7 Film Populer yang Awalnya Diprediksi Gagal, tapi Hasilnya Sukses Besar

Dan para pesimis pun bungkam

Hype besar tapi hasilnya nggak sebanding. Yup, kayaknya sudah nggak terhitung banyaknya film yang dianggap gagal meskipun sebelumnya ditunggu banyak orang. Sebagai bukti, kamu mungkin bakal setuju lumayan banyak film DCEU yang kualitasnya masih kalah dibandingkan film MCU.

Apakah dulu antusiasme terhadap Justice League dan Batman v Superman kecil? Nggak juga, seingat saya hype-nya besar. Tapi dengan berbekal hype yang besar, hasil akhir dari dua film tersebut mengecewakan banyak orang.

Tapi kasus seperti itu nggak berlaku untuk 7 film yang bakal dibahas sekarang. Sebelum dirilis ke pasaran, 7 film ini sebenarnya memiliki pertanda yang menunjukkan potensi kegagalan. Tapi hasilnya malah di luar dugaan. 7 film ini sukses memenuhi ekspektasi penonton! Biar nggak berlama-lama, yuk intip daftar filmnya.

1. The Lego Movie

via medium.com

Nggak berlebihan kalau sebelumnya orang nggak merasa antusias sama film yang cuma berisikan mainan Lego. Berekspektasi lebih kepada film seperti itu mungkin bisa membuat orang merasa rugi telah mengeluarkan uang untuk menontonnya. Tapi nyatanya, The Lego Movie bisa memenuhi ekspektasi.

Meskipun film ini hanya menampilkan karakter Lego, dan ditambah cameo dari karakter superhero yang entah ngapain muncul di film tersebut, The Lego Movie malah berhasil dalam merebut hati penontonnya. The Lego Movie memiliki cerita yang lucu. Belum lagi jika kita menghitung beberapa momen yang mungkin bisa membuat pria yang sangar sekalipun untuk meneteskan air mata.

Di samping itu, pengisi suara dalam film ini pun diisi oleh para aktor mentereng, seperti Chris Pratt; Liam Neeson; Morgan Freeman; Will Ferrell; Elizabeth Banks; Alison Brie; dan Charlie Day. Dan mereka berhasil membuat karakter lego menjadi nyata dan hidup. Sukses Lego!

2. Iron Man

via theaceblackblog.com

Apa kamu tahu berapa jumlah film hasil adaptasi cerita komik superhero yang dibuat antara tahun 2018 sampai pertengahan 2019? Sepertinya cukup banyak. Tapi sebelum meledaknya film-film superhero di era 2010-an, kita tentu nggak bisa melepaskan kesuksesan Iron Man.

Sebelum kamu mengenal Tony Stark versi Robert Dawney Jr., kamu mungkin merasa kalau Iron Man hanya superhero biasa-biasa saja yang nggak bisa disejajarkan dengan Spider-Man, Wolverine, Captain America, atau Hulk.

Tapi coba tebak sekarang gimana peran Iron Man di setiap film MCU. Berkat peran yang dimainkan oleh Robert Downey Jr., kita bisa melihat keberhasilan yang sangat besar. Bahkan dalam satu dekade ini citra Downey Jr. sebagai Iron Man tetap lekat bertahan — keberhasilan yang mungkin bakal sulit kita lihat lagi di masa-masa berikutnya. Banzai Iron Man!

3. The Emperor’s New Groove

via amazon.com

Film ini bisa disebut sebuah bencana untuk semua orang yang terlibat dalam penggarapannya. Gimana nggak, karya yang pada awalnya direncanakan menjadi film musikal dengan judul Kingdom of the Sun ini tiba-tiba harus dirombak total. Tim produksi juga hanya diberikan waktu dua minggu untuk merampungkan ide ceritanya kembali. Jika gagal, mereka dipecat.

Awalnya film ini direncanakan untuk digarap oleh Roger Allers karena kesuksesannya di film The Lion King. Namun seiring berjalannya waktu, banyak konflik yang muncul. Dari masalah pemutaran gambar yang buruk, perbedaan ide kreatif antara Allers dengan co-sutradara, sampai ketidakberhasilan mereka dalam memenuhi tenggat waktu. Dan benar saja konflik tersebut menjadi bencana. Allers memutuskan keluar, menyisakan pertanyaan bagi mereka yang terlibat dalam film tersebut: mau dibawa ke mana film ini?

Ya, kalau boleh saya bilang produksi untuk film ini sangatlah gila. Mulai dari perubahan tema hingga pembuatan ulang lagu yang dilakukan oleh Sting, semua menjadi sangat kacau. Meskipun begitu mereka pada akhirnya berhasil menyelesaikan film ini dengan baik. Penonton masih bisa tertawa lepas menonton kekonyolan Kronk tanpa harus memikirkan masalah saat proses pembuatannya.

4. A Quiet Place

via businessinsider.com

Kamu pasti setuju dan berpikiran hal yang sama, bagaimana jadinya jika film horor disutradari oleh aktor yang lebih dikenal melalui film komedi. Pasti kamu nggak bakal punya ekspektasi lebih terhadap film tersebut. Namun A Quiet Place mampu menjungkirbalikkan anggapan pesimis tersebut. Balutan kesunyian terbukti ampuh menghadirkan ketegangan bagi penonton.

Awalnya saya berpikir ide cerita A Quiet Place biasa saja (malah bisa bikin dahi penontonnya berkerut). Tapi pesimisme saya terbukti terbantahkan. A Quiet Place pada akhirnya berhasil menjadi salah satu film horor yang sukses. Nyaris seluruh penonton ikut terdiam kala menyaksikan kisah Evelyn dan Lee.

5. Clue

via vh1.com

Jika sebuah film diadaptasi dari sebuah game, apa film bakalan tersebut seru? Kamu pasti bakal ragu menjawabnya. Oke, sekarang saya ubah deh pertanyaannya. Gimana jadinya jika ada film yang diadaptasi dari board game? Film yang saya maksud ini berjudul Clue.

Beberapa fakta mengenai film ini, dari gagalnya tim produksi meyakinkan aktris Carrie Fischer untuk ikut serta hingga meninggalnya aktor Leonard Rossiter, sudah jadi pertanda bahwa film ini punya masa depan yang suram. Tapi hal tersebut nggak serta-merta membuat Clue bisa dicap gagal. Buktinya Clue masih diburu oleh kolektor, khususnya mereka yang tertarik dengan film berstatus cult.

Clue bisa dibilang kurang sukses jika melihat dari jumlah pendapatan box office. Tapi jika melihat proses dan hasil yang diperolehnya saat ini, rasanya kurang pas jika mengatakan film ini gagal total.

6. Pirates of the Caribbean

via plejmo.com

Jika boleh berkata jujur, kamu pasti setuju kalau ide membuat film yang terinspirasi dari wahana permainan Disney terdengar sangat konyol. Tapi Pirates of the Caribbean berhasil menjawab semua keraguan dari mereka yang pesimis.

Film ini sangat sempurna jika dibandingkan dengan wahana permainannya. Melalui film ini, kamu diajak menikmati plot yang menarik, musik yang megah, dan akting Johhny Depp yang luar biasa. Mereka menjadi satu kesatuan yang bikin franchise Pirates of the Caribbean begitu akrab di telinga kita saat ini. Atau mungkin juga Pirates of the Caribbean salah satu film favorit kamu?

7. The Lord of the Rings

via esquire.com

Apa jadinya jika film yang mengadaptasi novel dari J. R. R. Tolkens ini nggak jadi dibuat? Kemungkinan kita nggak bakal kenal dengan sosok sembilan karakter pembawa cincin.

Kita harus berterima kasih pada sutradara Peter Jackson yang berhasil membawakan kisah fantasi dari Middle Earth ke layar lebar. Nggak semua orang lho punya imajinasi untuk melakukannya. Dan meskipun berbekal CGI yang masih ala kadarnya, Peter Jackson berhasil memvisualisasikan cerita fantasi ini sekaligus memuaskan fan garis keras dari novelnya.

Kalau saja dia menyerah lebih awal karena banyaknya tekanan, dimulai dari rumah produksi yang menginginkan seluruh cerita dirampungkan dalam satu film hingga pergantian aktor untuk karakter Aragorn beberapa minggu sebelum pengambilan gambar, kamu mungkin nggak bisa menonton TLoR yang sekeren ini.

Nah, kamu bisa lihat ‘kan, meskipun film yang kamu tonton itu menghibur dan memberikan kesan yang mendalam buat kamu, di balik itu semua ada kesulitan yang dihadapi oleh para sineas saat membuatnya. Jadi, sudah sepantasnya kita kasih apresiasi besar bagi para sineas yang menghadirkan film berkualitas untuk kita semua!

Source: WhatCulture

Komentar:

Komentar