Review The Spy Who Dumped Me (2018), Action dan Komedi yang Tampil Imbang Sekaligus Menghibur

via ew.com

:

Setelah disuguhi kisah mata-mata dalam Mission: Impossible – Fallout di bulan Juli, bulan Agustus lagi-lagi dihiasi dengan film spionase yang mengambil judul The Spy Who Dumped Me. Berbeda dengan Fallout yang tampil serius, The Spy Who Dumped Me nyatanya adalah film komedi yang dibalut unsur agen mata-mata.

The Spy Who Dumped Me bukanlah film mata-mata komedi pertama yang dibuat. Beberapa film dengan tema sejenis sudah banyak dirilis, dan bahkan menghasilkan karakter yang sama ikoniknya dengan James Bond. Kamu mungkin ingat dengan Austin Powers, Johnny English, atau Inspector Clouseau.

Dan kini, The Spy Who Dumped Me juga berpotensi menawarkan suatu kelebihan, mengingat kedua pemeran utamanya adalah wanita. Coba ingat-ingat, apakah ada film bertema sama dengan tokoh utama wanita selain Charlie’s Angels?

Sinopsis

The Spy Who Dumped Me (TSWDM) menceritakan tentang Audrey (Mila Kunis) yang baru diputuskan begitu saja oleh pacarnya, Drew (Justin Theroux). Suatu hari, Audrey didatangi oleh pria misterius yang mencari keberadaan mantan pacarnya. Siapa sangka jika sang mantan pacar Audrey itu ternyata adalah agen mata-mata CIA yang sedang diburu oleh banyak pihak karena menyimpan sebuah benda. Dan coba tebak di mana agen CIA ini menyimpan benda tersebut? Yup, dia kebetulan memberinya ke Audrey.

Audrey yang nggak tahu apa-apa akhirnya malah ikut diburu. Dibantu oleh sahabatnya, Morgan (Kate McKinnon), keduanya lalu berusaha menyelamatkan diri sambil mencari tahu kenapa benda yang disembunyikannya tersebut jadi incaran banyak orang.

Dua sahabat yang berusaha menyelamatkan diri dengan riang gembira/via adviseshow.com

Unsur aksi dan komedi yang tampil imbang

Menghadirkan unsur spionase, TSWDM ternyata berhasil menghadirkan adegan aksi yang sukses memukau mata. Baku tembak? Ledakan eksplosif? Sebut saja apa namanya, semuanya ada di film ini. Adegan-adegan aksi khas film mata-mata bahkan langsung disajikan sejak film dimulai. Sesaat saya malah merasa lagi nonton film aksi beneran, bukannya film komedi.

Unsur spionase makin diperkental dengan banyaknya lokasi yang digunakan sebagai latar. Layaknya film spionase yang mengharuskan sang agen berkeliling tempat, TSWDM juga mengajak penonton melintasi benua Eropa dengan mengunjungi beberapa negara dan kota seperti Austria, Praha, hingga Amsterdam.


Tapi karena ini adalah film komedi, beberapa aksi spektakuler yang dihadirkan pun tampil nggak jauh dari elemen komikal. Entah berapa kali saya tertawa melihat aksi Audrey dan Morgan dalam menghindari para penjahat, seperti saat mereka menyelamatkan diri di dalam restoran hingga kejar-kejaran menggunakan mobil.

via time.com

Ya, balutan aksi dan komedi yang diusung TSWDM berakhir dengan sama baiknya untuk memanjakan penonton. Kamu dapat melihat banyak adegan aksi bertebaran sambil bisa ikut tertawa melihat kelakuan konyol kedua bintang utamanya.

Mila Kunis meredup, Kate McKinnon meroket

Menghadirkan film dengan genre komedi bukanlah hal yang gampang. Menyelipkan punchline dalam dialog hingga menghadirkan adegan komikal nggak selamanya bisa bikin penonton bisa tertawa begitu saja. Untungnya TSWDM bisa tampil dengan cukup baik dalam porsi komedinya, meski ada sedikit pengecualian.

Ya, entah kenapa keberhasilan sisi komedi dalam film ini terasa terselamatkan oleh sosok Kate McKinnon dibanding Mila Kunis sebagai bintang utamanya. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat McKinnon dikenal luas lewat aksi komedinya dalam sitkom Saturday Night Live.

via ew.com

Tapi di sisi lain, genre komedi sendiri sebenarnya bukanlah hal baru bagi Mila Kunis. Sebelumnya dia pernah sukses membintangi genre setipe dalam Friends with Benefits dan Bad Moms. Tapi performanya kali ini malah tertutup dengan pesona McKinnon yang bisa tampil dengan lebih natural.

Saya jadi penasaran apa TSWDM bisa tampil sama lucunya kalau nggak ada nama Kate McKinnon?

Film awal Agustus 2018 yang cukup menghibur

Kalau mau jujur, TSWDM mennyimpan banyak pertanyaan tak terjawab dan plot hole di dalamnya. Beberapa karakter pendukung yang muncul pun nggak dieksplorasi dengan maksimal. Bahkan ada satu karakter yang membingungkan karena hanya tampil membelakangi penonton.

Sisi komedi dalam wujud orangtua Morgan juga sebenarnya bisa diulas lebih dalam karena berpotensi memberikan efek gelak tawa yang sama kuat seperti kelakuan anaknya. Tapi ya mungkin semua karakter tambahan itu kurang dieksplorasi karena film ini memang lebih difokuskan pada hubungan Audrey dan Drew.

Cewek mana yang nggak bete diputusin cowok model begini via chat?/via collider.com

Dengan jalan cerita serta premis yang ketebak, seenggaknya The Spy Who Dumped Me bisa hadir dengan cukup menghibur untuk sekadar membuat penontonnya tertawa tanpa harus memikirkan aspek minor sepanjang film.

Toh, film komedi dibikin untuk membuat penontonnya tertawa tanpa harus berpikir tentang hal-hal berat ‘kan?

Tyo :Cinephilia. Procaffeinating. Tumbler collector.