10 Pegulat WWE yang Beralih Jadi Aktor, dari yang Sukses sampai Kurang Sukses

If you semelelelelelel...

:

Pada suatu hari yang adem, secara kebetulan dan tak disangka-sangka saya melihat poster film Fast & Furious: Hobbs and Shaw di tembok bioskop. Sekilas nggak ada yang istimewa dari poster itu, kalau saya nggak teringat sama masa lalu Dwayne “The Rock” Johnson.

Waktu saya masih kecil, dia itu pegulat legendaris di WWE (di Indonesia sering disederhanakan jadi Smekdon). Tapi saat saya dewasa kini, dia udah bertransformasi jadi aktor profesional layaknya Iqbal Coboy Junior. Aaaah, betapa cepat waktu berlalu.

Anyway, apa kamu tahu ada pegulat-pegulat lain yang menjajal dunia seni peran? Yaah, walaupun ada yang aktingnya bagus, sebagiannya lagi biasa aja.

Baiklah, kita mulai daftarnya dari…

10. Triple H

Samuel Goldwyn Films

Jika kamu nggak tahu menantu dari bos WWE Vince McMahon ini pernah main film, saya nggak menyalahkan kamu. Semua filmnya memang nggak ada yang sukses, baik dari sisi kritik maupun komersial.

Saya ambil contoh dari dua filmnya, The Chaperone dan Inside Out, yang gagal total. Seolah saling melengkapi, aktingnya pun dicerca habis-habisan oleh para kritikus.

Mungkin Triple H lebih cocok mengurus WWE daripada berakting di film ya. Mungkin, karena siapa tahu suatu hari nanti kualitas aktingnya bisa setara dengan Brad Pitt.


9. The Undertaker

New Line Cinema

Mark William Callaway… siapa penggila WWE yang nggak kenal dengan jurus andalannya sebagai Undertaker? Chokeslam! Belum lagi Harley Davidson-nya yang suka dibawa-bawa ke samping ring, kayaknya hampir semua pencinta gulat bakal terkesan kalau lihat gaya Undertaker.

Tapi karena Undertaker nggak mungkin terus-terusan melakukan Chokeslam di film, karismanya itu seakan melenyap entah ke mana saat harus beradu akting. Film yang jadi panggung utamanya dalam seni peran pun berakhir nggak kalah mengenaskan.

15%, itu skor yang didapat oleh Suburban Commando, film yang sama-sama dibintangi Undertaker dan Hulk Hogan.

8. Kane

Yeaaah… Chokeslam!/Lionsgate

Saya masih ingat teman-teman masa kecil saya dulu sering berpura-pura jadi Kane saat main Smekdon. Bagi kami para bocah, Kane itu keren. Dia nggak pernah bicara; mukanya ditutupi topeng; dan setiap dia muncul, ring selalu dipenuhi api.

Tapi sama dengan Triple H, “adik” dari Undertaker ini kurang punya peruntungan yang bagus di dunia perfilman. Sebelum cek Wikipedia, saya bahkan cuma tahu satu film yang dibintanginya, See No Evil. Dan film itu pun cuma dianugerahi skor 8% oleh Rotten Tomatoes.

Jika kamu ulangan di sekolah, lalu dapat nilai 8 dari total 100 poin, kamu pasti nggak akan bilang-bilang ke orang tua ‘kan?

7. Stone Cold Steve Austin

Sebagai juara King of The Ring 1996 dan belasan kali menjadi juara dunia WWE, kayaknya Stone Cold memang nggak butuh mengambil profesi baru lagi. Sampai hari ini pun dia kadang-kadang muncul di WWE. Kasarnya, rezeki dia di dunia gulat masih aman.

Tapi di tahun 2005 dia menerima tawaran berakting di film The Longest Yard. Okelah, saya pikir tawaran itu mungkin dia ambil cuma buat iseng aja. Eeehh, nggak tahunya selang beberapa tahun setelahnya dia main film lagi lewat The Expandables dan The Condemned. Di film yang disebut terakhir, dia jadi pemeran utamanya lagi.

Ini akibatnya kalau kamu mengejek kepala botak Stone Cold/Lions Gate Entertainment

Oke, film-filmnya mungkin lumayan. Dan akting Stone Cold pun terkesan biasa aja, nggak jelek tapi nggak bisa dibilang mengagumkan juga. Hampir semua filmnya cenderung mengeksploitasi gaya Stone Cold di WWE yang terkenal gahar dan bengis. Jadi peran yang dia dapatkan karakteristiknya gitu-gitu saja.

Rekomendasi filmnya: The Expendables (2010)

6. Randy “Macho Man” Savage

Sony Pictures

Pindah profesi itu susah-susah gampang. Pasti banyak orang yang terlanjur mengidentikkan kamu dengan profesi lama kamu. Kejadian yang sama juga terjadi pada beberapa pegulat WWE yang mencoba peruntungan di bidang akting, seperti Randy Savage.

Karena dia udah terlalu dikenal dengan personanya yang macho, Randy Savage sering dapat peran yang sama banget dengan citranya sebagai pegulat. Contohnya kayak di seri Baywatch, karakternya nggak jauh beda sama karakter yang dia tunjukkan saat ada di atar ring WWE.

Rekomendasi filmnya: Spider-Man (2002)

Senggaknya walaupun berperan jadi pegulat lagi, dialognya dengan Peter Parker cukup menghibur dan jadi titik penting di plot film.

5. Hulk Hogan

Umurnya memang nggak muda lagi, tapi Hulk Hogan masih aktif terlibat di dunia gulat sampai saat artikel ini ditulis – walaupun sekarang dia lebih sering terlibat di belakang layar sebagai mentor untuk pegulat baru.

Hulk Hogan memulai karier aktingnya di Rocky 3 (1982) sebagai pegulat yang jadi lawan tanding Rocky. Nggak ada yang spesial dari penampilannya di film tersebut. Dia baru menonjol saat mengambil peran di film-film komedi. Akting komedinya pun nggak terlalu buruk kok. Kalau penasaran, kamu bisa tonton Santa With Muscles (1996). Lumayan laaaah.

Harusnya dia juga pakai setelan kayak gini di atas ring/New Line Cinema

Rekomendasi filmnya: Mr. Nanny (1993)

Sepertinya ini langkah paling berani dari Hulk Hogan sebagai aktor film. Bayangin cuy, pegulat gahar kayak dia mau-maunya pakai baju balet.

4. Big Show

Kayaknya sih karena pengaruh Hulk Hogan yang berani main film komedi, beberapa pegulat jadi ikut mencoba peruntungan buat main film komedi juga. Ada yang berhasil, ada yang nggak. Untungnya Big Show si pegulat raksasa lebih masuk kategori yang pertama.

“Muahahaha, saya nggak tahu apa yang saya tertawakan! Mwahahaha!”/Walt Disney Pictures

Big Show mulai mencuri perhatian penikmat film saat dia memerankan karakter Captain Insano di The Waterboy (1998), film komedi yang pemeran utamanya Adam Sandler. Sebelumnya dia juga sempat jadi figuran di Jingle All The Way (1996). Tapi aksinya di film The Waterboy yang membuat pegulat berbobot sekitar 230 kg ini lebih terekspos.

Big Show pun mendapatkan kesempatan untuk jadi pemeran utama di film Knucklehead. Namun sayangnya, film ini mendapat ulasan yang kurang bagus dari banyak kritikus film. Padahal akting dia nggak jelek-jelek amat.

Rekomendasi filmnya: Knucklehead (2010)

Mulai dari gestur sampai cara dia berdialog di film ini lucu. Nggak lucu-lucu banget sih, tapi lumayan menghibur.

3. John Cena

Perjalanan menjadi bintang Holywood untuk pegulat yang pernah jadi juara dunia WWE sebanyak 12 kali ini nggak mudah. Debutnya di film aksi The Marine (2006) dihujat habis-habisan oleh kritikus. Belum lagi film dia selanjutnya, 12 Rounds (2009), juga mendapat perlakuan yang sama. Tapi John Cena nggak sepenuhnya bersalah. Dua film itu memang nggak punya kualitas yang mumpuni.

Nasib baik malah mulai mendatangi John Cena saat dia main di genre komedi. Film kayak Blockers dan Trainwreck ternyata lumayan digandrungi oleh banyak orang. Berkat perannya di film komedi pula, John Cena jadi punya kesan baru sebagai pegulat yang bisa melawak. Lumayan jauh dari gaya dia waktu di WWE yang mengambil setelan rapper militan.

Rekomendasi filmnya: Blockers (2018)

Akting konyol John Cena di film ini top banget.

Dulu saya nggak pernah membayangkan John Cena bakal berpose kayak gini/Universal Studios

2. Batista

Pegulat yang punya julukan The Animal ini memulai karier aktingnya di film-film laga seperti House Of The Rising Sun (2011), The Scorpion King 3 (2011), dan Riddick (2013). Tapi ya kembali lagi, tipikal nasib pegulat yang baru masuk dunia akting, kalau nggak dapat film medioker, perannya juga nggak begitu menonjol.

Tapi sepertinya kebanyakan penikmat film – termasuk saya — mulai lebih “ngeh” akan kehadiran dirinya di dunia akting berkat film Guardians of the Galaxy (2014). Lewat film itu, Batista seperti membuktikan kalau dia memang bisa berakting. Siapa sih yang nggak ngakak sama adegan konyol dari Drax?

Walt Disney Pictures

Rekomendasi filmnya: Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017).

Salut buat Batista yang bisa memerankan karakter Drax nyaris tanpa cela.

1. The Rock

Kalau nggak mencantumkan The Rock di daftar ini tuh kurang afdol rasanya. Keberuntungan The Rock memang nggak hanya terletak di atas ring, tapi juga di bidang akting.

Memulai karier layar lebarnya lewat The Mummy Returns (2001), The Rock terus menjelma jadi aktor profesional yang aktingnya semakin mantap dari film ke film. The Rock sudah pernah bermain di film-film laga box office seperti The Rundown (2003), The Walking Tall (2004), sampai Fast Five (2015). Kemampuan aktingnya juga nggak hanya berguna di film laga, The Rock pun piawai memainkan karakter komedi seperti di The Game Plan (20017) dan Tooth Fairy (2010).

20th Century Fox

Sepertinya keputusan The Rock untuk pensiun dari dunia gulat memang tepat. Dari sekian banyak jajaran film yang udah dia mainkan, hampir semuanya sukses. Belum lagi The Rock sering dinominasikan dalam ajang penghargaan film.

Rekomendasi filmnya: Fast Five (2015).

Hobbs keren banget, cuy. Sosok supercop yang sebenarnya!

Menurut kamu, siapa nih pegulat WWE yang beneran jago akting dan filmnya bagus? Daftar ini saya tulis berdasarkan analisa gembel amatir saya. Masalah akting bagus atau nggak sebenarnya kembali lagi ke penilaian masing-masing penonton.

Komentar:

Komentar