Anak 90an Pasti Masih Ingat Sama Vampir yang Hobi Loncat-loncat ini, Nostalgia Yuk!

Kira-kira awal mulanya seperti apa, ya?

Buat kamu yang lahir pada tahun 90-an ke bawah, pasti udah nggak asing sama sosok makhluk berwajah pucat yang demen loncat-loncat ini. Apalagi kalau kamu demen nonton film Mr. Vampire atau film Boboho yang berjudul Shaolin Popeye. Citra vampir yang dulunya menyeramkan dan brutal seakan berubah drastis di zaman now. Gara-gara sparkling vampir yang berwajah rupawan dan berkelakuan romantis, nih! Kamu tahu lah, siapa yang dimaksud.

Sekedar mengingat kembali seperti apa vampir jaman dulu, coba lihat deh video satu ini.

Nah, vampir itu ternyata punya nama, lho. Namanya adalah Jiangshi/Geungsi dari Tiongkok dan Hong Kong. Vampir ini bisa dibilang seperti zombie, bukan zombie seperti di film Walking Dead atau game Left 4 Dead, tapi lebih ke voodoo zombies.

Awal mula dari vampir ini bukan disebabkan oleh virus atau percobaan ilmuwan gila, tapi lebih ke mistis. Tujuannya sendiri punya maksud baik, lho. Menurut kepercayaan Tiongkok, salah satu penyebab arwah dari orang yang meninggal bisa marah dan menyimpan dendam adalah karena tidak dikubur di kampung halaman mereka. Jadi, anggota keluarga yang meninggal tersebut menggunakan jasa pendeta Tao untuk membimbing mayat untuk pulang ke kampung halamannya.

via sohu.com

Pendeta tersebut nantinya akan memasang talisman ke wajah sang mayat, setelah itu, si mayat akan bangkit kembali. Karena tubuhnya telah kaku (atau biasa disebut rigor mortis), maka si mayat hanya bisa loncat-loncat mengikuti pendeta dengan diiringi suara lonceng sampai ke tempat tujuan.

Yang menjadi permasalahan adalah, apabila talisman yang dipasang di wajah sampai terlepas, maka si mayat akan menjadi liar, nakal, brutal, membuat semua orang menjadi gempar. Bacanya jangan sambil nyanyi, cuy. Biasanya si mayat akan mengincar esensi kehidupan (chi) atau darah dari makhluk hidup lain. Kebiasaan menggiring mayat untuk pulang ini dipercaya bermula sejak jaman Dinasti Qing, oleh karena itu, nggak heran kalau di gambar-gambar, pakaian yang mereka kenakan kebanyakan berasal dari Dinasti Qing.

via ajhalliwell.blogspot.co.id

Sama seperti legenda vampir di Eropa, apabila kamu digigit oleh Geungsi, maka kamu juga akan menjadi seperti mereka. Cara pencegahannya adalah langsung menempelkan beras ketan ke luka gigitan, katanya sih beras ketan bisa menarik keluar virus tersebut, sehingga kamu nggak akan menjadi Geungsi meski telah digigit.

Lantas, apakah benar supaya tidak terdeteksi oleh Geungsi adalah dengan menahan nafas? Coba lihat video di bawah ini dulu deh. Di video tersebut dijelaskan tingkatan Geungsi dan bagaimana cara mengalahkan mereka.

Nah, sekarang sudah tahu kan dari mana asal-usul vampir yang hobi loncat-loncat ini?

40 Shares

Komentar:

Komentar