Merunut 9 Film Fast and Furious, Mulai dari yang Kurang sampai Bagus Banget

Kebut boskuuu!

:

Setelah kehadiran Hobbs and Shaw di bioskop, saya jadi menyadari sesuatu hal yang menarik. Ternyata film-film franchise Fast & Furious lumayan banyak juga jumlahnya. Selama 15 tahun ke belakang sudah ada sembilan film yang diproduksi. Jumlah film franchise ini malah udah bisa menyaingi Harry Potter ini mah!

Tapi dengan jumlah film sebanyak itu, saya juga menyadari hal lain: Ternyata nggak semua film Fast & Furious itu bagus. Nah setelah memilih dan menimbang, berikut daftar film Fast & Furious dari yang kurang bagus sampai yang bagus banget versi saya.

9. Fast & Furious (2009)

Universal Studios

Walaupun film ini sukses menyelamatkan keseluruhan franchise ini dari nasib berpindah format jadi straight to DVD, pada kenyataannya film ini memang nggak bagus. Faktor yang paling jelas karena penggunaan CGI yang berlebihan dan kurang rapi.

Tata aksinya pun seperti kurang digarap dengan serius. Saya masih belum lupa dengan adegan ketika Dom masih bisa selamat dari tabrakan yang dahsyat. Dia masih hidup lho! Seingat saya ini film action yang karakternya manusia biasa, bukan superhero.

Tapi yaaah, walaupun secara keseluruhan Fast & Furious nggak bagus, kita masih harus berterima kasih pada film ini. Kalau film ini nggak dibuat, mungkin kita nggak akan lagi melihat film-film Fast & Furious selanjutnya.

8. 2 Fast 2 Furious (2003)

Universal Studios

Kalau misalkan saya adalah kurir narkoba kelas kakap, saya pasti akan melakukan tugas dengan sebaik dan serahasia mungkin. Yang saya angkut narkoba lho, bukan bahan baku cireng atau cimol.

Maka dari itu saya nggak habis pikir dengan logika karakter antagonis di film ini. Dia memindahkan barang seperti narkoba menggunakan kendaraan yang bentuk dan warnanya mencuri perhatian. Ambyar dong. Itu yang saya rasa kenapa 2 Fast 2 Furious jadi kurang bagus. Detail ceritanya terlalu konyol.


Tapi ya sudahlah, setidaknya film ini memperkenalkan duo karakter humor Tej dan Roman yang bakal membuat seri-seri film berikutnya lebih menghibur.

7. The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006)

Universal Studios

Mau mulai dengan alasan yang paling singkat kenapa Tokyo Drift ada di nomor 7? Gampang. Brian dan Dom nggak muncul di film ini.

Sebenarnya Dom muncul sebagai cameo. Tapi seri Fast & Furious sudah terlanjur lekat dengan dua karakter tersebut. Jadi saat mereka nggak ada, terasa ada yang kurang banget sama film ini.

Belum lagi gimmick balapan drift yang jadi salah satu poin utama di film ini sebenarnya nggak terlalu berpengaruh sama keseluruhan jalan ceritanya. Tapi untungnya ada Keiko Kitagawa di film ini. Dia lumayan menyejukkan kekesalan yang ada di hati saya lah. #Iya #Bisa

6. The Fate of the Furious (2017)

Universal Studios

The Fate of the Furious merupakan film pertama di mana karakter Hobbs yang dimainkan Dwayne “The Rock” Johnson pertama kali muncul. Kehadirannya seperti memberikan arah baru untuk jalan cerita yang akan dituju di film-film berikutnya di franchise ini. Aksi The Rock sebagai supercop memang patut diacungi jempol.

Tapi sebagai salah satu franchise film yang sangat setia terhadap kesinambungan ceritanya, seri Fast & Furious terasa agak kesulitan untuk mengembangkan jalan cerita yang “masuk akal”. Kamu akan mengerti maksud “masuk akal” lewat penjelasan di poin berikutnya.

5. Hobbs and Shaw (2019)

Universal Studios

Fiksi ilmiah. Mungkin itulah arah yang akan dituju oleh franchise Fast & Furious ke depannya. Karakter penjahatnya saja berbentuk manusia super dengan tugas untuk menghancurkan peradaban manusia.

Malah ada kabar katanya franchise ini memang merencanakan untuk membuat film yang berlatar di luar angkasa. Sangat disayangkan, padahal film-film Fast & Furious sudah cocok di skala jalanan. Tapi secara keseluruhan, Hobbs & Shaw lumayan menghibur kok.

4. Furious 7 (2015)

Universal Studios

Kepergian Paul Walker memang jadi ujian yang berat untuk franchise Fast & Furious. Sebelum menyelesaikan proses syuting untuk film ini, Paul meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil. Tapi hal itu nggak membuat produksi film ini berhenti di tengah jalan. Malahan hasil akhir Furious 7 bisa dikatakan cukup memuaskan, terutama dari aspek action yang sangat kolosal sampai koreografi  yang dipoles secara asyik.

Tapi tetap saja adegan saat Dom dan Brian menyetir ke arah yang berbeda lumayan berbekas di hati saya. Sedih cuy.

3. Fast and Furious 6 (2013)

Universal Studios

Saya masih yakin dengan konsep, “Sejelek apa pun suatu film, kalau menghibur, itu film tetap bisa dibilang bagus.” Dan saya terapkan juga pemikiran itu terhadap film yang satu ini. Walaupun secara detail adegan dan pemilihan karakter antagonisnya terkesan nggak ada yang spesial, saya sangat terhibur dengan aksi konyol duo Tej dan Roman di film ini. Semua dialog mereka terasa sangat mulus dan lucu.

Selain itu, aksi kolaborasi Hobbs dan Dom saat melawan penjahat juga jadi favorit saya dari film ini. Ikonik cuy!

2. The Fast and The Furious (2001)

Universal Studios

Aaah, karya pertama memang selalu paling berkesan ketimbang karya-karya setelahnya. Sama halnya dengan The Fast and The Furious yang jadi titik tolak dari seluruh seri film Fast & Furious.

Keunggulan dari The Fast and The Furious saya rasa ada di bagian plotnya yang masuk akal dan settingnya yang sangat jalanan. Terasa gahar banget gitu.

Oh, satu lagi yang paling penting. Ini film yang paling setia dalam menggunakan balapan sebagai kunci utama jalan ceritanya. Kalau kamu perhatikan di film-film berikutnya, plot balapan udah kayak pemanis saja.

1. Fast Five (2011)

Universal Studios

Fast Five ini kayak semacam film yang membuat saya kembali yakin kalau franchise Fast & Furious masih bakalan seru ke depannya. Film ini sanggup memenuhi semua ekspektasi saya (sebelum akhirnya kecewa lagi dengan sekuel-sekuelnya). Jajaran karakternya sangat memuaskan, aksi berantem Vin Diesel melawan The Rock yang epic banget, dan dialog-dialognya pun sangat berkelas. Semua itu terangkum di Fast Five.

Meskipun saya sendiri pesimis film-film terbaru dari franchise Fast & Furious nggak akan sebagus Fast Five atau The Fast and The Furious, saya masih bakal mengikuti perkembangan terbaru dari franchise ini. Gimana kalau kamu? Masih tertarik untuk mengikuti Fast & Furious?

Komentar:

Komentar