Review 3 Emulator Android Terbaik Untuk Gaming, Download Disini!

Hanya satu yang terbaik

Kalau kamu punya laptop atau PC yang bisa dibilang cukup layak untuk menjalankan emulator android untuk gaming, mending pakai itu aja daripada menggunakan ponselmu untuk bermain game. Selain lebih awet baterai, kontrolnya pun bisa kamu atur dengan menggunakan mouse/keyboard atau joystick USB. Nggak perlu beli joystick tambahan, kan?

Nah, dari berbagai emulator yang ada, kali ini penulis akan mencoba memberikan insight atau review singkat seputar 3 emulator android yang cocok untuk gaming, yaitu Memu, BlueStacks, dan Nox, yang pernah dicoba untuk memainkan game Lineage 2 Revolution.

via l2.netmarble.com

Oh iya, laptop yang dipakai untuk mencoba 3 emulator android ini menggunakan OS Windows 10 Pro 64-bit, RAM 16GB, dan VGA NVIDIA GeForce GT 635M 2GB.

Untuk aspek yang dibahas di sini adalah performa, kemudahan key mapping, dan grafik.

Memu

via youtube.com/watch?v=PSsa0XqFP-M

Pada emulator android pertama ini kita bisa memilih jenis ponsel, jumlah cpu, dan RAM. Ketika dijalankan pada pengaturan default, untuk performa sendiri so-so, nggak terlalu bagus tapi juga nggak jelek-jelek amat, hanya saja kadang grafiknya jadi aneh. Masa kulitnya elf bisa jadi gelap pada saat pemilihan karakter (ngga sempet discreenshot, udah diuninstall juga).

Untuk keymapping atau kontrol menggunakan keyboard sendiri kalo Memu nggak ada masalah sih. Yang bermasalah itu gamenya sering nutup sendiri secara tiba-tiba. Bayangkan pas lagi seru-serunya war 30 vs 30 di Open Fortress Siege atau war clan di Castle Siege dan Fortress Siege terus nutup. Kan sueee!!! Nggak tahu kalo game lain ya.

BlueStacks 3

via teamandroid.com

Untuk urusan game, BlueStacks 3 bisa dibilang paling mantap dari segi performa dan grafik. Di situsnya sendiri, dia mencantumkan perbandingan Antutu Benchmark Testing antara BlueStacks 3 dan emulator lain seperti KOplayer, Memu, dan Nox dan BlueStacks 3 menempati posisi pertama.

Nyatanya ketika dicoba dengan pengaturan default, grafik yang ditampilkan emang kece abis dan nggak mengalami lag sama sekali. Selain itu, ketika dicoba menjalankan multi-instance (2 emulator yang berjalan bersamaan), juga nggak ada kendala yang berarti. Smooth. Gamenya juga nggak sering nutup sendiri seperti Memu.

Hanya saja, nggak ada yang sempurna. Keymapping di BlueStacks 3 sering banget bermasalah, kadang WASD nggak bisa digerakkan sama sekali. Dan entah kenapa hanya WASD-nya aja. Untuk mapping yang lain nggak ada masalah. Mungkin ada yang tahu solusinya?

Nox

via blogosoft.com

Our savior! Untuk urusan grafik bisa disetarakan lah sama BlueStacks 3, meski secara performa masih di bawah BlueStacks 3. Dengan pengaturan default, masih ada sedikit lag, apalagi kalau di tempat yang rame. Kalau dibuat multi-instance, bisa bikin laptop hang dan proses CPU di task manager stabil di 100% terus, sehingga harus dilakukan pengaturan khusus.

Gamenya juga nggak sering nutup sendiri seperti Memu, kalau setiap hari dipakai, paling seminggu bisa dua kali kayak gitu. Untuk keymappingnya juga lancar tak ada kendala.

Jadi dari 3 emulator android tersebut mana yang paling disarankan? Kalau penulis sih sampai sekarang masih menggunakan Nox karena jarang nutup sendiri dan kontrol ngga ada kendala walau sebenernya lebih demen pake BlueStacks 3, tapi ya itu tadi, WASD nya kadang nggak jalan. Masa harus pake mouse untuk gerakin analognya.

Oh iya, untuk pengaturan multi-instance Nox mau dibagi nggak? Yang mau jawab di kolom komentar, ya. Kalau rame nanti bakal dibuatin artikelnya. Sekalian kalau ada yang tahu cara benerin keymap BlueStacks 3 bisa tolong dibagi di kolom komentar, ya.

- Advertisement -
6 Shares

Komentar:

Komentar