Shazam!: Wajah Superhero Baru yang Bakal Menyelamatkan Reputasi World of DC

Ayo World of DC, kamu bisa menyaingi MCU(?)

:

Siapa yang menyangka kalau Warner Bros dan DC Entertainment menerima sambutan hangat kala menampilkan Wonder Woman 1984, Aquaman, dan Shazam! di San Diego Comic Con.

Ya, hal ini menjadi permulaan yang baik bagi World of DC untuk memperbaiki citra buruk mereka atas kegagalan Justice League. Dengan minimnya kejutan baru dari MCU di SDCC tahun 2018 ini, Warner Bros sukses memaksimalkan kesempatan untuk mendapat sorotan para penggemar film superhero saat ini. Dan dari ketiga film yang ditampilkan di panel DC dan WB, salah satu film yang paling menyedot perhatian adalah Shazam!

Berbeda dengan Wonder Woman atau Aquaman, Shazam! atau disebut juga Captain Marvel adalah superhero yang nggak masuk jajaran A-list superheroes (atau karakter paling penting) di komik DC. Tapi itu nggak menghalangi film arahan David F. Sandberg ini untuk mendapat apresiasi yang cukup besar dengan menampilkan sesuatu yang baru dan lucu. Coba saja kamu lihat teaser trailer pertamanya.

Lalu, siapakah sosok Shazam! ini?

Shazam! sebetulnya adalah seorang pemuda biasa bernama asli Billy Batson. Uniknya, dia mendapat kemampuan berubah menjadi superhero dengan mengucapkan mantra layaknya di Kamen Rider. Kalau Kamen Rider terkenal dengan kata Henshin, Batson berubah dengan mengucapkan SHAZAM!

Nggak begitu spesial sih mantra yang diucapkan oleh Batson. Tapi untuk urusan kemampuan, dia termasuk salah satu superhero yang cukup kuat. Kemampuan dari enam immortal elders (Solomon, Hercules, Atlas, Zeus, Achilles, dan Mercury) diwarisinya sekaligus.

Kalau kamu nggak tahu enam nama tersebut, mereka itu adalah sosok bersejarah lho: Solomon, putra raja yang memiliki sifat bijaksana; Hercules, putra dewa Yupiter dari mitologi Yunani yang memiliki kekuatan dewa; Atlas, putra dari Titan Iapetos dan Okeanid yang kuat secara daya tahan dan kekebalan; Zeus, raja para dewa dalam mitologi Yunani; Achilles, pahlawan Yunani yang gagah berani; serta Mercury, seorang dewa penjelajah Romawi kuno.


via nerdist.com

Balik lagi ke film Shazam!, bila kamu merasa beberapa film DCEU terakhir terkesan serius, kelam, dan cukup membosankan, film ini kayaknya bakal mengubah citra DCEU jadi lebih ringan deh. Apalagi setelah melihat pembawaan dari Zachary Levi saat berakting sebagai Shazam!. Saya bisa merasakan apa yang Levi bilang bahwa film ini bakal punya cerita mirip Big, namun dengan menyisipkan tema superhero di dalamnya.

via batman-news.com

Yup, film superhero memang nggak melulu fokus pada aksi saja. Beberapa film superhero mendapat popularitas justru karena menonjolkan sisi komedi di dalamnya. Sebut saja Deadpool atau Guardian of the Galaxy. Berkat dialog konyol dan ulah kocak karakternya, kedua film tersebut sukses menyajikan nuansa yang lebih hidup dan segar.

Formula ini ‘pun sebetulnya sukses digunakan saat Taika Waikiki ditunjuk jadi sutradara Thor: Ragnarok. Thor yang awalnya terkesan serius dikemas menjadi lebih ringan dan menghibur lewat adegan-adegan lucu yang disajikan. Saya bahkan jamin kamu  yang kurang mengikuti film-film dari Marvel bakal menyukai Thor: Ragnarok.

via universalmovies.it.com

Singkat kata, kalau memerhatikan kesuksesan film superhero dari Marvel, Shazam! punya potensi yang cukup besar untuk menggaet penggemar baru World of DC.

Bersama dengan Aquaman, usaha World of DC untuk menarik minat penggemar film superhero menjadi terbuka lebar. Dan kita sebagai penonton ‘pun nggak akan rugi kalau punya lebih banyak opsi film superhero yang bisa ditonton.

Shazam! akan dirilis pada tanggal 5 April 2019, bertepatan dengan jadwal paling sibuk film superhero di tahun 2019. Film ini akan bersaing dengan Captain Marvel (8 Maret 2019) dan sekuel Infinity War (3 Mei 2019) yang dirilis dalam waktu yang berdekatan.

Hmm… Jadi semakin menarik bukan? Menurut kamu apakah Shazam! mampu bersaing dengan dua film Marvel tersebut, sekaligus menyelamatkan reputasi buruk film adaptasi komik DC selama ini?

Komentar:

Komentar