6 Contoh Ketika Film Sekuel Tampil Lebih Baik dari Karya Orisinalnya

Nggak semua sekuel itu merusak film aslinya

:

Sebagai karya yang melanjutkan cerita dari film orisinalnya, film sekuel biasanya menanggung beban yang cukup berat. Terutama kalau film orisinalnya banjir respons positif, orang-orang pasti mengharapkan sekuelnya bisa tampil lebih baik dari berbagai segi. Idealnya sih memang seperti itu.

Tapi kenyataan kadang terasa kejam. Nggak sedikit sekuel yang berakhir gagal, baik dari sisi kritik maupun pendapatan. Yup, itu bisa jadi bukti, membikin sekuel dari film sukses tuh kerjaan yang nggak bisa dianggap remeh.

Oleh karena itu, kita wajib mengapresiasi film sekuel yang mampu memenuhi atau bahkan melebihi ekspektasi. Semisal kayak 6 film di bawah ini nih.

1. The Raid 2 (2014)

Sony Picture Classics

Sebagai film laga Indonesia yang berhasil membawa pulang dua penghargaan di ajang Asian Movie Awards, The Raid 2 unggul dari berbagai sisi dari film pertamanya, khususnya dari aspek pengembangan ceritanya yang dikemas lebih dalam. Seperti terlihat dari konfliknya yang lebih kompleks, suatu peningkatan dari The Raid pertama yang cenderung lebih bertumpu pada aksi laganya. Pun dengan karakter-karakternya yang karakterisasinya dibuat lebih beragam.

Ngomong-ngomong, ending The Raid 2 kerasa nanggung, nggak? Semoga suatu hari nanti ini film dibuat lanjutannya deh, penasaran banget soalnya!

2. Toy Story 2 (1996)

Walt Disney Animation

Meskipun semua film Toy Story meraup kesuksesan, sekuel keduanya ini merupakan film yang paling membekas di hati saya. Selain karena film ini melengkapi cerita film pertamanya, karakter-karakternya yang merupakan mainan hidup pun dibuat lebih manusiawi sekaligus sadar kalau mereka itu cuma mainan. Paradoks yang unik, karena saya sebagai penonton jadi merasa lebih terikat dengan apa yang dilakukan dan dipikirkan para karakter di film ini.

Jangan lupakan juga peningkatan kualitas CGI yang lebih oke. Atau penambahan karakter baru seperti Jessie yang gampang disukai penonton, Toy Story 2 seolah melengkapi apa yang kurang dari film pertamanya.


3. Terminator 2: Judgement Day (1991)

TriStar Pictures

Saat muncul di tahun 1984, Terminator dianggap sebagai film fenomenal. Jalinan cerita dan efek visualnya menuai banyak pujian, membuat film tersebut dianggap salah satu film sci-fy terbaik sepanjang masa. Tapi siapa sangka, Terminator ternyata menemukan pesaing kuat dalam wujud sekuelnya yang berjudul Terminator 2: Judgement Day. Mulai dari visual, action, sampai ceritanya, semuanya mengalami peningkatan.

Tapi yang paling nggak disangka-sangka adalah perubahan dari karakterisasi T-800 yang diperankan Arnold Schwarzenegger. Ia yang di film pertamanya merupakan antagonis, berubah menjadi protagonis. Dan perubahan itu dilakukan dengan sangat baik tanpa harus menghilangkan aura badass dari T-800.

4. Thor: Ragnarok (2017)

Marvel Studios

Keputusan yang diambil Marvel Studios ketika menunjuk Taika Waititi untuk menyutradarai Thor: Ragnarok memang terbukti jitu. Waititi-lah yang berhasil mengubah Thor yang awalnya terkesan sebagai karakter super serius, menjadi karakter serius yang punya sisi konyol. Perjudian besar yang untungnya berhasil, karena di komik Marvel sekalipun, Thor itu karakter yang selalu serius dan nggak punya kemampuan melawak.

Nggak hanya Thor malah, hampir semua karakter di Ragnarok mengalami pengembangan yang bersinergi dengan jalan cerita. Perubahan karakterisasi mereka nggak dibuat asal jadi. Bruce Banner contohnya. Dalam film-film MCU sebelumnya, di mana ia berkesempatan buat muncul, Banner digambarkan sebagai orang yang kaku dan canggung. Tapi di Ragnarok, kecanggungannya bisa dimanfaatkan jadi pancingan humor yang pas ketika dipadukan dengan celotehan Thor.

Kalau harus membandingkan Ragnarok dengan dua film Thor sebelumnya, kamu bisa merasakan kalau karakter Thor yang serius itu sangat membosankan. Ampun, Kevin Feige!

5. Star Wars: The Empire Strikes Back (1980)

20th Century Fox

Berkat pengenalan jalan cerita dan setting yang cukup komprehensif di New Hope, Empire Strikes Back berhasil menyempurnakan dan mematangkan jalan cerita di film sebelumnya. Lewat beberapa adegannya yang fenomenal, Empire Strikes Back pun selalu menjadi film yang selalu dikunjungi kembali oleh penonton untuk memperjelas konteks cerita dari film-film setelahnya.

Plusnya lagi, plot twist dan ending dari Empire Strikes Back merupakan yang terbaik dari semua seri Star Wars!

6. The Godfather Part II (1974)

Paramount Pictures

Entah apa yang ada di benak Francis Copolla saat menulis naskah dan menyutradarai The Godfather Part II. Ketika The Godfather pertama aja sukses gila-gilaan, sekuelnya The Godfather Part II lebih sukses sukses lagi dengan mendapat lebih banyak penghargaan dan nominasi Oscar.

Setelah menonton The Godfather Part II, akhirnya saya mengerti kenapa film ini dianggap sekuel yang berhasil. Lewat beberapa adegan kilas baliknya, film ini mampu memberikan kita latar belakang dari Don Vito Corleone muda yang diperankan dengan apik oleh Robert de Niro. Kemampuan akting yang top dari Al Pacino juga sanggup bikin penonton percaya seperti itulah jalan pikiran dan perilaku dari dedengkot mafia kelas kakap.

Apa kamu punya versi lain dari film sekuel yang mengungguli film aslinya?

Komentar:

Komentar