5 Plot Hole dalam Film-Film MCU yang Semoga Terjawab di Avengers: Endgame

Pokoknya, Betty Ross harus ada lagi! Nggak mau tahu!

:

Kesinambungan cerita dalam sekuel dan franchise film kadang bisa membingungkan. Itu juga terjadi pada film-film yang termasuk dalam rangkaian Marvel Cinematic Universe. Apalagi setiap film MCU dikerjakan oleh sutradara dan penulis naskah yang berbeda-beda satu sama lainnya.

Nah, berhubung waktu rilis Avengers: Endgame tinggal menghitung hari (rilis 26 April 2019), di artikel ini saya berniat membahas beberapa plot hole yang ada di film-film MCU sebelumnya. Buat saya, plot hole ini lumayan penting untuk ditambal di Endgame, film yang digadang-gadang bakal menjadi yang terbesar dari seluruh film MCU.

1. Ke mana perginya Ant-Man dan The Wasp saat bumi diserang?

via fandango.com/Walt Disney Studios Motion Pictures

Setelah Avengers: Infinity War dirilis, jutaan orang yang menontonnya rata-rata mempertanyakan hal yang sama: kenapa Ant-Man nggak ada di film itu? Ke mana perginya si manusia semut saat New York, Edinburgh, dan Wakanda diserang?

Kita pun berpikir, mungkin keberadaan Ant-Man bakal dibahas di film Ant-Man and The Wasp. Toh, setting waktu film tersebut terjadi sebelum Infinity War dimulai. Tapi sial, kita nggak menemukan jawaban yang ditunggu-tunggu itu.

Apa Ant-Man nggak peduli sama nasib alam semesta yang lagi ada di ujung tanduk? Apa ia lagi liburan di pulau tropis sambil menyeruput jus jeruk saat Thanos “mengamuk” di Wakanda? Rasanya nggak mungkin deh.

Semoga saja Endgame bisa memberi kita pencerahan tentang absennya Ant-Man dan The Wasp.

2. Apa Gamora satu-satunya yang tersisa dari rasnya?

via imdb.com/Walt Disney Studios Motion Pictures

Dalam Guardians of the Galaxy diungkapkan kalau Gamora adalah satu-satunya orang yang tersisa dari rasnya. Planet tempatnya berasal telah dihancurkan oleh Thanos, dan itu terjadi sewaktu Gamora masih kecil. Kepunahan rasnya itu pula yang jadi alasan kenapa Gamora ngotot membalas dendam pada Thanos.


Tapi kontradiksi kemudian muncul di Avengers: Infinity War. Dalam satu adegan flashback, Thanos diceritakan hanya membunuh separuh penduduk Zen-Whoberi (planet Gamora tinggal) demi menyeimbangkan alam semesta.

Jadi, apa Gamora satu-satunya yang tersisa dari kaumnya? Jika kita merujuk ke memori Thanos, berarti masih ada separuh penduduk Zen-Whoberi. Atau… jangan-jangan ada karakter yang berbohong di sini?

3. Gimana cara Thanos mengetahui lokasi Infinity Stones?

via imdb.com/Walt Disney Studios Motion Pictures

Meskipun berulang kali menghadapi banyak musuh berbeda, penjahat utama yang harus dihentikan oleh Avengers adalah Thanos, monster berwajah tampan yang ingin mengumpulkan Infinity Stones.

Tapi sesungguhnya, nggak banyak orang yang tahu tentang Infinity Stones, apalagi lokasinya. Beberapa bahkan menganggapnya telah hilang atau hanya mitos belaka. Dan di sinilah letak keanehannya: kenapa Thanos bisa dengan gampangnya mengetahui lokasi setiap batu?

Iya, ‘kan? Thanos dan anak buahnya bisa dengan mudah menemukan setiap batu yang ada di New York, Edinburgh, sampai Wakanda. Apa Thanos diam-diam sudah memasang alat pelacak di setiap batu? Atau, apa Thanos itu sebenarnya mantan detektif ulung seperti Shinichi Kudo?

Melihat gampangnya Thanos melacak Infinity Stones, itu membawa kita ke pertanyaan…

4. Lalu kenapa Thanos mesti menunggu sekian lama untuk mengumpulkan semua batu sakti itu?

Sejauh yang saya ingat, Gamora memberi tahu kita di Infinity War bahwa dari dulu Thanos bertujuan menyeimbangkan alam semesta. Semenjak Gamora mengenal Thanos, itulah tujuan utama yang diemban bapak angkatnya itu.

Tapi kenapa Thanos mesti menunggu sekian lama buat mengumpulkan Infinity Stones? Padahal, kita lihat Thanos sudah tahu keberadaan sebagian dari Infinity Stones saat MCU baru menginjak fase-fase awal.

Apa mungkin Thanos itu termasuk tipe prokrastinator?

“Oke, aku udah tahu letak batu-batu itu. Tapi… duh, ku lagi mager sekarang. Besok aja deh aku perginya. Itu juga kalau nggak hujan.” Apa itu yang ada di pikiran kau, Thanos?

5. Superhero terkuat yang kekuatannya nggak pernah dimanfaatkan

via wannart.com

Di bagian post-credit Avengers: Infinity War, kita diperlihatkan kalau Nick Fury kenal sama Captain Marvel. Tapi adegan itu juga jadi menimbulkan pertanyaan di benak saya. Captain Marvel alias Carol Danvers itu kuat banget. Kekuatannya bahkan bisa bikin Iron Man bagaikan remeh di hadapan Captain Marvel.

Tapi kenapa Nick Fury nggak pernah memakai jasa Captain Marvel? Kenapa nggak dari dulu Captain Marvel dimasukkan ke dalam tim Avengers? Padahal bumi dan alam semesta diceritakan berkali-kali mengalami marabahaya semenjak MCU dan Avengers pertama kali dibentuk.

Apa mungkin Nick Fury menganggap Captain Marvel sebagai senjata rahasia yang hanya bisa dikeluarkan saat situasi benar-benar genting? Sebaiknya kita tunggu saja deh penjelasan lengkap tentang Captain Marvel di film solonya nanti.

Bonus: Plot hole yang nggak begitu penting

Iron Man itu bukannya mau pensiun?

via imdb.com/Walt Disney Studios Motion Pictures

Coba kamu tonton ulang film Iron Man 3. Kalau malas, kamu bisa langsung loncat saja ke bagian akhirnya. Sudah?

Di film tersebut sebenarnya Tony Stark terindikasi memilih pensiun sebagai Iron Man karena rasa cintanya pada Pepper. Dan nama terakhir itu memang meminta Stark untuk berhenti menjadi Iron Man. Sebagai bukti keseriusannya, Tony bahkan memerintahkan J.A.R.V.I.S. agar memusnahkan kostum Iron Man yang masih tersisa.

Apa Tony benar pensiun? Well, kamu nggak akan melihat sosok Iron Man lagi kalau Tony Stark benar-benar gantung jubah. Tapi ya sudahlah, Avengers itu bakalan kurang seru kalau nggak ada Tony Stark dan Iron Man.

Kekasih yang tak dianggap

Ini sebenarnya terhitung receh sih. Tapi ini agak disayangkan juga, karena saya nggak bisa melihat lagi Lyv Tyler dan Natalie Portman di film-film MCU.

Masih ingat, nggak? Di The Incredible Hulk, Lyv Tyler berperan sebagai Betty Ross, pacar dari  Bruce Banner/Hulk. Nggak tahu juga sih apa Betty Ross menganggap Bruce sebagai pacar atau teman biasa (friendzone).

Betty Ross yang diperankan Liv Tyler/via imdb.com/Universal Pictures

Sementara Natalie Portman berperan sebagai Jane Foster yang merupakan soulmate dari sang Dewa Petir, Thor. Meskipun begitu, Jane mendadak menghilang dalam Thor: Ragnarok (2017) setelah sempat mengunjungi Asgard dalam Thor: The Dark World (2013).

Natalie Portman sebagai Jane Foster/via imdb.com/Walt Disney Studios Motion Pictures

Baik Betty Ross maupun Jane Foster sama-sama sempat membantu Hulk dan Thor dalam sepak terjang mereka sebagai superhero. Tapi masalahnya, kenapa mereka menghilang? Padahal Pepper Potts, pacar Tony Stark masih sempat kebagian jatah muncul dalam Avengers: Infinity War.

Setuju, nggak? Pokoknya Lyv Tyler dan Natalie Portman harus nongol lagi sebagai Betty Ross dan Jane Foster di Avengers: Endgame!

Komentar:

Komentar