11 Cara Simpel untuk Bisa Bertahan Hidup di Film Horor

Columbia Pictures

:

Film horor tuh sebenarnya masih kalah seram dari horor di dunia nyata. Pikir-pikir lagi deh, mana yang lebih seram: Ketemu hantu, atau ketemu penagih utang pas lagi nggak punya duit? Kerasukan, atau dipecat dari pekerjaan di saat krisis ekonomi?

Biarpun begitu, nggak ada salahnya bila kita tahu cara-cara untuk bertahan hidup di situasi film horor. Siapa yang tahu, mungkin selanjutnya giliran kamu didatangi Freddy Krueger, Jason Voorhees, atau Michael Myers. Semuanya memang monster-monster luar negeri, karena memang Indonesia masih kekurangan karakter pembunuh berantai ikonik. Kita baru punya pahlawan super dalam diri Gundala.

Anyway, ini dia cara-cara untuk bertahan hidup di film horor.

1. Jangan pernah sendirian di rumah

Telepon teman-teman kamu dan undang mereka ke rumah. Jika mereka menolak, rayu mereka dengan pizza, brownies, cakue, odading, atau apa pun itu sampai mereka sanggup datang ke rumah kamu. Kalau bisa, sekalian adakan party.

Tips ini nggak cuma berlaku kalau kamu lagi ada di rumah. Bila situasi mengharuskan kamu buat mendatangi rumah sakit terbengkalai atau rumah angker demi menemukan petunjuk maha penting, ajak juga teman kamu ke sana. Perbanyak stok cakue dan odading untuk menyogok teman-teman kamu.

2. Jangan pernah berpencar dalam situasi apa pun!

Blinding Edge Pictures

Karena di saat satu kelompok memutuskan buat berpencar, mereka bakalan mati satu per satu. Jadi, jika ada orang yang ngotot mengusulkan kalian untuk berpencar, jotos saja orang itu tepat di mukanya sampai ia pingsan. Jadikan ia contoh dan katakan, “Jika ada yang mengusulkan lagi agar kita berpencar, nasib kamu bakal sama kayak dia.”

Pastikan nada suara dan bahasa tubuh kamu menunjukkan dominasi atas mereka, biar mereka sadar siapa yang jadi bos dalam grup. Ingat, kamu udah mengeluarkan banyak dana buat beli cakue dan odading.


3. Jangan pernah mengecek suara-suara mencurigakan

Seseksi apa pun suaranya, hiraukan saja. Suara itu pasti berasal dari pembunuh sinting yang siap mengayunkan kapaknya begitu ia melihat bokong kamu yang gemetaran.

Kalaupun kamu terlalu penasaran, jangan mengecek sendirian. Minta teman kamu buat ngecek bareng. Jadi kalau memang benar ada pembunuh berdarah dingin yang bersembunyi di sudut gelap, kamu bisa sodorkan teman kamu itu sebagai tameng di hadapan si pembunuh. Sebelum kamu mendengar teman kamu mengeluarkan jeritan terakhirnya, segera lari dan cari tempat yang aman.

Tapi karena ini film horor, kemungkinan besar sih kamu bakal berlari ke arah hutan.

4. Hati-hati saat berlari

Lionsgate

Sekali lagi, karena ini film horor, kemungkinan besar kamu bakal sering terjatuh saat berlari. Mungkin dalam kurun waktu 10 menit, kamu bakalan tersandung sebanyak 77 kali.

Jangan menyerah. Teruslah berlari, tapi jangan berlari sambil teriak-teriak. Teriakan kamu mungkin bisa didengar sama orang lain yang berniat menolong. Tapi di sisi lain, teriakan kamu juga pasti bisa didengar oleh si pembunuh. Jadi, jangan teriak. Lari saja dengan hati-hati dan tetap cool. Jangan sampai rasa panik bikin muka kamu kelihatan kusam dan berminyak.

Oh ya, kalau ada teman kamu yang berlari sambil teriak, segera ambil sebongkah kayu, lalu hantam kakinya sampai jatuh tersungkur. Dengan begitu, kamu bisa mengulur waktu karena si pembunuh bakal fokus sama teman kamu yang lagi terkapar tak berdaya.

5. Nggak usah coba-coba merekam video di saat kondisi genting

Saya tahu banyak karakter di film horor suka banget merekam. Meskipun mereka lagi lari karena dikejar-kejar hantu, mereka masih sempat-sempatnya merekam. Tapi kamu nggak usah tiru-tiru mereka. Mereka bukan contoh siswa teladan dan berprestasi. Karena orang yang berprestasi itu menghormati guru dan menyayangi teman. Itulah tandanya murid berprestasi~

Saat kamu lagi lari, fokuskan pikiran kamu untuk berlari. Saat kamu sembunyi, fokuskan pikiran kamu untuk sembunyi. Nggak semua orang handal dalam multitasking.

6. Rajin-rajinlah servis motor atau mobil kamu

Jangan sampai motor atau mobil kamu susah dinyalakan pas mau kabur. Belum lagi sebelum sempat dicolok, kamu pasti bakal menjatuhkan kuncinya terlebih dahulu. Namanya juga film horor.

Columbia Pictures

Dan yang lebih bikin geregetnya lagi, di saat-saat genting kamu pasti bakal susah menemukan kunci yang jatuh itu. Setelah membuang begitu banyak waktu, alangkah bagusnya bukan kalau kendaraan kamu langsung hidup begitu dinyalakan?

7. Selalu siapkan power bank

Kamu nggak mau ‘kan, gara-gara kebanyakan main Mobile Legend, smartphone kamu jadi kehabisan baterai pas mau telepon polisi? Makanya, di semesta film horor, power bank itu harus selalu siap sedia. Walaupun, kedengarannya bakalan ribet banget.

“Astaga, teman-temanku sudah mati semua. Dasar pembunuh nakal! Awas ya, aku telepon polisi baru tahu rasa lu! Halooow…? Heeeloooow! Duh, baterai udah mau habis lagi. Cas dulu ah.

“Iiiiih, ini kok kabelnya nggak masuk-masuk sih!? Hmm, hmm… GYAAAAA!!!”

8. Tahan libido kamu, jangan berhubungan seks

New Line Cinema

Kebanyakan karakter yang nggak bisa menahan hasrat berahinya pasti bakalan mati. Saya nggak tahu apakah hantu, pembunuh, atau monster di film horor memang pada nggak suka sama pelaku zinah atau gimana. Intinya, tahan libido kamu. Lagian zinah itu kan dosa.

9. “Orang gila” di film horor biasanya tahu tentang rahasia-rahasia gaib, dengarkan nasihat mereka

“Orang gila” yang saya maksud itu selalu coba memperingati karakter utama tentang marabahaya yang akan menimpa mereka. Tapi karena “orang gila” itu biasanya berwujud orang tua yang bersuara aneh, berwajah seram, berpakaian lusuh, dan tiba-tiba suka tertawa melengking, si karakter utama pasti nggak bakal mempedulikan omongannya.

Coba kalau si “orang gila” itu secantik Megan Fox, mungkin ceritanya bakal sedikit berbeda.

Jangan menilai buku dari sampulnya. Dengarkan kata-kata “orang gila” itu. Meskipun ia kelihatan sedikit nggak beres, ia tahu apa yang tak kamu tahu.

10. Jangan pernah jadi orang yang paling seksi dalam grup

Alasannya sederhana: orang yang paling seksi biasanya jadi salah satu orang yang paling duluan mati. Matinya pun dengan cara yang brutal pula.

Lebih baik jadi karakter yang B aja. Biar B aja, asal selamat.

11. Hantu selalu mengganggu kamu di rumah? Jangan buang waktu, langsung minggat!

Saat barang-barang di rumah kamu mulai bergerak dengan sendirinya, kamu nggak perlu pasang 20 kamera CCTV cuma buat membuktikan eksistensi makhluk halus. Buang-buang duit.

Paramount Pictures

Hantu di film horor suka banget melempar barang-barang semenjak awal sampai pertengahan durasi. Mungkin itu pertanda kalau mereka pengin korbannya segera minggat dari rumah. Gimana nggak baik itu hantu. Mereka udah meluangkan waktu buat kasih tanda-tanda ke manusia, walaupun saya tahu mereka itu sibuk banget. Eeeh, ini manusianya malah pasang kamera.

Lho, kamu kira hantu itu nggak punya kerjaan? Gimana mereka bisa hidup kalau sehari-harinya cuma nganggur?

Dhika Sacawisastra :