7 Desain Karakter Populer di Video Game yang Punya Cerita Menarik di Balik Pembuatannya

via wallup.net

:

Apalah arti sebuah video game tanpa karakter yang menarik?

Sudah jadi suatu kepastian kalau game yang banyak dimainkan itu punya karakter yang menarik pula. Ambil contoh game-game klasik seperti Super Mario Bros, Sonic the Hedgedog, dan Tomb Rider. Ketiga game itu tentunya nggak bakal sepopuler saat ini kalau desain karakternya nggak enak buat dilihat. Itu sebabnya nggak gampang bagi para developer game buat merancang karakter yang sesuai harapan. Apa lagi kalau tokoh tersebut memang sengaja dibuat untuk menyaingi game populer lainnya.

Anyway, kayaknya kamu mesti tahu kalau beberapa karakter game populer ternyata punya kisah yang menarik di balik perancangannya. Siapa coba yang bakal sangka kalau kumis baplang Mario ternyata dibuat sebagai trik untuk menutupi kekurangan di keproduksiannya? Biar lebih jelas coba simak daftar karakternya berikut ini.

1. Pac Man terinspirasi dari pizza

via droidgamers.com

Mungkin kita nggak akan menyukai Pac Man jika ia berbentuk kotak atau segitiga, lengkap dengan warna coklat atau biru dongker. Desain Pac Man yang kita tahu itu simpel tapi sekaligus menarik. Tapi kira-kira dari mana Toru Iwatani mendapat inspirasi untuk membuat Pac man? Sebelum menjawab, saya ingin menantang kamu dulu. Coba kamu perhatikan bentuk Pac Man, kira-kira objek apa yang sama dengan bentuk Pac Man? Bukan, bukan bulan, melainkan pizza yang sudah dipotong.

Iwatani pernah menjelaskan kalau dia dapat inspirasi desain Pac Man saat sedang memikirkan sesatu yang berhubungan dengan makan. Menurut Iwatani, “makan” adalah sebuah konsep yang bisa menarik perhatian semua kalangan. Dan oleh karena itu, membuat karakter yang terlihat seperti makanan bisa jadi ide brilian untuk sebuah video game. Untungnya waktu memikirkan karekter tersebut, Iwatani sedang makan pizza. Ia membayangkan pizza itu sebagai kepala dan bagian yang terpotongnya seperti mulut. Voila! Lalu terciptalah Pac Man.

2. Sepatu Sonic dan album Michael Jackson

via nerdist.com

Kamu yang demen main Sonic, apa kamu tahu kalau sepatu merah yang jadi ciri khas Sonic ternyata terinspirasi dari cover album Michael jackson? Hmm… kayaknya gak semua tahu deh.

Semuanya berawal dari kerja sama antara Sega dan Michael Jackson dalam beberapa proyek acara selama beberapa tahun. Pada saat Sonic masih dalam proses pembuatan, desainer Sonic, Naoto Oshima langsung mendapatkan inspirasi saat melihat cover album MJ yang berjudul Bad.


Cover album tersebut berwarna merah dan putih yang saling berlawanan. Menurut Oshima dua warna tersebut cocok untuk digunakan sebagai warna sepatu Sonic. “Selain itu saya menganggap warna merah cocok sekali untuk karakter yang berlari cepat, (terutama) ketika kakinya berputar-putar,” lanjut Oshima saat diwawancarai Kotaku.

3. Warna oranye Crash dipilih supaya nggak bentrok dengan tingkat warna di dalam game

via cinemablend.com

Crash Bandicoot awalnya dibuat untuk menyaingi game sekelas Sonic the Hedgedog dan Mario Bros. Desainernya, Andy Gavin dan Jason Rubin, sempat kebingungan memilih bandikut atau wombat sebagai tokoh utamanya. Setelah melalui beberapa kali proses perancangan dan menyewa kartunis dari Hollywood, akhirnya mereka memilih desain yang selama ini kita kenal; bandikut berwarna oranye.

Terus kenapa mereka memilih oranye? Alasannya karena itu satu-satunya warna yang gak dipakai oleh tokoh utama di game-game mainstream saat itu. Warna oranye juga nggak akan bentrok sama warna-warna lain yang ada dalam game Crash Bandicoot.

4. Dada Lara Croft ternyata hasil kecelakaan teknis

via wallup.net

Atletis, seksi, tapi juga mematikan! Aksi Lara Croft di franchise Tomb Rider sejak dulu memang selalu berhasi menyita perhatian gamers di seluruh dunia. Tapi gak bisa dipungkiri juga bahwa Lara Croft populer karena dikenal memiliki tubuh seksi. Mungkin banyak penggemar Tomb Rider yang berpikir kalau memang begitulah desain Lara sejak pertama kali dibuat. Eits… tapi ternyata bukan begitu ceritanya.

Ukuran dada Lara Croft yang sekarang sebenarnya terjadi akibat ketidaksengajaan oleh seniman Toby Gard. Ketika mencoba meningkatkan ukuran dada Lara sebesar 50%, Toby gak sengaja meningkatkannya menjadi 150%. Kemudian saat Toby sadar bahwa ada sesuatu yang salah, anggota tim lain sudah terlanjur melihat model Lara Croft yang baru itu dan memutuskan untuk mempertahankannya.

Dan kenapa mereka memutuskan untuk mempertahankannya?

5. Topi dan kumis Mario yang khas dibuat karena mudah digambar

via televisapuebla.tv

Mungkin inilah karakter video game paling populer di dalam daftar ini. Tapi terlepas dari ketenarannya, perancangan tokoh Mario ternyata gak membutukan waktu lama. Sang desainer, Shigeru Miyamoto, dan timnya memilih beberapa elemen yang memungkinkan game ini untuk segera diluncurkan.

Misalnya topi Mario yang dibuat karena Miyamoto nggak terlalu suka menggambar rambut. Dengan topi itu pula para desainer nggak perlu repot-repot bikin animasi rambut yang bergoyang waktu Mario berlari. Dan ternyata kumis khas Mario yang selama ini kita kenal hanya akal-akalan desainer saja, sebab mulut Mario gak akan kelihatan karena modelnya terlalu kecil.

6. The Creepers di Minecraft adalah hasil kesalahan pengkodean

via planetminecraft.com

The Creepers mungkin jadi salah satu karakter yang paling ditakuti di Minecraft. Tapi di balik semua keseramannnya, karakter ini gak lebih dari sekedar kesalahan proses coding (pengkodean) dari kreatornya, Notch. Waktu berusaha masukin seekor babi ke Minecraft, dia mengetikkan pengaturan dimensinya dengan salah dan mengakibatkan bentuk modelnya kacau balau. Tapi alih-alih menghapus kegagalan tersebut, Notch malah menyukainya. Lalu ia mewarnai ulang karakter itu dan menamakannya Creeper.

7. Kirby awalnya hanya karakter cadangan

via nerdist.com

Gumpalan berwarna pink ini pertama kali didesain developer asal Jepang, Masahiro Sakurai, pada awal tahun 90-an. Melihat ketenaran Kirby di kalangan pengguna Nintendo, tentu banyak yang gak bakal nyangka kalau Kirby awalnya hanya karakter cadangan. Ya, Sakurai awalnya berencana untuk membuat gameplay dan karakter yang lebih bagus. Tapi ketika pembuatan game ini sudah cukup berkembang, Sakurai akhirnya berubah pikiran. Ia semakin menyukai grafik Kirby yang simpel dan menganggap kalau tokoh berbentuk bola itu cocok banget buat jadi protagonis di dalam game.

Salah satu hal yang bisa dipetik: kesalahan pun bisa saja berbuah keberhasilan pada akhirnya. Apa kamu kamu tahu sejarah dari pembuatan karakter video game lainnya? Game yang mana nih yang paling sering kamu mainkan?

bayubaharul :