Apa yang Bikin Bumblebee Pantas Jadi Karya Terbaik dari Seluruh Film Transformers? Jawabannya Sederhana

Transformers dengan minim pasukan robot itu rasanya gimanaaa gitu...

Tahun 2007 memang telah lama berlalu. Tapi pada tahun itu, ada satu film yang mengenalkan saya pada nama Megan Fox. Judul film tersebut adalah Transformers. Dan ya, saya berterima kasih pada Transformers karena telah mengenalkan Megan Fox. Alasannya, tahu sendiri lah. Saya ini laki-laki, dan Megan Fox merupakan aktor perempuan yang… uhuy!

Tapi Transformers nggak cuma soal Megan Fox. Secara keseluruhan, ia juga mendapat respons yang cukup positif. Kritikus, penggemar film action, sampai tetangga saya banyak yang kasih tanggapan bagus. Pada umumnya kritikus memuji guratan efek dan karakterisasi dari para robot yang terasa hidup sekaligus nyata. Sedangkan tetangga saya? Mereka bilang, “Bro, udah nonton film Transformers belom? Gila, keren banget tuh film!”

Namun semenjak film keduanya, Revenge of the Fallen (2009), sampai film terakhirnya, The Last Knight (2017), film-film Tranformers rutin mendapat kritik negatif meski dari segi pendapatan box office selalu sukses. Saya pun termasuk orang yang kurang puas dengan Tranformers hasil arahan sutradara Michael Bay. Jadi wajar dong kalau awalnya saya agak skeptis terhadap Bumblebee yang merupakan spin off dari Transformers.

Bumblebee dalam wujud lama dan baru yang sempat berdampingan dalam film Transformers/via seibertron.com

Kenyataannya, skeptimisme saya langsung luntur kala menonton langsung Bumblebee.

Di banyak situs, Bumblebee pun meraih skor yang tinggi. IMDB, dan bahkan Rotten Tomatoes nggak ketinggalan memberi film ini apresiasi positif. Respons dari kritikus pun sebelas dua belas.

Lalu apa yang jadi keunggulan dari film yang disutradarai Travis Knight ini, bila dibandingkan dengan film-film Transformers yang digarap Michael Bay?

Bumblebee yang minim aksi, tapi penuh drama

Hailee Steinfeld menjadi pemanis anyar dalam franchise Transformers/via deadline.com

Apa yang akhirnya membuat Bumblebee justru dianggap sebagai film terbaik dari franchise Transformers? Jawabannya sederhana: akar cerita yang kuat. Christina Hodson yang bertugas sebagai penulis naskah nampaknya memerhatikan betul kritik tentang plot yang kurang jelas pada barisan film Transformers terdahulu.

Berbeda dengan film-film sebelumnya, Bumblebee justru hadir dengan kuantitas aksi yang minim. Fokusnya pun lebih dipusatkan pada drama. Singkatnya, kamu salah kamar kalau mengharapkan banyak adegan pertempuran masif antar robot dalam film ini. Kamu hanya akan menemukan pertarungan tersebut di bagian awal dan akhir film saja.

Membawa judul Bumblebee, film memang lebih difokuskan pada sosoknya semata. Pemusatan karakter ini akhirnya jadi terasa lebih efektif bagi penonton awam yang kebingungan untuk sekedar membedakan yang mana Optimus Prime, mana Megatron, dan mana Ironhod. Sosok antagonis yang dihadirkan di film ini pun hanya berjumlah dua robot saja, yakni Shatter (Angela Bassett) dan Dropskick (Justin Theroux).

Shatter dan Dropskick yang menjadi lawan dari Bumblebee/via screenrant.com

Hubungan persahabatan antara Bumblebee dengan Charlie benar-benar dieksplorasi sepanjang durasi film. Saya sendiri bisa ikut larut dengan kesedihan yang dirasakan Charlie saat Bumblebee ditangkap. Saya pun bisa sama marahnya dengan Bumblebee saat melihat Charlie diperlakukan dengan kasar oleh Jack.

Inilah yang akhirnya membuat Bumblebee keluar sebagai pemenang di antara barisan film Transformers. Bumblebee bisa hadir dengan lebih hangat dan bernyawa lewat fondasi dramanya, dibanding sekedar mengedepankan porsi aksi yang bombastis semata.

Namun di balik sematan positif yang menempel pada Bumblebee, timbul satu pertanyaan mengganjal dalam benak saya:

Bumblebee sebenarnya spin-off atau remake dari Transformers sih?

Transformers (selanjutnya disingkat TF) dan Bumblebee (selanjutnya disingkat BB) sama-sama membuka film dengan adegan peperangan antara kubu Autobots dengan Decepticons di planet Cybertron. Saat TF mengakhiri perang dengan jatuhnya Megatron ke bumi, BB justru menceritakan jika bumi menjadi salah satu tempat bersembunyi anggota Autobots.

Penonton kemudian dikenalkan dengan karakter manusia: Sam Witwicky (Shia LaBeouf) dalam TF dan Charlie (Hailee Steinfeld) dalam BB. Keduanya sama-sama bertemu dengan Bumblebee dan menjalin hubungan persahabatan.

Karena BB juga merupakan prekuel, Sam seenggaknya harus berterima kasih pada Charlie karena telah berjasa dalam memberikan nama Bumblebee yang bernama asli B-127. Charlie pula yang membantu memperbaiki radio Bumblebee agar bisa berkomunikasi setelah sensor suaranya rusak dalam pertarungan. Yup, Bumblebee sempat ditunjukkan bisa berbicara normal layaknya robot-robot yang lain.

via imdb.com

Baik Sam dan Charlie yang mengetahui rahasia tentang Bumblebee akhirnya berusaha menyembunyikan keberadaan sang robot dengan bantuan pasangan masing-masing. Kamu tentunya ingat dengan Mikaela (Megan Fox) yang menjadi pasangan dari Sam dalam TF. Dalam BB, hadir Memo (Jorge Lendeborg Jr.) yang menaruh hati pada Charlie.

Robot yang bersembunyi juga diceritakan menjadi incaran pihak militer untuk diburu. Ingat sosok Kapten Lennox (Josh Duhamel) dan Sersan Robert (Tyrese Gibson) dalam TF yang membantu para Autobots? BB menghadirkan sosok Jack Burns (John Cena) sebagai anggota militer yang malah kurang bersahabat dengan Bumblebee.

Jack Burns yang diperankan John Cena/via traileraddict.com

Lewat karakter Jack pula, penonton kemudian dikenalkan dengan Dr. Powell (John Ortiz), ilmuwan yang terobsesi untuk meneliti teknologi para robot. Sosok ilmuwan seperti itu pun juga dihadirkan dalam TF lewat karakter Agen Seymour (John Turturro) yang tampil dengan jenaka.

Jadi, dengan semua kesamaan tersebut, Bumblebee sebenarnya spin off atau remake dari Transformers sih?

Tapi kesamaan tersebut hanyalah riak kecil di tengah samudra. Semoga saja spin off berikutnya yang akan memasang Optimus Prime bisa berakhir sama baiknya dengan Bumblebee. Lebih bagus lagi kalau formula dasar dari Transformers nggak kembali diulang sih.

29 Shares

Komentar:

Komentar