ini yang bikin saya jadi makin penasaran buat nonton Suspira.

3. Dario Argento tak suka karyanya dibuat ulang

Dario Argento bilang saat diwawancara kalau ia sama sekali nggak dilibatkan dalam produksi remake Suspiria. Ia pun menambahkan, upaya untuk membuat ulang film tersebut hanyalah sekadar reka ulang, usaha yang sia-sia.

Tapi yang harus diingat, wawancara itu dilakukan di tahun 2016. Entah bagaimana tanggapan Argento saat ia nonton remake dari Guadagnino. Itu juga kalau ia nonton sih.

Itulah beberapa fakta tentang film Suspiria yang banyak dianggap sebagai salah satu karya horor terbaik. Kamu udah nonton versi originalnya, belum?

9 Shares

Komentar:

Komentar