6 Momen Memalukan Ketika Video Game Berusaha Tampil Seksi lewat Karakternya

I love you, Ms. Pac-man!

:

Sensualitas dan erotisme kayaknya udah jadi daya tarik yang mutlak buat mencuri perhatian publik, terutama untuk kalangan laki-laki. Industri video game pun terkadang nggak bisa terlepas dari kedua hal tersebut. Beberapa game malah seolah sengaja membuat karakter wanita seksi plus adegan vulgar untuk menjaring pasar. Contohnya sebut saja Dead or Alive (khususnya yang edisi pantai itu lho) atau Leisure Suit Larry yang juga masuk dalam daftar ini.

Namun apa jadinya jika game non-eroge yang sudah populer dan nggak butuh unsur keseksian malah pengin ikut-ikutan tampil seksi? Hasilnya mungkin malah jadi terkesan maksa dan memalukan, karena keseksian yang ditampilkan pun nggak penting-penting banget.

Tanpa berlama-lama lagi, yuk kita simak 6 momen memalukan saat video game mencoba buat tampil seksi.

1. Model karakter di Dead or Alive 5 dan mode Private Paradise

via game-over.com

Sejak awal dirilis, Dead or Alive sudah menampilkan karakter-karakter petarung wanita yang (semuanya) seksi. Sebetulnya itu sah-sah saja. Tapi sebagai game fighting, dada besar dan kemolekan tubuh kayaknya bukan aspek yang harus ditekankan oleh Temco. Apalagi di Dead or Alive 5: Last Round, Temco kelihatannya nggak ragu lagi membawa game ini ke level seksi yang selanjutnya.

Dalam DoA 5: Last Round, ukuran dada karakternya bertambah. Gamer pun bisa bermain mode private paradise yang kontoversial. Kontroversial? Ya, sebab di mode ini yang bisa kita lakukan cuma menikmati keseksian tubuh karakter ceweknya yang lagi berpose di pantai. Nah, lho. Terus kalau misalnya bosan, apa yang akan kamu lakukan? Jawabannya gampang buat ditebak sebetulnya. Tapi saya biarkan kamu menjawabnya sendiri deh.

Tapi yang paling bikin penasaran, saya jadi mempertanyakan tujuan orang yang bermain game ini. Mau fighting, atau mau…

2. Leisure Suit Larry, pasca-Sierra

via kinguin.net

Game mesum. Itulah yang bisa saya simpulkan tentang Leisure Suit Larry. Di game ini yang terpenting kamu bisa mengencani dan meniduri banyak cewek. Belum lagi karakter-karakter ceweknya yang dibuat seseksi dan seerotis mungkin, seakan-akan mengajak pemainnya berfantasi tentang hal-hal yang berbau jorok.


Ya, itulah Leisure Suit Larry karya High Voltage Software dan Team 17 yang selama ini kita tahu. Tapi jauh sebelum itu, tepatnya saat LSL masih di bawah naungan Sierra Entertainment, game ini nampak lebih pintar dengan misi-misinya yang mengutamakan interaksi dengan pemain dan aliran komedi yang bisa bikin ketawa meskipun dengan kualitas animasi yang terbilang masih rendah.

Memang benar Larry adalah protagonis yang punya mimpi meniduri banyak cewek. Tapi bagaimana cara pengembangnya mengemas premis tersebut jadi penentu kesan yang dihasilkan gamenya… Kesan saya terhadap LSL setelah dilepas oleh Sierra: ini game mesum..

3. Far Cry 3 di acara E3 2012

via warcry.wikia.com

Di Electronic Entertainment Expo 2012 lalu, Ubisoft memamerkan trailer dan gameplay dari game terbaru mereka, Far Cry 3. Waktu itu mungkin nggak ada yang menyangka di bagian awal trailer game ini akan langsung terpampang adegan vulgar, di mana Citra (kepala suku pedalaman) yang sedang setengah telanjang menari-nari di atas badan si karakter utama. Keputusan Ubisoft ini terbilang berani karena cuplikan itu disaksikan oleh para ahli dan jurnalis di industri game.

Padahal jika trailer lebih menekankan pada kemampuan Citra menggunakan tubuhnya sebagai senjata dan alat manipulasi di sepanjang game, mungkin karakter Citra akan lebih mendapat image yang lebih baik. Dahi para penonton pun nggak dibuat berkerut jadinya.

4. Bokong Meryl di Metal Gear Solid

via whatculture.net

Yup, sepertinya menampilkan bokong Meryl yang bergoyang-goyang di Metal Gear Solid adalah ide yang bagus! Seenggaknya hal itu bikin kita sadar kalau Meryl adalah karakter wanita yang punya sisi feminin.

Ayolah Kojima, kenapa mesti menyamakan kesan prajurit tangguh dengan bokong yang bergoyang-goyang? Lagi pula ini ‘kan settingnya di Shadow Moses yang merupakan tempat pembuatan senjata nuklir, bukan di klub malam. Atau jangan-jangan di adegan ini Solid Snake ingin menyadarkan kita kalau bokong Meryl itu seksi?

Ah, nggak penting! Tapi di sisi lain, menarik juga!

5. Desain Sonya Blade di Mortal Kombat 9

via pinterest.com

Setiap karakter game bisa mengalami perubahan penampilan di sekuel berikutnya. Tapi ketika berbicara tentang Sonya Blade di Mortal Kombat 9, kita bisa lihat bahwa ada perubahan yang sangat nggak perlu: ukuran lingkar dada.

Seperti yang kamu tahu, Sonya itu polisi wanita dengan postur yang atletik. Kenapa developer mengubah dia jadi “polisi penggoda” yang pakaiannya cuma rompi dan bra? Jangan-jangan salah satu anggota tim kreatifnya ada yang usil nih. Tapi untungnya kepribadian asli Sonya yang badass nggak berubah.

6. Ms. Pac-Man

via whatculture.net

Oooh, setelah sekian lamanya Pac-Man jadi salah satu ikon gaming di seluruh dunia, pasti orang-orang merasa bosan dengannya. Kalau gitu, kenapa nggak bikin karakter Pac-Man yang seksi? Pasti orang-orang suka.

Lalu terciptalah Ms. Pac-Man; bulat, berkaki jenjang seperti model erotis dengan make-up tebal, dan bibir yang menggoda. Saya jadi berimajinasi, apa ada orang yang tertarik main game ini karena “keseksian” Ms. Pac-Man? Kalau ada, mungkin orang itu kurang waras.

Melihat Ms. Pac-Man bikin saya geli dan bertanya-tanya kenapa developer memasukkan unsur gender ke game yang pada dasarnya genderless atau tanpa genderSelama ini saya pikir Pac Man itu karakter yang nggak punya jenis kelamin (lagi pula nggak penting juga jenis kelaminnya dia apa). Kalaupun aspek gender harus dimunculkan, apa nggak ada cara yang lebih baik selain dari apa yang ditampilkan Ms. Pac-Man?

Kamu yang pernah main 6 (atau salah satu) game tersebut, apa sadar tentang keseksian yang coba ditunjukkan?

 

Komentar:

Komentar