4 Karakter Antagonis Sinetron Indonesia yang Kayaknya Layak Tampil di Film Hollywood

Coba sebutkan lagi karakter yang jahat-jahat

:

Sering nonton film hollywood? Pasti kenal dong sama karakter-karakter mengerikan yang jahatnya nggak ketulungan. Kalau pernah nonton Misery (1990), kamu pasti ingat sama karakter Annie Wilkes yang awalnya baik, tapi ternyata aslinya sadis.

via villains.wiki

Tapi kamu tahu nggak, sinetron Indonesia juga punya lho karakter antagonis yang jahatnya ada di level dewa. Para karakter ini bukan hanya hobi bicara dalam hati sambil matanya melotot; mereka juga mampu mengorganisir kejahatannya dengan sangat apik! Dan kalau sinetron itu belum tamat, si karakter antagonis akan selalu jahat. Mereka biasanya jadi baik hanya di episode terakhir.

Hebatnya lagi, karakter sinetron pun sering bikin ibu-ibu kesal bukan kepalang. Pernah dengar ada artis sinetron tiba-tiba ditampar di pinggir jalan oleh ibu-ibu yang kesal dengan perannya di sinetron?

Jadi siapa saja sih karakter antagonis di sinetron yang paling jahat? Terus bagaimana jadinya kalau mereka main di film Hollywood?

1. Tante Yola (sinetron Tersanjung)

Ingat nggak siapa Tante Yola? Pecinta sinetron Tersanjung pasti ingat dong.

Inget gak?/via youtube.com

Dia adalah sosok mertua jahat yang memiliki kemampuan komat-kamit yang selaras dengan gerakan kepalanya. Tanpa segan-segan dia kerap menyiksa menantunya sendiri. Bahkan untuk melakukan kejahatan, dia selalu membuat rencananya dengan detail. Berbagai metode dia lakukan; mulai dari ngintip pembicaraan anak dan menantunya dari balik dinding, hingga ngobrol sama cermin.

Kebayang nggak kalau kalian punya mertua kayak gitu? Karakter Kira di Death Note sekalipun mungkin bakal bertekuk lutut di hadapan Tante Yola.


Kalau misalnya Tante Yola muncul di film Hollywood, cocoknya dia main di film apa nih?

Kayaknya sih dia cocok buat menggantikan karakter Hela di Thor: Ragnarok. Hela sendiri adalah sang Dewi Kematian yang sangar, jahat, dan licik. Dia bagaikan ‘kembaran’ jauh Tante Yola yang terpisah di ruang persalinan saat dulu baru dilahirkan. Apalagi yang kurang dari Tante Yola untuk menggantikan Hela?

2. Pocong Jefry (Jadi Pocong)

Jauh sebelum film horor kembali berjaya menghiasi layar lebar saat ini, Indonesia sudah punya dua pocong yang sering nakut-nakutin penonton. Mereka adalah Pocong Mumun dan Pocong Jefry!

Dalam serial Jadi Pocong, mereka sering bergentayangan menakuti warga. Apalagi si Jefry, sang pocong bertaring runcing yang bisa mengeluarkan cahaya merah dari matanya, hanya dengan mendengar namanya saja warga langsung bergidik ketakutan. Dan jangan lupakan juga kemunculannya yang selalu didahului lolongan anjing atau penampakan bulan sabit. Saya juga nggak tahu apa hubungannya bulan sabit dan pocong, tapi tetap saja itu seram!

Kalau misalnya Pocong Jefry muncul di film Hollywood, cocoknya dia main di film apa?

Pocong Jefry cocok banget buat menggantikan karakter Joker dalam film Batman. Nggak perlulah si Joker ramu-ramu racun atau mengeluarkan kartu sebagai senjatanya. Dengan sekali hentakan, Pocong Jefry mampu mengeluarkan racun dari mulutnya. Bahkan jika Batman meminta bantuan Superman dan Wonder Woman, kemungkinan mereka bakal dibuat kelimpungan menghadapi Pocong Jefry.

Dan Batman pun makin resah dengan kelakuan Pocong Jefry yang setiap malam selalu meneror warga Kota Gotham.

Kebayang kan kalau dia loncat-loncat?/via movieplayer

3. Karin (Catatan Hati Seorang Istri)

Image Hello Kitty yang lucu dan imut seketika mendadak luntur gara-gara karakter ini. Saya yakin ibu-ibu pasti membenci karakter Karin sebagai perusak rumah tangga orang. Istilah ngetrennya sekarang, pelakor.

Adalah Cut Meyriska yang berhasil memerankan sosok yang dibenci dalam Catatan Hati Seorang Istri. Kejahatannya yang paling kentara adalah berani tampil di depan istri sah selingkuhannya. Gimana nggak bikin ibu-ibu lempar sendok nasi ‘kan?

Kalau misalnya Karin muncul di film Hollywood, cocoknya dia main di film apa?

Karena keberaniannya dan merasa sok kuasa atas suami orang lain, Karin kayaknya layak menggantikan suster Ratched dalam film One Flew Over The Cuckoo’s Nest.

Nggak kenal filmnya? Kalau begitu saya mohon maaf, ini memang film jadul rilisan tahun 1975. Tapi, hey… filmnya sangat direkomendasikan buat kamu tonton lho.

4. Haji Muhidin (Tukang Bubur Naik Haji)

Inilah tokoh paling fenomenal dalam serial Tukang Bubur Naik Haji. Konon, karena karakternya yang kontras dengan gelar hajinya membuat H. Muhidin acapkali jadi bahan gosipan ibu-ibu di warung sembako.

Coba bayangkan, seseorang sudah dua kali naik haji, tapi sikap dan pemikirannya nggak kayak seorang haji. Ada orang kena musibah, dia bahagia. Kalau dia sendiri kena musibah, dia merasa kalau orang-orang di sekitarnya yang menyebabkan dia mendapat musibah. Orang-orang berniat baik, selalu disalahartikan.

Ada nggak ya orang kayak gini di dunia nyata? Ada kali ya, makanya karakternya dibuat di sinetron.

via rcti

Kalau misalnya H. Muhidin muncul di film Hollywood, cocoknya dia main di film apa?

Buat saya sih dia paling layak menggantikan Dr. Hannibal Lecter. H. Muhidin sudah punya dasar sebagai manipulator ulung. Dia cerdas, dia licik, dia arogan… dialah H. Muhidin. Terlebih lagi pesona dan kharismanya pun nggak kalah dari Hannibal. Iya, nggak?

Gimana, apa kamu setuju sama poin-poin di atas? Semua pendapat yang ada di artikel ini nggak usah dianggap serius. Ini cuma candaan belaka kok. Seru juga ‘kan membayangkan gimana jadinya kalau karakter antagonis di sinetron tampil di film Hollywood?

Tapi jika kamu sendiri kepikiran karakter sinetron lain yang layak Go-International, bagikan saja pendapat kamu di kolom komentar.

Komentar:

Komentar