Akankah Pokemon Quest Menjadi Minecraft Versi Pokemon?

Secara tampilan sih mirip, tapi kalau dari aspek lain?

Ada satu game Pokemon baru nan gratis yang dikeluarkan oleh Game Freak dan Nintendo di konsol Nintendo Switch. Game satu ini bisa dibilang cukup unik apabila dibandingkan dengan game Pokemon sebelumnya. Dari segi tampilan, game yang juga bakal hadir di iOS dan Android pada bulan Juni ini terkesan lebih ‘kotak’ seperti Minecraft. Game baru tersebut adalah Pokemon Quest!

Lantas apakah itu berarti secara keseluruhan konsep game ini mirip dengan Minecraft? Mending kita coba kupas satu per satu ya.

1. Gameplay

Berbeda dengan Minecraft yang lebih ke arah “kamu dapat melakukan apa saja sesukamu”; entah itu membangun sesuatu, bertarung, atau sekadar jalan-jalan mengarahkan karaktermu menikmati keindahan pixel world. Di game Pokemon Quest kamu memiliki tugas dan misi yang lebih jelas.

Kamu dapat mengumpulkan Pokemon, berpetualang mengalahkan Pokemon liar yang kamu temui, meningkatkan exp dan memperkuat Pokemon yang kamu miliki, mempercantik base, serta mengumpulkan interior supaya basemu lebih unik dan menarik untuk dilihat.

via kotaku.com

Namun itu semua tidak membutuhkan usaha yang cukup besar dari kamu. Sebagian besar fiturnya adalah semi-auto. Semi-auto yang seperti apa? Penjelasannya ada di poin selanjutnya.

2. Mekanisme pertarungan

Pertarungan yang ada di dunia Minecraft lebih mirip sama game-game FPS pada umumnya, di mana kamu menggerakkan karakter dan menekan tombol untuk melakukan aksi tertentu. Contohnya bisa kamu lihat pada video di bawah ini.

Berbeda dengan pertarungan pada Pokemon Quest yang sepertinya memang dirancang untuk platform mobile karena mekanisme semi-autonya. Pokemonmu akan secara otomatis berjalan dan menyerang Pokemon liar yang ada. Dan interaksi yang bisa kamu lakukan hanya memilih skill yang dikeluarkan oleh Pokemonmu untuk mengalahkan Pokemon liar tersebut.

via polygon.com

Seperti yang dapat kamu lihat pada gambar di atas, kamu dapat memilih 3 pokemon yang bisa kamu gunakan untuk berpetualang. Tiap-tiap pokemon memiliki skill dasar dan skill spesial khas mereka masing-masing.

Untuk fans hardcore game Pokemon RPG yang mengikuti mulai dari versi Yellow sampai Ultra Sun dan Ultra Moon, mode pertarungan ini bisa dibilang membosankan dan kurang menarik. Tapi untuk para pemain baru atau pemain kasual, mode ini bisa dibilang cukup menyenangkan dan nggak bakal memakan banyak waktu.

3. Base

Kedua game ini sama-sama memiliki base atau markas untuk para pemain. Hanya saja kalau base di Minecraft lebih bertujuan untuk survival, base di Pokemon Quest fungsinya lebih mirip seperti peternakan. Di base tersebut kamu dapat melihat pokemon apa saja yang sudah kamu miliki, membeli interior atau item untuk mempercantik basemu, dan kamu juga bisa mendapatkan pokemon baru.

Bagaimana caranya?

Kalau di versi RPG kamu harus bertarung dengan pokemon liar dan menangkapnya dengan menggunakan pokeball, di versi ini kamu dapat memancing pokemon liar dengan masakan. Makanan yang kamu masak dapat menentukan pokemon apa yang bakal datang. Bahkan kamu dapat mendapatkan versi shiny juga kalau beruntung. Untuk lebih jelasnya kamu dapat melihat video ini.

4. Harga

via gadgets.ndtv.com

Sekarang kita masuk ke bahasan yang paling penting: harga. Kalau Minecraft dapat kamu tebus dengan harga yang cukup menguras kantong (sekitar Rp300 ribu), Pokemon Quest bisa kamu dapatkan secara gratis, baik itu di Switch, iOS, atau Android.

Namun, tak ada yang benar-benar gratis di sini.

Microtransaction tetap memegang kendali kalau kamu ingin mempercepat progres petualanganmu. Mata uang premium pada game ini, PM tickets, dapat digunakan untuk mempercepat waktu masak, recharge baterai untuk melakukan petualangan, dan membeli dekorasi untuk base. Yah, seperti game mobile pada umumnya.

Hmm… ternyata perbedaannya cukup jauh ya kalau dibandingkan dengan Minecraft, yang sama hanya pada tampilan kotak-kotaknya saja. Kira-kira kamu tertarik untuk memainkan game ini, nggak?

Komentar:

Komentar