Review Hanum & Rangga: Isu yang Ditawarkan Menarik, Penyelesaiannya Cenderung Konyol

Menjadi hebat tidak diukur dengan menjatuhkan orang lain

“Akankah dunia lebih baik tanpa Islam?”

Itu adalah suatu pertanyaan besar dan mengusik nurani. Siapa yang bisa menjawab, membuktikan, atau membantahnya? Adalah Hanum Rais, seorang jurnalis muslim dan cerdas yang ingin membuktikan pada orang-orang di luar sana bahwa dunia akan lebih baik dengan Islam. Caranya?

Yuk kita simak kisahnya dalam Hanum & Rangga, film yang mengisahkan usaha Hanum Rais untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Isu yang ditawarkan selalu menarik

Tentu bukan hal yang mudah bagi Hanum untuk memperjuangkan citra Islam di negeri yang warga Islamnya jadi minoritas. Namun, ia beruntung karena selalu menemukan materi-materi yang menarik untuk tulisannya. Sama seperti empat seri sebelumnya, Hanum & Rangga pun memiliki materi yang menarik.

Kali ini isu yang diangkat adalah mengenai proses ‘di balik layar’ sebuah berita yang lebih sering mengedepankan share dan rating. Menurut saya, ini adalah isu yang paling menarik dibandingkan dengan film sebelumnya. Mengapa? Karena isu tersebut dekat dengan keseharian tokoh utama yang merupakan jurnalis.

Diceritakan Hanum (Acha Septriasa) mendapat kesempatan magang di GNTV (Global New York TV), sebuah media ternama di New York. Pemimpin media ini, Andy Cooper (Arifin Putra), memilih Hanum karena terpesona akan artikel yang ditulisnya mengenai sosok Azima Husein dan Philipus Brown sebagai korban tragedi 9/11 di WTC. Kisah ini diceritakan di seri sebelumnya, Bulan Terbelah di Langit Amerika. Selain itu, Cooper adalah idolanya Hanum. Maka tak heran Hanum begitu berambisi agar bisa menjadi bagian dari GNTV.

Bagi media, rating adalah Tuhan/via youtube.com

Formula konflik suami-istri yang sudah usang

Ambisius seorang Hanum dalam menggapai impiannya selalu terbentur konflik dengan suaminya, Rangga Almahendra. Rangga yang kali ini diperankan oleh Rio Dewanto (empat seri sebelumnya oleh Abimana Aryasatya), masih diceritakan sebagai seorang suami yang sabar dan peduli pada karier sang istri. Meski terkadang ia harus mengalah pada kepentingannya, termasuk disertasinya yang sejak 2013 tidak pernah selesai.

Jadi jangan heran kalau filmfilm Hanum akan selalu diisi oleh pertengkaran antara Hanum yang egois dan Rangga yang penyabar. Dan yang disayangkan, dialog-dialog tentang peranan suami-istri yang hadir di Hanum & Rangga nyaris tak berkembang dari film sebelumnya. Terlebih dengan hadirnya tokoh Iis (Ayu Dewi) yang menyebabkan Hanum cemburu pada Azima (Titi Kamal). Alih-alih dibuat sebagai peran komikal, hadirnya Iis malah terkesan berlebih dan nggak relevan dengan perkembangan karakter utama.

Beruntung, Acha Septriasa masih memerankan Hanum Rais dengan begitu baiknya. Isak tangis Acha adalah kunci agar film ini bisa dinikmati dengan khidmat.

Apa pentingnya Ayu Dewi ya di sini? Secara WhatsApp kan sudah ada fitur Delete Message/via youtube.com

Penyelesaian yang cenderung konyol

Isu media yang dilatari dengan konflik suami istri tersebut ternyata membawa Hanum & Rangga pada akhir yang tak semenarik tawarannya. Alih-alih menjawab pertanyaan yang menjadi isu besar dalam film ini, Hanum & Rangga malah menyajikan twist ala-ala film religi MD Pictures sebelumnya. Menyaksikan solusi yang ditawarkan Hanum & Rangga, sama gelinya ketika saya menyaksikan solusi operasi tukar wajah di Ayat-Ayat Cinta 2.

Penasaran nggak gimana akhirnya?

Acha mah totalitas mulu/via youtube.com

Posisinya di Hanum Cinematic Universe?

Hanum & Rangga masihlah terasa koheren dalam penceritaannya. Akhir yang konyol pun masih bisa dimaklumi jika dibandingkan dengan seri Bulan Terbelah di Langit Amerika yang lebih banyak diselesaikan oleh kebetulan semata. Tapi jika dibandingkan dengan seri 99 Cahaya di Langit Eropa, Hanum & Rangga masihlah jauh di bawahnya. 99 Cahaya terasa lebih tulus dan ikhlas dalam memperjuangkan citra Islam, tidak berlebihan dan tidak bombastis.

Apa mungkin aku yang salah ya mas, kata Hanum. Lha emang iya, kok nggak nyadar ya / via youtube.com

Jika tidak berharap film ini mengupas lebih dalam menjawab pertanyaan besarnya, Hanum & Rangga masih bisa dinikmati berkat lagu Krisdayanti yang mengalun indah serta penampilan Alex Abbad yang mampu membuat senyum merekah.

- Advertisement -
Shares 27

Komentar:

Komentar