Sanhok PUBG Update Terbaru yang Makin Menguji Nyali, tapi Kenapa Sepi Peminat?

Ada bau-bau love-hate relationship nih kayaknya

via moneycontrol.com

Dari tiga peta yang di ada dalam PUBG (Erangel, Miramar, dan Sanhok), Sanhok terhitung masih saja sepi peminat. Berdasarkan hasil pengamatan saya saat main PUBG, sejak awal kemunculannya Sanhok hanya dicoba beberapa kali oleh para pemain. Setelahnya kebanyakan dari mereka memutuskan kembali ke Erangel atau Miramar.

Padahal nih, Sanhok yang sekarang tak seperti yang dulu lagi. Sekarang Sanhok udah jauh lebih seru lho! Lalu, apa dong yang bikin Sanhok dihindari? Dan keseruan apa saja yang bisa bikin kamu tertarik lagi mencicipinya?

Langsung deh, kita bahas bareng-bareng!

1. Hujan dan Petir

via bgr.in

Sanhok adalah peta yang didesain berdasarkan suasana dan bentuk geografis daerah tropis. Di lihat dari setting dan nama-nama lokasinya, kita bisa menyimpulkan bahwa Sanhok itu mencerminkan wilayah Asia Tenggara yang hanya terdiri dari dua musim.

Nah, Tencent sebagai pengembang dari PUBG dengan sigap menambahkan efek hujan ke dalam Sanhok di season terbarunya! Nggak Cuma hujan doang sih, Tencent juga menambahkan efek petir. Dua pembaharuan inilah yang makin menguji nyali gamer PUBG.

Gimana nggak makin menguji nyali? Coba deh kamu lihat hamparan rumput yang luas, batu-batu yang bertebaran dimana-mana, dan tumbuhan tropis yang menjulang. Itu bikin Sanhok jadi tempat paling nyaman dan aman bagi musuh untuk bersembunyi.

Tambahan hujan dan petir pun bikin Sanhok makin ngeri, karena disinilah kewaspadaan para pemain diuji. Suara petir yang menggelegar dan terdengar seperti petir asli bikin suara langkah musuh tersamarkan, bahkan terkadang hampir nggak terdengar sama sekali. Kalau nggak hati-hati, alamat poin kamu bakalan minus. Ujung-ujugnya welcome back to the lobby!

Hujan pun juga nggak kalah mengerikan. Kadang juga, suara dari hujan cukup mengganggu pendengaran kita. Untuk itu, ada baiknya kamu berteduh di dalam bangunan, karena itu cukup meminimalisir suara hujan yang ada.

Satu hal yang perlu diingat, jangan berteduh terlalu lama, kamu tetap harus memerhatikan zona biru. Ingat, kematian yang sia-sia adalah kematian akibat zona biru. Udah sia-sia, bikin malu pula.

2. Mendung dan Kabut Pekat

via xboxnederland.nl

Tantangan lainnya selain hujan dan petir adalah mendung serta kabut pekat. Bila hujan dan petir mengganggu pendengaran, maka mendung dan kabut pekat akan mengganggu pengelihatan kamu saat bermain di Sanhok.

Mendung membuat suasana di Sanhok menjadi gelap, walaupun nggak gelap gulita seperti mode malam di Erangel sih. Tapi, beneran deh, latar lokasi di Sanhok yang penuh tumbuhan tinggi serta batu besar, dan ditambah pencahayaan yang minim, bikin kamu kudu ekstra waspada.

Kabut pun membawa masalah yang sama. Bahkan kabut yang cukup pekat ini membatasi jarak pandang kamu menjadi beberapa meter saja. Dengan suasana yang mencekam serta jarak pandang yang terbatas, kamu perlu waspada agar tidak jatuh dari ketinggian (tentunya selain ancaman tertembak musuh).

Beberapa pemain terkadang menaikkan kontras layar handphone mereka saat mendapatkan mode mendung dan kabut. Risikonya, mata kamu bakal terasa pedih akan pencahayaan yang berlebihan.

Tapi kenapa Sanhok masih saja cenderung sepi?

via reddit.com

Sanhok sebenarnya menyimpan keseruan untuk dimainkan, terlebih dalam mode squad. Sayangnya, banyak pemain yang malas buat bermain di Sanhok. Alasan yang paling sering saya dengar sih, karena Sanhok didesain dengan ukuran yang lebih kecil dari dua peta sebelumnya. Dan hal itu membuat permainan jadi berlangsung lebih cepat.

Ukuran peta yang kecil juga mendorong para pemain untuk bermain secara barbar. Gimana nggak main barbar kalau lagi looting atau jalan, eh udah disamperin musuh. Duh!

Selain itu, Sanhok adalah musuh bagi para pemain dengan tier Crown V hingga Conqueror. Alasannya, Sanhok hanya menghasilkan poin yang sangat sedikit, bahkan ketika kamu memenangkan match. Berbeda dengan Miramar dan Erangel yang akan memberi kamu poin yang sangat besar saat kamu berhasil memenangkan match.

Maka dari itu para pemain cenderung berpikir kalau Sanhok itu susah dimengerti. Peta kecil, permainan yang cepat dan barbar, efek yang bikin permainan lebih menantang, eh taunya kalau menang poinnya sedikit.

Walaupun begitu, untuk kamu yang memiliki tier di bawah Crown V dan ingin cepat dapat banyak poin, Sanhok adalah pilihan yang patut dicoba.

Begitulah kira-kira kenapa Sanhok punya hubungan love-hate relationship dengan para pemainnya. Mau ditinggal sayang, nggak ditinggal bikin sebal. Kalau kamu, kira-kira masih mau main di Sanhok nggak nih? Berani? Yuk, gas!

- Advertisement -
Shares 13

Komentar:

Komentar