5 Film Alternatif Bertema Cinta Ini Nggak Cuma Menghibur, Tapi Bisa Bikin Otak Mikir Juga


Apa sih yang diharapkan orang ketika menonton film romantis? Cerita cinta tentang dua sejoli yang bertemu, kasmaran, lalu berjuang mempertahankan hubungan mereka yang nggak direstui orangtua, sahabat, dan bahkan tetangga? Atau cerita cinta yang bisa bikin nangis meraung-raung? Cukup beralasan, karena memang kebanyakan film bergenre romantis nggak jauh dari hal-hal seperti itu. Dan kalau kamu pengen nonton film macam itu, kamu bisa liat rekomendasinya di sini.

Ah, tapi sudahlah. Sekarang kita nggak akan membahas jenis film itu, atau film yang jalan ceritanya terlalu umum lagi melankolis, atau yang sepanjang waktu memperlihatkan adegan dan konflik cengeng berbumbu percintaan dua sejoli. Well, nggak semua orang suka dengan hal-hal yang simpel dan cengeng, kan? Jadi, yang akan dibahas di sini adalah film bertema hubungan cinta dengan jalan cerita yang nggak simpel dan pasaran. Bahkan bisa dibilang bikin kamu mikir setelah menontonnya. Ini dia film-filmnya. Kita sebut aja film-film ini film cinta/drama romantis alternatif.

 1. Love Exposure

960__love_exposure_blu-ray_3_
via movfreak.blogspot.com

Film yang satu ini nggak hanya membicarakan soal cinte. Dengan durasi yang sampai empat jam, Love Exposure mencampuradukkan banyak isu di dalamnya. Malah jika dilihat sekilas, isu-isu itu nggak berhubungan satu sama lain: dari mulai agama, sekte sesat, hubungan keluarga, perilaku cabul, sampai koneksi pertemanan antar remaja.

Ya, bisa dibilang film ini nyeleneh. Nyeleneh dan lucu banget! Meskipun kalau kamu tahu dan kenal siapa sutradaranya, kamu pasti sadar kenapa film ini bisa begitu aneh dan absurd abis!

love-exposure-ai-no-mukidashi-2009-18950-726774660
via the-back-row.com

Agak sulit juga membuat ringkasan film yang panjang ini. Tapi kalau mau diringkas, karakter utama dalam film ini adalah dua orang remaja, Yu dan Yoko. Sayangnya, karena kesalah pahaman yang “aneh”, cinta Yu kepada Yoko bertepuk sebelah tangan. Alih-alih jatuh cinta pada Yu, Yoko malah bergabung dengan sekte sesat yang berbahaya. Nah, di sinilah kamu akan menyaksikan usaha Yu untuk membebaskan Yoko sekaligus keluarga Yu dari pengaruh sekte sesat.

2. 500 Days of Summer

6359573935769605381710548982_500-days-of-summer-b1
via theodysseyonline.com

Pada awal film 500 Days of Summer, kamu akan mendengar naratornya menyebut film ini bukan tentang kisah cinta. Jadi, tema film ini apa, dong?

Well, ini adalah film dimana tokoh utamanya, Tom Hansen, memercayai adanya cinta sejati. Di sisi lain, Summer Finn, wanita yang disukainya, tidak percaya akan hal itu. Intinya sih, dengan melihat bagaimana kedekatan mereka, kamu mungkin bakal percaya kalau mereka itu punya hubungan alias pacaran. Tapi, kenyataannya ternyata nggak sesimpel itu. Itu pula yang membuat Tom pusing tujuh keliling memikirkannya.

500 Days of Summer pantas masuk kategori film yang wajib kamu tonton, sekalipun kamu nggak suka film bergenre drama.

3. Juno

mcep
via rogerebert.com

Film ini menceritakan tentang jalan yang ditempuh seorang remaja perempuan bernama Juno, ketika ia menyadari bahwa dirinya berbadan dua alias hamil. Parahnya lagi, dia hamil oleh seorang laki-laki yang bahkan nggak punya hubungan apa-apa dengan dirinya, selain hubungan teman biasa.

Juno berisikan tentang pilihan hidup dan tanggung jawab yang harus dihadapi orang dewasa. Cocok buat anak muda nih filmnya.

4. Eternal Sunshine of a Spotless Mind

이터널
via koreabizwire.com

Apa kamu tahu kalau kita nggak akan mungkin bisa ngelupain mantan kita, sekuat apa pun kita berusaha melakukannya? Tapi nyatanya, itulah yang dilakukan Joel (Jim Carrey) dan Clementine (Kate Winslet) dalam film ini. Eternal Sunshine of a Spotless Mind sendiri berkisah tentang mantan pasangan yang berusaha menghapus jejak masing-masing dalam ingatan mereka. Mereka bukan cuma bilang “Aku bakal ngelupain dia”, tapi benar-benar menjalani semacam prosedur penghilang ingatan, secara harafiah.

Yang harus diingat adalah ini bukan film komedi, meskipun dibintangi oleh Jim Carrey. Lewat film ini pula ia seolah membuktikan kalau dirinya bisa berakting serius. Yah, walaupun nggak sebagus Kate Winslet, sih. Hehehe

5. About Time

OR_About-Time-2013-movie-Poster-1280×960
via fact.co.uk

Apa yang kamu lakukan jika kamu bisa melakukan time travelling ke masa lalu? Karakter utama dalam film ini menggunakan kemampuannya itu untuk mendekati cewek buruannya dan membantu teman juga saudaranya dalam memperbaiki kondisi kehidupan mereka.

Terdengar klise, mungkin. Tapi About Time bukan hanya soal itu. Dalam film ini kamu juga akan melihat bagaimana konsekuensi dari time travelling pada kehidupan karakter-karakternya serta hubungan antar anggota keluarga.

Bisa dibilang akhir dari film ini sangat menyentuh. “Menyentuh” di sini tentu bukan dalam artian “hubungan cinta yang melankolis”, ya.

BONUS (Dua Film Karya Makoto Shintai)

6. 5 Centimeters Per Second

5-centimeters-per-second_-train
via beneaththetangles.com

Film animasi Jepang ini adalah “Rangkaian cerita pendek tentang jarak yang harus mereka hadapi”.

Kalau saja hubungan Takaki dan Akari nggak dipisahkan oleh jarak, mungkin cerita dalam film ini akan terlihat seperti film drama romantis kebanyakan. Tapi karena jarak yang memisahkan mereka itu, hubungan mereka jadi berubah pelik. Sampai-sampai saat lagu ending film ini selesai, kamu mungkin bakal bilang, “Apa yang terjadi dengan mereka?”

7. The Garden of Words

gardenofwords03
via nopybot.com

Agak berkontradiksi dengan judulnya, kamu nggak bakal nemuin banyak kata-kata berhamburan di film animasi ini. The Garden of Words menceritakan tentang seorang remaja yang punya cita-cita jadi perancang sepatu, menyukai hujan sekaligus sering bolos dari kelas demi mengunjungi taman favoritnya. Hingga suatu hari, ia bertemu dengan seorang wanita misterius di taman itu.

Yup, cinta beda usia antara seorang wanita dan bocah pembolos, hehehe.

Tapi, makna yang disampaikan dalam film ini nggak sedangkal itu, kok. Bahkan kesunyian yang terjadi antara dua karakter utamanya pun bisa membuat kamu bertanya-tanya.

Itu dia film-film drama romantis alternatif buat kamu tonton. Memang film-film ini nggak akan sampai membuat air mata kamu mengalir, tapi dijamin deh waktu kamu nggak akan terbuang percuma dengan menontonnya. Setuju?

- Advertisement -
Shares 64

Komentar:

Komentar